Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » DPP GARANSI dan AMPPUH Geruduk KPK, Massa Aksi Sebut Wesly Silalahi Wali Kota Terkorup di Indonesia

DPP GARANSI dan AMPPUH Geruduk KPK, Massa Aksi Sebut Wesly Silalahi Wali Kota Terkorup di Indonesia

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Ratusan massa dari Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (DPP GARANSI) dan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum (AMPPUH) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Massa menyampaikan berbagai tuntutan terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar. Selain itu, dalam sejumlah orasi, peserta aksi menyoroti kepemimpinan Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, yang mereka nilai mencerminkan buruknya tata kelola pemerintahan.

GARANSI Desak KPK Tindaklanjuti Laporan

Ketua Umum DPP GARANSI, Sukri Soleh Sitorus, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat. Menurutnya, aparat penegak hukum belum memberi perhatian serius terhadap berbagai dugaan penyimpangan yang muncul di Kota Pematangsiantar.

Karena itu, Sukri meminta KPK segera menindaklanjuti setiap laporan yang telah masyarakat sampaikan. Ia menilai langkah cepat sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

“Kami datang ke KPK untuk meminta agar seluruh laporan dugaan korupsi segera ditindaklanjuti. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap proses penegakan hukum,” kata Sukri kepada wartawan.

Lebih lanjut, Sukri menjelaskan bahwa berbagai persoalan di Kota Pematangsiantar telah memicu keresahan masyarakat. Massa menyoroti dugaan korupsi pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 senilai Rp14,5 miliar. Di samping itu, mereka juga menyoroti dugaan pengaturan proyek pemerintah daerah serta penyimpangan penggunaan anggaran di Perumda Tirta Uli.

“Kami melihat banyak persoalan muncul di Kota Pematangsiantar. Oleh sebab itu, kami meminta KPK segera turun tangan dan mengusut seluruh pihak yang diduga terlibat,” ujarnya.

Massa Soroti Dugaan Penyimpangan Anggaran

Dalam orasi yang berlangsung secara bergantian, massa menilai berbagai dugaan kasus tersebut berpotensi merugikan keuangan negara. Akibatnya, persoalan itu dapat menghambat pembangunan daerah.

Selanjutnya, massa membentangkan spanduk yang mendesak KPK menyelidiki dan memeriksa pihak yang diduga mengetahui, terlibat, atau memperoleh keuntungan dari proyek-proyek yang menjadi sorotan publik.

Sukri menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus menangani setiap perkara tanpa tebang pilih. Menurutnya, siapa pun yang terbukti melakukan korupsi wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

“Jangan ada perlakuan khusus. Jika aparat menemukan bukti dan unsur pidana, mereka harus menjalankan proses hukum. Dengan demikian, hukum tidak tunduk pada jabatan, kekuasaan, maupun kepentingan politik,” tegasnya.

Yakin Presiden Prabowo Dukung Pemberantasan Korupsi

Sukri juga menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen kuat terhadap pemberantasan korupsi.

Menurutnya, Presiden tidak akan melindungi siapa pun yang terbukti merugikan keuangan negara. Bahkan, sikap tersebut berlaku bagi pihak yang berasal dari partai politik yang sama.

“Kami percaya Presiden Prabowo tidak akan melindungi koruptor. Siapa pun orangnya dan dari partai mana pun, aparat harus memprosesnya sesuai hukum apabila terbukti merugikan negara,” katanya.

Serahkan 13 Poin Tuntutan kepada KPK

Dalam aksi tersebut, DPP GARANSI dan AMPPUH menyerahkan dokumen pernyataan sikap kepada KPK. Dokumen itu memuat 13 poin tuntutan.

Massa meminta KPK mengaudit secara investigatif pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19. Selain itu, mereka mendesak KPK bekerja sama dengan PPATK untuk menelusuri aliran dana dan transaksi keuangan yang diduga berkaitan dengan berbagai proyek pemerintah daerah.

“Kami tidak mencari sensasi. Sebaliknya, kami ingin memastikan uang rakyat dikelola dengan benar. Karena itu, aparat harus mengungkap setiap penyimpangan secara terang benderang demi kepentingan masyarakat,” ujar Sukri.

Aparat keamanan mengawal aksi tersebut selama beberapa jam. Setelah itu, massa membubarkan diri secara tertib. Namun demikian, mereka menegaskan akan terus mengawal perkembangan laporan yang telah mereka sampaikan kepada KPK hingga muncul kepastian hukum.

“Perjuangan ini tidak akan berhenti hari ini. Kami akan terus mengawal agar KPK mengusut tuntas dugaan korupsi di Kota Pematangsiantar. Selanjutnya, aparat harus memproses seluruh pihak yang bertanggung jawab sesuai hukum,” tutup Sukri Soleh Sitorus.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo kritik direksi BUMN saat meresmikan proyek RDMP Balikpapan

    Prabowo Sentil Direksi BUMN Dablek, Minta Bonus Meski Perusahaan Rugi

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 348
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti kinerja jajaran direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia menilai sebagian direksi tidak menunjukkan etika kepemimpinan yang layak. Menurutnya, beberapa direksi tetap meminta tantiem atau bonus meski perusahaan merugi. “Sudah rugi, minta tantiem lagi. Enggak tahu malu. Dablek menurut saya,” kata Prabowo saat meresmikan proyek Refinery […]

  • Kapolres Bekasi MBG Sumarni membantah keterlibatan dalam dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis.

    Pengakuan Kapolres Bekasi soal Dugaan Korupsi MBG

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BEKASI, (kabaristana.com) – Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni membantah keterlibatan dirinya dalam dugaan korupsi proyek Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengakui pernah berkomunikasi dengan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya. Namun, ia menegaskan tidak ikut dalam penyimpangan program tersebut. “Saya tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam dugaan penyimpangan program MBG […]

  • Pengawasan siswa Jaksel oleh polisi saat memberikan pembinaan kepada pelajar di dalam kelas untuk mencegah tawuran dan perundungan.

    Jaksel Gencarkan Pengawasan Pelajar Demi Cegah Tawuran dan Perundungan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 196
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com} – Pengawasan siswa Jaksel kini menjadi fokus utama pemerintah daerah. Pemerintah menjalankan pengawasan siswa Jaksel untuk menekan tawuran dan perundungan di kalangan pelajar, terutama pada jam rawan sepulang sekolah. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan meningkatkan pengawasan di berbagai wilayah. Mereka melibatkan sekolah, orang tua, dan aparat keamanan agar upaya pencegahan berjalan efektif. Selain […]

  • Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dukung program sertifikasi K3 Kemnaker 2026

    Kemnaker Buka Sertifikasi K3 Gratis Batch 2, Kuota 2.100 Peserta Dibuka 6–12 April 2026

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 318
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Kementerian Ketenagakerjaan membuka kembali program pembinaan dan sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum batch kedua. Program ini menyediakan kuota untuk 2.100 peserta dari seluruh Indonesia. Pendaftaran berlangsung pada 6–12 April 2026. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa pemerintah ingin memperluas akses kompetensi K3 bagi pekerja. Selain itu, ia menilai kebutuhan terhadap […]

  • industrialisasi nasional didorong pemerintah Indonesia

    Menperin Dukung Seruan Prabowo Percepat Industrialisasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 113
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mendukung penuh arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat industrialisasi nasional agar Indonesia mampu memproduksi sendiri berbagai kebutuhan strategis, mulai dari kendaraan bermotor hingga produk elektronik. Presiden Prabowo menyampaikan arahan itu saat pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Rabu. Selain […]

  • Pernikahan Usia Dini di Indonesia: Edukasi Jadi Kunci Pencegahan

    Pernikahan Usia Dini di Indonesia: Edukasi Jadi Kunci Pencegahan

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Pernikahan usia dini di Indonesia masih menjadi persoalan serius yang berdampak langsung pada pendidikan, kesehatan, dan masa depan anak. Praktik ini tidak hanya membatasi hak anak, tetapi juga memicu berbagai masalah sosial jangka panjang jika dibiarkan tanpa pencegahan yang tepat. (14/02/2026). Di berbagai daerah, praktik pernikahan usia dini di Indonesia masih terus […]

expand_less