Konflik AS–Israel vs Iran Meluas, Kilang Minyak Vital Arab Saudi Diserang Drone
- account_circle Rahman
- calendar_month Senin, 2 Mar 2026
- visibility 208
- comment 3 komentar
- print Cetak

Foto: Fasilitas minyak Aramco
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (Kabaristana.com) | Perang AS Israel Iran memasuki babak baru. Konflik regional itu kini merambah sektor energi setelah serangan drone menargetkan kilang minyak strategis Arab Saudi pada Senin (2/3/2026).
Menurut sumber yang mengetahui insiden tersebut, serangan memicu kebakaran di kompleks Ras Tanura. Namun, petugas pemadam segera bertindak dan berhasil mengendalikan api dalam waktu singkat.
Tak lama kemudian, pemerintah Arab Saudi memberikan klarifikasi resmi. Kementerian Pertahanan menyatakan sistem pertahanan udara mencegat dua drone sebelum mencapai sasaran utama.
Selain itu, pemerintah menyampaikan informasi tersebut melalui Saudi Press Agency di platform X. Otoritas menegaskan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan besar akibat insiden tersebut.
Sementara itu, Kementerian Energi Arab Saudi mengambil langkah pencegahan. Pihaknya menghentikan sementara beberapa unit operasional di kilang Ras Tanura demi menjaga keselamatan fasilitas dan personel.
“Langkah ini bersifat preventif. Dengan demikian, pasokan minyak ke pasar domestik dan internasional tetap aman,” ujar perwakilan resmi kementerian.
Ras Tanura memegang peran vital dalam industri energi Timur Tengah. Kilang ini mampu mengolah sekitar 550.000 barel minyak per hari. Lebih jauh, fasilitas tersebut juga berfungsi sebagai salah satu pelabuhan ekspor minyak terbesar di dunia.
Karena itu, setiap gangguan di Ras Tanura berpotensi memengaruhi stabilitas rantai pasok energi global. Pasar internasional pun terus memantau perkembangan situasi di kawasan.
Serangan terhadap infrastruktur energi Saudi bukan peristiwa baru. Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok Houthi yang didukung Iran berulang kali menargetkan fasilitas minyak kerajaan.
Sebagai contoh, pada Maret 2022, kelompok tersebut menyerang kilang YASREF di Yanbu menggunakan drone. Sebelumnya, pada 2019, serangan udara ke fasilitas Aramco sempat memangkas hampir setengah produksi minyak mentah Arab Saudi.
Oleh sebab itu, serangan terbaru ini kembali menegaskan kerentanan infrastruktur vital di Timur Tengah. Pada akhirnya, eskalasi konflik meningkatkan kekhawatiran dunia terhadap keamanan pasokan energi global.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Kabaristana.com



Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me. https://www.binance.info/register?ref=IHJUI7TF
17 April 2026 5:38 amThank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?
12 April 2026 9:43 amThank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?
4 April 2026 6:56 pm