Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » KPK periksa lima saksi soal PNBP produksi tambang di Kutai Kartanegara

KPK periksa lima saksi soal PNBP produksi tambang di Kutai Kartanegara

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa lima saksi pada Selasa (2/6/2026) untuk mendalami dugaan gratifikasi terkait produksi batu bara di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik menelusuri penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor pertambangan. Fokus pemeriksaan meliputi iuran tetap dan iuran produksi atau royalti batu bara.

Penyidik meminta keterangan sejumlah pejabat pemerintah dan pihak swasta. Mereka antara lain Direktur Jenderal Planologi Kehutanan Kementerian Kehutanan Ade Tri Ajikusumah dan Sekretaris Direktorat Jenderal Minerba Kementerian ESDM Totoh Abdul Fatah.

Selain itu, penyidik memeriksa LM yang pernah menjabat Senior Officer PT Pacific Global Utama periode 2005–2022. Penyidik juga meminta keterangan ADS yang bekerja di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kutai Kartanegara.

Saksi lainnya adalah Endri Erawan. Ia menjabat Direktur Utama PT Alamjaya Bara Pratama dan anggota Exco PSSI.

Kasus ini merupakan pengembangan perkara yang melibatkan mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari. Pada September 2017, KPK menetapkan Rita, Hery Susanto Gun, dan Khairudin sebagai tersangka gratifikasi.

KPK menduga Rita menerima suap Rp6 miliar terkait izin lokasi perkebunan kelapa sawit untuk PT Sawit Golden Prima di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman.

Pada Januari 2018, KPK kembali menetapkan Rita dan Khairudin sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Penyidik terus mengembangkan kasus tersebut. Pada Juni 2024, KPK menyita 91 kendaraan, lima bidang tanah, dan 30 jam tangan mewah. Penyidik juga menyita berbagai aset bernilai ekonomis lainnya.

Pada Februari 2025, KPK mengungkap dugaan penerimaan uang dari sektor batu bara. Nilainya mencapai sekitar 5 dolar AS per metrik ton produksi.

Pada Februari 2026, KPK menetapkan tiga perusahaan sebagai tersangka korporasi. Ketiga perusahaan itu adalah PT Sinar Kumala Naga, PT Alamjaya Barapratama, dan PT Bara Kumala Sakti.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • operasi militer AS di Venezuela pada Januari 2026

    Venezuela: Serangan Militer AS Tewaskan 83 Orang, Termasuk 32 Warga Kuba

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 453
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Pemerintah Venezuela melaporkan 83 orang tewas dan sedikitnya 112 lainnya terluka akibat operasi militer Amerika Serikat pada 3 Januari 2026. Operasi tersebut, menurut Caracas, memicu krisis politik serta meningkatkan ketegangan internasional setelah pasukan AS menangkap Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino López menyampaikan data korban pada Jumat […]

  • hujan lebat di Sulawesi Tenggara menyebabkan genangan air dan kemacetan di jalan raya

    Cuaca Sulawesi Tenggara Hari Ini: BMKG Minta Warga Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 221
    • 2Komentar

        Jakarta, {kabaristana.com}— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca Sulawesi Tenggara hari ini yang memicu hujan ringan hingga lebat pada Rabu (22/4/2026). Koordinator Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, menyebut peningkatan aktivitas awan hujan mendorong kenaikan curah hujan. Kondisi ini membuat cuaca Sulawesi Tenggara hari ini berubah cepat. […]

  • Iran blokir serangan AS Israel melalui pernyataan resmi pemerintah

    Iran Desak Negara Kawasan Tutup Akses untuk Serangan AS-Israel di Tengah Eskalasi Konflik

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 218
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pemerintah Iran mendesak negara-negara di Timur Tengah untuk menolak penggunaan wilayah dan fasilitas militer mereka oleh Amerika Serikat dan Israel. Selain itu, Teheran menyampaikan seruan ini saat ketegangan kawasan terus meningkat akibat konflik yang belum mereda. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa negara-negara kawasan harus bertindak tegas. Oleh […]

  • Garansi Sumut mendesak Kejati Sumut mengusut dugaan pungli sertifikasi guru di Pakpak Bharat yang diduga telah berlangsung bertahun-tahun.

    Diduga Terlibat Pungli Sertifikasi Guru, Garansi Sumut Desak Kejati Periksa Kabag TU Kanwil Kemenag

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 196
    • 0Komentar

    MEDAN, kabaristana.com – Dugaan pungli Kemenag Pakpak Bharat kembali menjadi perhatian publik. Garansi Sumut berencana menggelar aksi unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam waktu dekat. Aksi tersebut bertujuan mendorong aparat penegak hukum mengusut dugaan pungutan liar dana sertifikasi guru madrasah dan sekolah keagamaan. Selain itu, Garansi Sumut menilai praktik tersebut telah berlangsung selama […]

  • sultan hb ix uang untuk rakyat yogyakarta

    Tak Tega Rakyat Terpuruk, Raja Jawa Salurkan Dana Pribadi Setara Rp20 Miliar

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 327
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Sultan HB IX uang menjadi penyangga hidup ribuan warga Yogyakarta pada 1947. Saat perang dan agresi militer memiskinkan rakyat, Sultan Hamengkubuwana IX memilih menguras dana pribadinya demi mencegah krisis sosial yang lebih luas. Situasi itu muncul ketika Belanda melancarkan Agresi Militer untuk merebut kembali Indonesia. Aktivitas ekonomi berhenti total. Pegawai negeri kehilangan […]

  • ilustrasi kasus jual beli jabatan Bogor di lingkungan ASN

    Pemkab Bogor Selidiki Dugaan Jual Beli Jabatan, 14 ASN Sudah Diperiksa

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 267
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Kasus jual beli jabatan Bogor memasuki fase krusial. Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Inspektorat mengusut dugaan praktik ilegal di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Tim investigasi memeriksa 14 ASN dan mengumpulkan bukti awal. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyatakan tim masuk ke tahap investigasi mendalam. Tim mengumpulkan data, memverifikasi keterangan, dan […]

expand_less