Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Indonesia Dorong Pengawasan Perikanan Lintas Negara untuk Tekan IUU Fishing

Indonesia Dorong Pengawasan Perikanan Lintas Negara untuk Tekan IUU Fishing

  • account_circle Lutfia Sahirah Rahmadani
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 101
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, kabaristana.com — Indonesia memperkuat pengawasan perikanan lintas negara untuk menekan praktik penangkapan ikan ilegal. Langkah ini diambil karena kejahatan perikanan semakin sering melintasi batas wilayah.

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong negara anggota RPOA-IUU untuk meningkatkan koordinasi. Selain itu, Indonesia juga mengajak mitra internasional untuk berbagi data dan strategi.

Direktur Jenderal PSDKP, Pung Nugroho Saksono, menegaskan bahwa kerja sama antarnegara sangat penting. Menurut dia, pelaku kejahatan sering berpindah wilayah untuk menghindari hukum. Oleh sebab itu, pengawasan perikanan lintas negara harus berjalan terpadu.

Sebagai contoh, aparat menangkap kapal MV Run Zeng 03 pada Mei 2024. Kapal berbendera Rusia itu melakukan penangkapan ikan ilegal di beberapa wilayah. Bahkan, kasus tersebut juga terkait dugaan tindak pidana perdagangan orang.

Kolaborasi Jadi Kunci Pengawasan

Untuk memperkuat upaya ini, Indonesia menggelar forum internasional di Bali pada April 2026. Forum tersebut membahas kejahatan di sektor perikanan.

Selain negara anggota, sejumlah lembaga global ikut hadir. Di antaranya adalah Interpol dan UNODC.

Sekretaris Direktorat Jenderal PSDKP, Saiful Umam, menekankan pentingnya pertukaran informasi. Selain itu, ia juga mendorong penerapan hot pursuit. Dengan cara ini, aparat bisa mengejar pelaku lintas batas secara cepat.

Peran Indonesia di Tingkat Regional

RPOA-IUU dibentuk pada 2007 di Bali. Forum ini bertujuan mendorong praktik perikanan yang bertanggung jawab. Hingga kini, ada 11 negara yang tergabung.

Indonesia berperan sebagai sekretariat. Karena itu, Indonesia memiliki posisi strategis. Dengan peran tersebut, Indonesia terus mendorong pengawasan perikanan lintas negara agar lebih efektif.

  • Penulis: Lutfia Sahirah Rahmadani
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • dugaan pelanggaran morosi vdni di kawasan industri

    Sempat di Teror Dan Tolak Upaya Suap, PPI Ungkap Oknum Polisi Yang Terlibat Limbah di Kawasan Berikat Morosi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 176
    • 0Komentar

    KONAWE, (Kabaristana.com) – Pergerakan Pemuda Indonesia (PPI) menyoroti dugaan pelanggaran aktivitas di Kawasan Berikat Morosi. Setelah menyampaikan kritik itu, Ketua Umum PPI Sulkarnain mengaku menerima teror dari orang tidak dikenal (OTK). Sulkarnain mengatakan beberapa orang menghubunginya melalui aplikasi WhatsApp. “Mereka beberapa kali menelepon saya lewat WhatsApp. Ada juga yang mengirim pesan pribadi dengan nada mengintimidasi,” […]

  • Yonif 700 Raider Gelar Karya Bakti

    Yonif 700 Raider Gelar Karya Bakti

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Yonif 700 Raider/WYC, melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan sampah di Pasar Terong, Kota Makassar. Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian prajurit TNI Angkatan Darat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di pasar tradisional. (08/02/2026)., Prajurit dari Batalyon 700 Raider Wira Cakti Yudha memulai kegiatan sejak pagi hari. Mereka menyisir […]

  • percepatan kompetensi dokter spesialis di rumah sakit rujukan

    Menkes: Pemerintah berupaya akselerasikan kompetensi dokter spesialis

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 428
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Keterbatasan jumlah dokter spesialis terus membebani pelayanan kesehatan nasional. Pasien kerap menunggu lama untuk mendapatkan tindakan medis, terutama pada layanan berteknologi tinggi. Kondisi ini langsung memengaruhi keselamatan pasien dan kualitas layanan rumah sakit. Di sejumlah rumah sakit rujukan, antrean panjang muncul karena dokter dengan kompetensi klinis tertentu masih minim. Masalah ini memicu […]

  • Hira Jani Thailand tembus perempat final Thailand Open 2026

    Hira/Jani Cetak Sejarah, Tembus Perempat Final Perdana Super 500 di Thailand Open 2026

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Ganda putri Indonesia Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine sukses mencetak pencapaian penting di Thailand Open 2026. Pasangan muda yang akrab disapa Hira/Jani itu berhasil melaju ke perempat final setelah mengalahkan wakil China Luo Yi/Wang Ting Ge pada babak 16 besar, Kamis. Hira/Jani menang dua gim langsung dengan skor 25-23 dan 21-13 pada […]

  • gadget cerdas 2023 teknologi pintar masa depan

    Space Tech: The Latest Innovations Propelling Us to New Frontiers

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle ptmbi
    • visibility 477
    • 0Komentar

    JAKARTA, Perkembangan teknologi pada 2023 menunjukkan lonjakan inovasi yang semakin dekat dengan kehidupan manusia. Berbagai gadget terbaru tidak lagi sekadar alat bantu, tetapi menjadi bagian penting yang membantu meningkatkan produktivitas, kesehatan, hingga kesadaran lingkungan. Dari perangkat wearable hingga rumah pintar berbasis kecerdasan buatan, teknologi kini dirancang untuk memahami kebutuhan manusia secara lebih personal. Era Gadget […]

  • Teuku Markam emas Monas pada lidah api Monumen Nasional Jakarta

    Tokoh di Balik Emas Monas: Jejak Sunyi Teuku Markam yang Terpinggirkan Sejarah

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 198
    • 0Komentar

    JAKARTA,kabaristana.com | Monumen Nasional berdiri megah sebagai ikon kebanggaan Indonesia di jantung Jakarta. Lidah api berlapis emas murni yang menjulang di puncaknya melambangkan semangat perjuangan dan kemerdekaan bangsa. Namun, di balik kilau emas itu, sejarah menyimpan kisah sunyi seorang pengusaha nasionalis yang jasanya nyaris terhapus dari ingatan publik: Teuku Markam. Penyumbang Terbesar Emas Monas Pada […]

expand_less