Buka RAKERWIL GPA Sumut, Ketua Umum Tekankan Akselerasi Lintas Sektor Internal dan Hubungan dengan Pemerintah
- account_circle Rahman
- calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
- visibility 145
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Labuhan Batu, (kabaristana.com) — Gerakan Pemuda Al-Washliyah (GPA) Sumatera Utara menggelar Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) di Kabupaten Labuhan Batu, Senin (24/8/2026).
Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi organisasi. Selain itu, RAKERWIL memperkuat langkah GPA Sumut dalam mengawal pembangunan dan kepentingan masyarakat.
Sejumlah pejabat dan pengurus Al-Washliyah hadir dalam kegiatan tersebut. Bupati Labuhan Batu mengutus Asisten II Drs. Ikramsyah Putra Nasution.
Hadir pula PW Al-Washliyah Sumut Dr. Hayatsyah, Alim Nur Nasution, dan Dedi Iskandar, S.E. Sementara itu, PD Al-Washliyah Labuhan Batu diwakili Drs. H. Abdul Hamid Zahid Hasibuan.
Kapolres Labuhan Batu mengutus Kasat Intel AKP Organ Sembiring, S.H. Kajari Labuhan Batu juga mengutus Kasi Pidsus Sabri Fitriansyah Marbun, S.H.
Selain itu, Dandim 0209 mengutus Danramil 08. Pengurus PD GPA dari berbagai daerah di Sumatera Utara juga menghadiri kegiatan tersebut.
Aminullah Tegaskan Peran GPA
Ketua Umum GPA, Aminullah Siagian, meminta kader memperkuat peran organisasi dalam kehidupan kebangsaan.
Menurut Aminullah, GPA harus memiliki sikap yang jelas. Organisasi juga harus mampu menyampaikan gagasan dan menjalankan kerja nyata.
“GPA harus hadir dengan gagasan, kerja nyata, dan sikap yang konstruktif,” tegas Aminullah.
Karena itu, GPA Sumut perlu membangun kerja sama dengan pemerintah. Organisasi juga perlu memperkuat komunikasi dengan berbagai lembaga negara.
Aminullah mengatakan GPA akan mengawal program Presiden Prabowo Subianto. Pada saat yang sama, GPA tetap menempatkan kepentingan masyarakat sebagai perhatian utama.
“Kita kawal program-program Presiden Prabowo Subianto. Namun, kepentingan masyarakat harus tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan,” ujarnya.
GPA Dukung Polri, TNI, dan Kejaksaan
Aminullah juga mengajak kader mendukung tugas Polri, TNI, dan Kejaksaan.
Menurutnya, ketiga institusi tersebut memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan penegakan hukum. Karena itu, GPA perlu membangun kemitraan yang sehat dengan seluruh institusi tersebut.
Namun, dukungan itu tetap harus berjalan secara kritis dan objektif.
“GPA harus menjadi mitra yang konstruktif. Kita memberikan dukungan sekaligus menjalankan kontrol sosial secara objektif,” kata Aminullah.
Dengan demikian, GPA tidak hanya mendukung pemerintah dan aparat. GPA juga tetap menjalankan fungsi pengawasan sosial sesuai aturan hukum.
Perkuat Bisnis dan Ekonomi Kreatif
RAKERWIL GPA Sumut juga membahas penguatan program organisasi. Salah satu fokusnya ialah bidang bisnis dan ekonomi kreatif.
Aminullah mendorong kader membangun kegiatan ekonomi yang produktif. Langkah tersebut dapat memperkuat kemandirian organisasi.
Selain itu, kegiatan ekonomi dapat membuka peluang bagi kader. Masyarakat juga dapat memperoleh manfaat dari program tersebut.
“Kita ingin GPA memiliki kekuatan ekonomi. Kader harus mampu menciptakan ruang produktif dan kreatif,” jelasnya.
Karena itu, GPA Sumut akan mendorong berbagai program yang sesuai dengan potensi daerah. Organisasi juga akan meningkatkan kapasitas kader melalui kegiatan produktif.
Perkuat Fungsi Kontrol Sosial
Selain mengembangkan ekonomi, GPA akan memperkuat fungsi kontrol sosial.
Aminullah menilai kontrol sosial harus berjalan tegas. Namun, kader tetap harus mengedepankan sikap bijaksana.
GPA juga harus melihat persoalan secara objektif. Organisasi perlu memberikan kritik sekaligus menawarkan solusi.
“Kontrol sosial bukan berarti mencari kesalahan pemerintah,” ujar Aminullah.
Menurutnya, kontrol sosial bertujuan memastikan pembangunan berjalan untuk kepentingan rakyat. Pemerintah juga harus menjalankan kebijakan sesuai hukum, transparan, dan bertanggung jawab.
Dorong Pengelolaan Sumber Daya Alam
GPA Sumut turut mendorong pemerintah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas.
Di sisi lain, GPA meminta pengelolaan sumber daya alam berjalan secara bertanggung jawab.
Aminullah menilai sumber daya alam harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengelolaannya juga harus memperhatikan keberlanjutan dan kepastian hukum.
Selain itu, pemerintah dan pelaku usaha perlu memperhatikan prinsip keadilan sosial. Dengan begitu, masyarakat dan daerah dapat memperoleh manfaat yang lebih besar.
RAKERWIL Targetkan Program Konkret
Melalui RAKERWIL, GPA Sumut menargetkan program kerja yang konkret dan terukur.
Program tersebut harus menjawab tantangan organisasi dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, konsolidasi tidak hanya berfokus pada struktur internal.
GPA juga ingin meningkatkan kontribusinya dalam bidang sosial, ekonomi, pemerintahan, dan kebangsaan.
Aminullah menegaskan GPA Sumut harus meningkatkan kualitas organisasi.
“GPA Sumut harus naik kelas. Kita ingin organisasi yang kuat secara internal dan produktif secara ekonomi,” pungkasnya.
Ia juga menegaskan GPA harus tajam menjalankan kontrol sosial. Pada saat yang sama, organisasi harus dewasa ketika membangun hubungan dengan pemerintah.
“Tegas dalam prinsip, bijaksana dalam sikap, dan nyata dalam pengabdian,” tutup Aminullah Siagian.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana
- Sumber: Rahmat



Saat ini belum ada komentar