Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » KPK periksa lima saksi soal PNBP produksi tambang di Kutai Kartanegara

KPK periksa lima saksi soal PNBP produksi tambang di Kutai Kartanegara

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa lima saksi pada Selasa (2/6/2026) untuk mendalami dugaan gratifikasi terkait produksi batu bara di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik menelusuri penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor pertambangan. Fokus pemeriksaan meliputi iuran tetap dan iuran produksi atau royalti batu bara.

Penyidik meminta keterangan sejumlah pejabat pemerintah dan pihak swasta. Mereka antara lain Direktur Jenderal Planologi Kehutanan Kementerian Kehutanan Ade Tri Ajikusumah dan Sekretaris Direktorat Jenderal Minerba Kementerian ESDM Totoh Abdul Fatah.

Selain itu, penyidik memeriksa LM yang pernah menjabat Senior Officer PT Pacific Global Utama periode 2005–2022. Penyidik juga meminta keterangan ADS yang bekerja di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kutai Kartanegara.

Saksi lainnya adalah Endri Erawan. Ia menjabat Direktur Utama PT Alamjaya Bara Pratama dan anggota Exco PSSI.

Kasus ini merupakan pengembangan perkara yang melibatkan mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari. Pada September 2017, KPK menetapkan Rita, Hery Susanto Gun, dan Khairudin sebagai tersangka gratifikasi.

KPK menduga Rita menerima suap Rp6 miliar terkait izin lokasi perkebunan kelapa sawit untuk PT Sawit Golden Prima di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman.

Pada Januari 2018, KPK kembali menetapkan Rita dan Khairudin sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Penyidik terus mengembangkan kasus tersebut. Pada Juni 2024, KPK menyita 91 kendaraan, lima bidang tanah, dan 30 jam tangan mewah. Penyidik juga menyita berbagai aset bernilai ekonomis lainnya.

Pada Februari 2025, KPK mengungkap dugaan penerimaan uang dari sektor batu bara. Nilainya mencapai sekitar 5 dolar AS per metrik ton produksi.

Pada Februari 2026, KPK menetapkan tiga perusahaan sebagai tersangka korporasi. Ketiga perusahaan itu adalah PT Sinar Kumala Naga, PT Alamjaya Barapratama, dan PT Bara Kumala Sakti.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Abad Keemasan Islam sebagai pusat ilmu pengetahuan dunia

    Menghidupkan Kembali Spirit “Baitul Hikmah”: Menggali Akar Modernisasi dalam Abad Keemasan Islam

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) | Di era digital di mana algoritma menentukan hampir setiap aspek kehidupan, sering kali kita lupa bahwa kata algoritma berakar dari nama seorang ilmuwan Muslim abad ke-9, Al-Khwarizmi. Abad Keemasan Islam bukan sekadar romantisme sejarah, melainkan bukti nyata bagaimana sebuah peradaban mampu memimpin dunia melalui ilmu pengetahuan, keterbukaan budaya, dan stabilitas politik. Fondasi […]

  • Prabowo Satgas PKH saat menghadiri penyerahan penyelamatan keuangan negara di Kejaksaan Agung Jakarta

    Prabowo Tegaskan Ancaman ke Satgas PKH Sama dengan Melawan Presiden

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 123
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Isu Satgas Penertiban Kawasan Hutan kembali menjadi perhatian. Selain itu, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan sikap tegas terhadap pihak yang menghambat tugas negara di sektor kehutanan. Ancaman terhadap Satgas Dianggap Serius Presiden menilai ancaman terhadap petugas sebagai tindakan serius. Bahkan, ia menyebut pelaku sama saja melawan Presiden. Pernyataan itu ia sampaikan di […]

  • kapal tanker Pertamina Hormuz di jalur pelayaran minyak dunia

    Pertamina Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Tanker di Teluk Timur Tengah, Dua Kapal Sudah Lanjut Operasi

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 198
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, mengungkap kondisi terbaru kapal tanker milik perusahaan di kawasan teluk Timur Tengah. Dari empat kapal yang berada di wilayah tersebut, dua kapal sudah kembali melanjutkan operasinya. Simon menjelaskan, dua kapal itu adalah Paragon dan Rinjani. Kedua kapal mengangkut kargo untuk pasar internasional. Muatan tersebut […]

  • Aksi warga memprotes Jalan Rusak Lohia di ruas Mantobua-Korihi, Kabupaten Muna.

    Jalan Rusak 10 Tahun di Lohia Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Blokade Akses Wisata Menuju Meleura dan Napabale

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Sejumlah warga dari dua desa di Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, menggelar aksi unjuk rasa karena pemerintah daerah belum memperbaiki ruas jalan yang rusak parah di wilayah tersebut. Dalam aksi itu, massa tidak hanya berorasi, tetapi juga memblokade arus lalu lintas sehingga kendaraan tidak dapat melintas menuju kawasan wisata. Massa yang tergabung dalam […]

  • emisi Jepang 2024 dari industri, pembangkit listrik, hutan penyerap karbon, dan polusi udara di Tokyo

    Target Iklim Jepang Tersendat, Laju Penurunan Emisi Melambat di 2024

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Tokyo, (Kabaristana.com) — Emisi Jepang 2024 terus menurun, tetapi lajunya melambat. Pemerintah Jepang belum mencapai target tahunan meski sudah menjalankan berbagai kebijakan. Kementerian Lingkungan Hidup Jepang mencatat emisi bersih mencapai 994 juta ton hingga Maret 2025. Angka ini turun 28,7 persen dari level tahun fiskal 2013. Untuk pertama kalinya, total emisi turun di bawah 1 miliar […]

  • bantuan pendidikan korban banjir Aceh Tamiang untuk siswa sekolah dasar

    Bantuan Pendidikan Korban Banjir Aceh Tamiang Disalurkan Wamenhaj

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Bantuan pendidikan Aceh Tamiang menjadi kebutuhan mendesak setelah banjir dan longsor mengganggu aktivitas belajar di sejumlah sekolah dasar. Genangan air merusak ruang kelas dan memaksa siswa belajar tanpa perlengkapan memadai. Banyak anak kehilangan buku, seragam, dan alat tulis akibat bencana tersebut. Pendidikan Terdampak Langsung Pascabanjir Isu ini penting karena bencana sering memukul […]

expand_less