Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News 21 » Konsorsium Mahasiswa Desak Kapolri Copot Kapolda Sultra

Konsorsium Mahasiswa Desak Kapolri Copot Kapolda Sultra

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 349
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) | Demo mahasiswa Sultra Mabes Polri kembali menyita perhatian publik. Konsorsium Mahasiswa dan Aktivis Sulawesi Tenggara menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Dalam aksi tersebut, massa secara terbuka mendesak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Wijanarko. Mereka menilai Kapolda Sultra gagal menjalankan fungsi kepemimpinan dan penegakan hukum di wilayah Sulawesi Tenggara.

Demo Mahasiswa Sultra Mabes Soroti Tambang Ilegal

Melalui orasi, mahasiswa menyoroti maraknya aktivitas pertambangan ilegal di sejumlah daerah. Kabupaten Konawe Utara dan Kolaka Utara disebut sebagai wilayah yang paling terdampak.

Aktivitas tambang ilegal tersebut berlangsung secara terbuka. Namun hingga kini, aparat kepolisian belum menunjukkan langkah tegas. Karena itu, mahasiswa menilai Polda Sultra membiarkan pelanggaran hukum terus terjadi. Selain merugikan negara, aktivitas ini juga merusak lingkungan dan mengancam keselamatan warga.

Insiden Penembakan Warga Sipil Tuai Kecaman

Selain tambang ilegal, mahasiswa juga menyoroti insiden penembakan warga sipil oleh oknum anggota Brimob Polda Sultra. Peristiwa itu terjadi di area tambang ilegal Kabupaten Bombana beberapa hari sebelum aksi berlangsung.

Koordinator aksi, Rabil, menilai insiden tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dan pembinaan internal di tubuh Polda Sultra. Menurutnya, pimpinan tidak bisa melepaskan tanggung jawab atas tindakan anggota di lapangan.

“Tambang ilegal merajalela, sementara warga justru menjadi korban. Kondisi ini menunjukkan kegagalan kepemimpinan,” tegas Rabil.

Mahasiswa Ungkap Dugaan Dana Koordinasi

Sementara itu, Koordinator Aksi II Akbar Rasyid mengungkap dugaan praktik dana koordinasi dari penambang ilegal kepada aparat. Menurutnya, praktik tersebut bertujuan mengamankan aktivitas ilegal agar tidak tersentuh proses hukum.

Ia menegaskan Kapolri harus bertindak tegas dan transparan untuk memutus mata rantai praktik tersebut. Jika tidak, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian akan terus menurun.

Sebagai penutup, konsorsium mahasiswa menyatakan akan terus mengawal kasus ini. Mereka juga menyiapkan aksi lanjutan apabila Kapolri tidak segera menindaklanjuti tuntutan pencopotan Kapolda Sultra. Mahasiswa menilai langkah tegas menjadi kunci pemulihan kepercayaan publik dan penegakan supremasi hukum di Sulawesi Tenggara.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Swedia dan Finlandia Desak Spanyol Segera Bertindak Hadapi Arus Migran

    Swedia dan Finlandia Desak Spanyol Segera Bertindak Hadapi Arus Migran

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Helsinki, (kabaristana.com) — Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mendesak Spanyol segera mengendalikan krisis migran di Ceuta. Ia menilai Madrid harus memenuhi kewajiban menjaga perbatasan luar Uni Eropa sesuai aturan Schengen. Kristersson mengatakan situasi tersebut dapat memengaruhi keamanan dan kebijakan migrasi di Swedia. Karena itu, pemerintahnya siap mengambil langkah untuk menjaga ketertiban jika kondisi memburuk. “Jika […]

  • Jeremiah Lakhwani WWE Aquaman Indonesia terima DM seleksi

    Model asal Indonesia Dapat Tawaran Seleksi WWE

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 374
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Jeremiah Lakhwani menghebohkan warganet setelah mengunggah tangkapan layar pesan langsung (DM) dari World Wrestling Entertainment (WWE). Melalui unggahan tersebut, Jeremiah menunjukkan tawaran untuk mengikuti proses seleksi organisasi gulat hiburan terbesar di dunia. Unggahan itu langsung menyebar luas di media sosial pada 12 Januari 2026. WWE Hubungi Jeremiah Secara Langsung Dalam pesan tersebut, […]

  • Audiensi GASKAN dengan Kejaksaan Negeri Majalengka terkait dugaan pemalsuan tanda tangan dalam kasus pencabulan anak.

    GASKAN Kawal Kasus Pencabulan Anak: Ditemukan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan & Berkas Cacat Formil

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Majalengka, (kabaristana.com) – Sekretaris Jenderal Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN), Andi Muhammad Rifaldy, mendampingi Ashima Dinilah, ibu dari dua anak korban dugaan pencabulan dan pemerkosaan, dalam pertemuan di Kejaksaan Negeri Majalengka pada Juni 2026. Pertemuan berlangsung di ruang kerja lantai dua Kejaksaan Negeri Majalengka. Kepala Seksi Pidana Umum Heri J, Jaksa Penuntut Umum Citra, tim […]

  • Bupati Kubu Raya Sujiwo memimpin rapat dispensasi solar subsidi Kubu Raya bersama jajaran pemerintah daerah untuk membahas kelangkaan BBM bagi nelayan dan angkutan sungai.

    Solar Subsidi Kubu Raya Ganggu Aktivitas Angkutan Sungai

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Kelangkaan solar subsidi di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mulai mengganggu aktivitas transportasi sungai di Kecamatan Rasau Jaya. Sejumlah pengusaha angkutan air menghentikan operasional karena sulit memperoleh BBM subsidi dengan harga terjangkau. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya langsung mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan tersebut. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, memimpin rapat koordinasi bersama DPRD, […]

  • puisi Wiji Thukul sebagai simbol kebebasan berekspresi

    Puisi Wiji Thukul Kembali Disorot di Tengah Isu Kebebasan Berekspresi

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 555
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — Puisi Wiji Thukul kembali menarik perhatian publik. Masyarakat membaca ulang karya-karya tersebut di tengah menguatnya diskursus kebebasan berekspresi dan ruang partisipasi sipil di Indonesia. Publik menilai puisi Wiji Thukul tetap relevan sebagai refleksi sosial. Karya-karya itu menggambarkan relasi antara kekuasaan, hukum, dan suara warga negara dalam situasi politik yang terus berubah. Puisi […]

  • Penolakan Pilkada dipilih DPRD oleh DPRD DKI Jakart

    Legislator DKI Tegas Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 611
    • 2Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com – Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menolak keras wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Ia menilai gagasan tersebut melemahkan demokrasi dan menjauhkan rakyat dari hak politiknya. Menurut Kenneth, Pilkada langsung lahir dari perjuangan Reformasi 1998. Karena itu, ia menegaskan negara tidak boleh mundur dari sistem yang memberi rakyat hak memilih secara langsung. […]

expand_less