Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Diduga Gunakan Jalan Umum dan Dekati Permukiman, Aktivitas Hauling Batu Bara di Barito Utara Disorot Keras

Diduga Gunakan Jalan Umum dan Dekati Permukiman, Aktivitas Hauling Batu Bara di Barito Utara Disorot Keras

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kalimantan Tengah, (Kabaristana.com) – Aktivitas angkutan batu bara (hauling) yang melintasi jalan umum di wilayah Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, terus memicu sorotan warga. Selain mempertanyakan kepatuhan terhadap regulasi, masyarakat juga menyoroti lokasi operasional tambang yang berada dekat permukiman dan akses jalan raya.

Tim media bersama warga memunculkan sorotan tersebut setelah melakukan penelusuran lapangan. Dari hasil temuan awal, tim menemukan aktivitas yang berkaitan dengan operasional PT Mega Multi Energi berada cukup dekat dengan lingkungan tempat tinggal warga dan jalur jalan umum yang setiap hari digunakan masyarakat.

Aktivitas Hauling di Jalur Publik

Sebelumnya, warga mengamati peningkatan lalu lintas truk pengangkut batu bara dari Desa Sikui menuju Desa Hajak KM 18 dengan jarak sekitar 28 kilometer. Selain itu, truk roda enam rutin melintas menggunakan jalur publik.

Karena itu, masyarakat mempertanyakan legalitas penggunaan jalan tersebut. Warga menilai jalan itu merupakan akses utama masyarakat, bukan jalan khusus pertambangan.

“Yang kami pertanyakan, apakah ini sudah sesuai aturan atau belum. Karena masyarakat menerima dampaknya secara langsung,” ujar Hendriwon T.K., warga Desa Sikui.

Temuan Kedekatan dengan Permukiman

Berdasarkan penelusuran lapangan, tim media dan warga menemukan aktivitas pertambangan cukup dekat dengan permukiman dan jalan raya. Namun, hingga kini instansi terkait belum mempublikasikan dokumen resmi untuk memastikan kesesuaian jarak tersebut dengan standar teknis dan tata ruang.

Oleh sebab itu, masyarakat meminta instansi berwenang segera melakukan verifikasi lapangan agar polemik tidak terus berkembang.

Dampak yang Dikeluhkan Warga

Warga mengaku merasakan sejumlah dampak akibat aktivitas hauling tersebut. Aktivitas hauling meningkatkan debu di sekitar permukiman, merusak jalan, dan menambah risiko kecelakaan lalu lintas. Bahkan, sebagian warga mulai khawatir terhadap potensi gangguan kesehatan.

Meski demikian, pemerintah maupun pihak terkait belum merilis kajian ilmiah resmi mengenai besaran dampak yang muncul di tengah masyarakat. Karena itu, warga meminta penelitian lanjutan agar pemerintah dapat mengambil langkah yang tepat.

Regulasi dan Tuntutan Warga

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 mewajibkan perusahaan tambang menggunakan jalan khusus untuk mengangkut hasil tambang. Namun, perusahaan tetap dapat memakai jalan umum apabila perusahaan mengantongi izin resmi serta memenuhi syarat pengawasan dan perlindungan masyarakat.

Karena itu, warga mendesak pemerintah daerah, DPRD, dan aparat penegak hukum untuk mengaudit izin hauling, membuka informasi secara transparan, serta mengevaluasi dampak lingkungan dan sosial.

Selain itu, warga berharap pemerintah segera menertibkan aktivitas yang tidak sesuai aturan agar kondisi di lapangan tetap kondusif.

Menunggu Klarifikasi Resmi

Hingga berita ini terbit, PT Mega Multi Energi maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. Sementara itu, redaksi masih terus berupaya memperoleh konfirmasi agar informasi tetap berimbang dan akurat.

Potensi Risiko

Sejumlah pihak menilai persoalan ini dapat memicu kerusakan infrastruktur, gangguan kesehatan masyarakat, hingga konflik sosial apabila pemerintah tidak segera menangani persoalan tersebut secara menyeluruh. Oleh karena itu, warga mendesak pemerintah segera mengambil langkah transparan dan sesuai aturan hukum.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya keseimbangan antara aktivitas ekonomi sektor pertambangan dan perlindungan kepentingan masyarakat. Karena itu, masyarakat berharap seluruh pihak mengedepankan transparansi, data yang akurat, dan kepatuhan terhadap hukum demi menjaga kepentingan bersama.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penghematan energi nasional Presiden Prabowo Subianto rapat kabinet di Istana Merdeka Jakarta

    Prabowo Siapkan Strategi Hemat Energi, WFH Jadi Opsi Redam Dampak Krisis Global

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 118
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto menyiapkan langkah penghematan energi nasional untuk menghadapi ketidakpastian pasokan global. Ia mendorong penerapan kerja dari rumah (WFH) satu hari dalam sepekan sebagai salah satu solusi. Prabowo membahas kebijakan tersebut bersama para menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/3/2026). Dalam rapat itu, ia menyoroti meningkatnya tensi geopolitik […]

  • pembatasan aktivitas politik warga asing Korea Selatan

    Warga Asing Ajukan Uji Materi ke MK Korea Selatan soal Larangan Aktivitas Politik

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 172
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Larangan politik warga asing di Korea Selatan kembali menjadi sorotan setelah kelompok advokasi hak asasi manusia Open Net Korea mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi Korea Selatan. Gugatan ini menilai aturan imigrasi yang berlaku membatasi kebebasan berekspresi penduduk asing. Open Net Korea menggugat Pasal 17-2 Undang-Undang Imigrasi. Pasal tersebut melarang seluruh aktivitas […]

  • Prabowo Subianto menghadiri forum bisnis Jepang dukung transisi energi Indonesia

    Bahlil Kawal Arahan Prabowo Subianto: Hilirisasi dan Transisi Energi Harus Berjalan Seiring

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 75
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah untuk menjalankan hilirisasi mineral dan mempercepat transisi energi demi memperkuat ekonomi serta ketahanan energi nasional. Pertama, Bahlil mengarahkan Kementerian ESDM untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri. Karena itu, pemerintah mendorong hilirisasi agar masyarakat merasakan manfaat ekonomi secara langsung. Selain itu, Bahlil […]

  • Prabowo Temui Prajurit Miangas saat kunjungan ke Pos TNI perbatasan

    Prabowo Singgah Dadakan ke Pos TNI di Miangas, Sapa Prajurit Penjaga Perbatasan RI-Filipina

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Presiden Prabowo Subianto menghentikan iring-iringan kendaraannya saat melintas di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu. Ia turun dari mobil untuk menyapa dua prajurit TNI yang berjaga di Pos TNI Angkatan Darat (Posad) Miangas. Kunjungan itu berlangsung di sela agenda kerja Presiden di Miangas. Sekretariat Presiden menyebut jadwal resmi tidak memasukkan […]

  • Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api dalam peristiwa korsleting listrik Ciracas yang membakar lima kontrakan di Jakarta Timur.

    Dugaan Korsleting Listrik Picu Kebakaran Lima Kontrakan di Ciracas

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 105
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Dugaan korsleting listrik memicu kebakaran lima rumah kontrakan di Jalan Asmin RT 02/RW 03, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Jumat siang. Kebakaran tersebut memengaruhi 19 warga dari lima kepala keluarga dengan kerugian sekitar Rp100 juta. Api muncul dari salah satu unit kontrakan lalu cepat menjalar ke bangunan lain di kawasan padat […]

  • aktivitas tambang Pulau Wawonii Sulawesi Tenggara

    Ampuh, Aktivitas Tambang Pulau Wawonii Diminta Dihentikan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Kendari (Kabaristana.com) – Aktivitas tambang di Pulau Wawonii kembali menjadi sorotan. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak pemerintah menghentikan seluruh kegiatan pertambangan di wilayah tersebut. Direktur Ampuh Sultra, Hendro, menyatakan saat ini masih ada lima Izin Usaha Pertambangan (IUP) aktif di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan. Empat IUP nikel dimiliki PT Gema […]

expand_less