Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kecelakaan KA di Bekasi Timur: Evaluasi Sistem Keselamatan Lebih Mendesak daripada Narasi Diskriminatif

Kecelakaan KA di Bekasi Timur: Evaluasi Sistem Keselamatan Lebih Mendesak daripada Narasi Diskriminatif

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com) – Insiden kecelakaan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL tujuan Cikarang di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4/2026), menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat, khususnya para pengguna transportasi kereta api.

Peristiwa tragis ini dilaporkan mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka, dengan mayoritas korban merupakan perempuan.

Berdasarkan informasi yang beredar, kecelakaan diduga bermula dari insiden tertabraknya sebuah kendaraan taksi di perlintasan rel yang belum memiliki sistem pengamanan optimal. Gangguan tersebut menyebabkan KRL tujuan Cikarang berhenti di stasiun, sebelum akhirnya tertabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek yang melaju di jalur yang sama.

Menanggapi peristiwa ini, pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi, yang mengusulkan pemindahan gerbong khusus perempuan ke bagian tengah rangkaian kereta dengan alasan keamanan, menuai kritik. Usulan tersebut dinilai problematik karena berpotensi mengandung diskriminasi gender terselubung.

Wa Ode Nurfatul.Izati Kabid Pemberdayaan Perempuan sekaligus Ketua Umum Kohati HMI Cabang Jakarta Pusat–Utara menegaskan bahwa keselamatan penumpang tidak boleh dibedakan berdasarkan jenis kelamin.

“Dalam kebijakan publik, tidak boleh ada klasifikasi nilai keselamatan berdasarkan gender. Semua penumpang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa narasi yang menempatkan laki-laki sebagai ‘pelindung’ dengan posisi tertentu dalam rangkaian kereta merupakan pendekatan yang tidak relevan dalam konteks kebijakan keselamatan modern.

Menurutnya, kebijakan yang diambil seharusnya berfokus pada pembenahan sistem keselamatan secara menyeluruh, termasuk peningkatan pengamanan di perlintasan sebidang, manajemen lalu lintas kereta, serta mitigasi risiko operasional.

Pihaknya mendorong pemerintah dan pemangku kebijakan terkait untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap sistem keselamatan perkeretaapian guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Fokus utama harus diarahkan pada perbaikan sistem, bukan pada pendekatan berbasis asumsi sosial yang berpotensi menimbulkan ketimpangan.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ruang sidang Pengadilan Tipikor Bengkulu dengan hakim dan pengunjung dalam kasus korupsi Labkesda Bengkulu

    Vonis Korupsi Labkesda Bengkulu: Eks Kadinkes dan Empat Terdakwa Divonis Penjara

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Vonis korupsi Labkesda Bengkulu kembali menjadi perhatian publik. Selain itu, majelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Bengkulu menjatuhkan hukuman kepada mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Joni Haryadi Thabrani. Hakim memberi pidana satu tahun empat bulan penjara dan denda Rp100 juta dengan subsider 60 hari. Selanjutnya, Ketua majelis hakim, Achmadsyah Ade […]

  • TNI jamin keselamatan UNIFIL saat Mayjen Iwan Bambang Setiawan menjenguk prajurit di RS St George Beirut

    TNI Pastikan Perlindungan Maksimal Pasukan Garuda di Lebanon Usai Insiden UNIFIL

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 73
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || TNI menegaskan komitmen untuk melindungi seluruh prajurit yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Penegasan ini muncul setelah insiden serangan yang melukai sejumlah personel Indonesia di Lebanon. Komandan PMPP TNI, Iwan Bambang Setiawan, menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi prajurit yang dirawat di St. George Hospital Beirut, Sabtu (4/4) […]

  • Idulfitri 2026 sidang isbat Kementerian Agama di Jakarta

    Idulfitri 2026 Jatuh pada 21 Maret, Pemerintah Tetapkan Lewat Sidang Isbat

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 108
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Idulfitri 2026 resmi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah melalui sidang isbat Kementerian Agama yang digelar pada Kamis (19/3/2026). Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin sidang di Auditorium HM Rasjidi, Jakarta Pusat. Ia menyampaikan hasil sidang setelah menerima laporan dari tim hisab dan rukyat di berbagai wilayah […]

  • Pengunjung membeli emas batangan saat kenaikan emas Antam hari ini di Jakarta

    Harga Emas Antam Melonjak, Tembus Rp2,837 Juta per Gram pada Sabtu

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 178
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Harga emas batangan PT Antam Tbk naik Rp27.000 pada Sabtu pagi. Data dari laman Logam Mulia menunjukkan harga emas kini mencapai Rp2.837.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.810.000. Kenaikan juga terjadi pada harga buyback. PT Antam menetapkan harga beli kembali di level Rp2.461.000 per gram. Pergerakan ini mengikuti dinamika pasar yang terus berubah. […]

  • demo tolak tambang Kabaena oleh mahasiswa di Jakarta

    Mahasiswa Sultra Desak ESDM Tolak RKAB dan Cabut IUP Tambang di Pulau Kabaena

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara–Jakarta menggelar aksi demonstrasi untuk memprotes dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Tambang Bumi Sulawesi dan PT Tekonindo di Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Melalui aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan keresahan masyarakat. Mereka menilai aktivitas pertambangan telah merusak lingkungan pesisir dan daratan. Akibatnya, nelayan dan petani setempat menghadapi tekanan […]

  • ilustrasi kejar-kejaran tol permai dan penangkapan pelaku penculikan anak oleh polisi pjr riau

    Kejar-kejaran 140 Km di Tol Permai, Polisi Tangkap Pelaku Penculikan Anak

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com} — Kejar-kejaran tol permai sejauh 140 kilometer berakhir saat personel Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Riau menangkap pelaku penculikan anak, Kamis (16/4/2026) dini hari. Kasus ini bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya penculikan anak di wilayah Pekanbaru. Pelaku kemudian melarikan diri menggunakan kendaraan ke arah Sumatera Utara melalui ruas tol. Kronologi Kejar-kejaran […]

expand_less