Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Diduga Gunakan Jalan Umum dan Dekati Permukiman, Aktivitas Hauling Batu Bara di Barito Utara Disorot Keras

Diduga Gunakan Jalan Umum dan Dekati Permukiman, Aktivitas Hauling Batu Bara di Barito Utara Disorot Keras

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 225
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kalimantan Tengah, (Kabaristana.com) – Aktivitas angkutan batu bara (hauling) yang melintasi jalan umum di wilayah Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, terus memicu sorotan warga. Selain mempertanyakan kepatuhan terhadap regulasi, masyarakat juga menyoroti lokasi operasional tambang yang berada dekat permukiman dan akses jalan raya.

Tim media bersama warga memunculkan sorotan tersebut setelah melakukan penelusuran lapangan. Dari hasil temuan awal, tim menemukan aktivitas yang berkaitan dengan operasional PT Mega Multi Energi berada cukup dekat dengan lingkungan tempat tinggal warga dan jalur jalan umum yang setiap hari digunakan masyarakat.

Aktivitas Hauling di Jalur Publik

Sebelumnya, warga mengamati peningkatan lalu lintas truk pengangkut batu bara dari Desa Sikui menuju Desa Hajak KM 18 dengan jarak sekitar 28 kilometer. Selain itu, truk roda enam rutin melintas menggunakan jalur publik.

Karena itu, masyarakat mempertanyakan legalitas penggunaan jalan tersebut. Warga menilai jalan itu merupakan akses utama masyarakat, bukan jalan khusus pertambangan.

“Yang kami pertanyakan, apakah ini sudah sesuai aturan atau belum. Karena masyarakat menerima dampaknya secara langsung,” ujar Hendriwon T.K., warga Desa Sikui.

Temuan Kedekatan dengan Permukiman

Berdasarkan penelusuran lapangan, tim media dan warga menemukan aktivitas pertambangan cukup dekat dengan permukiman dan jalan raya. Namun, hingga kini instansi terkait belum mempublikasikan dokumen resmi untuk memastikan kesesuaian jarak tersebut dengan standar teknis dan tata ruang.

Oleh sebab itu, masyarakat meminta instansi berwenang segera melakukan verifikasi lapangan agar polemik tidak terus berkembang.

Dampak yang Dikeluhkan Warga

Warga mengaku merasakan sejumlah dampak akibat aktivitas hauling tersebut. Aktivitas hauling meningkatkan debu di sekitar permukiman, merusak jalan, dan menambah risiko kecelakaan lalu lintas. Bahkan, sebagian warga mulai khawatir terhadap potensi gangguan kesehatan.

Meski demikian, pemerintah maupun pihak terkait belum merilis kajian ilmiah resmi mengenai besaran dampak yang muncul di tengah masyarakat. Karena itu, warga meminta penelitian lanjutan agar pemerintah dapat mengambil langkah yang tepat.

Regulasi dan Tuntutan Warga

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 mewajibkan perusahaan tambang menggunakan jalan khusus untuk mengangkut hasil tambang. Namun, perusahaan tetap dapat memakai jalan umum apabila perusahaan mengantongi izin resmi serta memenuhi syarat pengawasan dan perlindungan masyarakat.

Karena itu, warga mendesak pemerintah daerah, DPRD, dan aparat penegak hukum untuk mengaudit izin hauling, membuka informasi secara transparan, serta mengevaluasi dampak lingkungan dan sosial.

Selain itu, warga berharap pemerintah segera menertibkan aktivitas yang tidak sesuai aturan agar kondisi di lapangan tetap kondusif.

Menunggu Klarifikasi Resmi

Hingga berita ini terbit, PT Mega Multi Energi maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. Sementara itu, redaksi masih terus berupaya memperoleh konfirmasi agar informasi tetap berimbang dan akurat.

Potensi Risiko

Sejumlah pihak menilai persoalan ini dapat memicu kerusakan infrastruktur, gangguan kesehatan masyarakat, hingga konflik sosial apabila pemerintah tidak segera menangani persoalan tersebut secara menyeluruh. Oleh karena itu, warga mendesak pemerintah segera mengambil langkah transparan dan sesuai aturan hukum.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya keseimbangan antara aktivitas ekonomi sektor pertambangan dan perlindungan kepentingan masyarakat. Karena itu, masyarakat berharap seluruh pihak mengedepankan transparansi, data yang akurat, dan kepatuhan terhadap hukum demi menjaga kepentingan bersama.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Audiensi GASKAN dengan Kejaksaan Negeri Majalengka terkait dugaan pemalsuan tanda tangan dalam kasus pencabulan anak.

    GASKAN Kawal Kasus Pencabulan Anak: Ditemukan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan & Berkas Cacat Formil

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Majalengka, (kabaristana.com) – Sekretaris Jenderal Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN), Andi Muhammad Rifaldy, mendampingi Ashima Dinilah, ibu dari dua anak korban dugaan pencabulan dan pemerkosaan, dalam pertemuan di Kejaksaan Negeri Majalengka pada Juni 2026. Pertemuan berlangsung di ruang kerja lantai dua Kejaksaan Negeri Majalengka. Kepala Seksi Pidana Umum Heri J, Jaksa Penuntut Umum Citra, tim […]

  • nelayan pesisir Lombok Barat dalam konteks edukasi nelayan cegah ilegal

    KKP dan Australia Edukasi Nelayan Cegah Penangkapan Ilegal

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan Australia Fisheries Management Authority (AFMA) mengedukasi masyarakat pesisir di Buton dan Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Program ini bertujuan mencegah nelayan Indonesia menangkap ikan secara ilegal di perairan Australia. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, mengatakan program ini menyasar nelayan, keluarga nelayan, pemilik kapal, dan […]

  • pembangunan 22 proyek strategis Bali untuk pemerataan ekonomi

    Bali Gaspol Bangun 22 Proyek Strategis, Fokus Atasi Macet hingga Pemerataan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Denpasar, (Kabaristana.com) || Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bersama daerah Sarbagia mempercepat pembangunan 22 proyek strategis. Program ini menargetkan perbaikan konektivitas dan pemerataan ekonomi di seluruh Bali. Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan pemerintah awalnya merancang 20 proyek. Pemerintah pusat kemudian mengambil alih empat proyek melalui skema Proyek Strategis Nasional (PSN). Pemprov Bali lalu menambah enam proyek […]

  • Petani memanen sayuran hortikultura di lahan pertanian Kota Batu sebagai upaya menjaga produktivitas melalui Green House Kota Batu saat menghadapi fenomena bediding.

    Pemkot Batu Maksimalkan Green House Hadapi Ancaman Bediding

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)– Green House Kota Batu menjadi langkah utama Pemerintah Kota Batu untuk melindungi tanaman dari dampak fenomena bediding saat musim kemarau. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Hendry Suseno, mengatakan fasilitas tersebut membantu petani menjaga suhu dan kondisi tanaman agar tetap optimal ketika suhu udara menurun. Solusi Hadapi Bediding Pemerintah Kota Batu […]

  • KPIT Dukung Pemberantasan Korupsi dalam konferensi pers di Jakarta

    Darurat Korupsi, Ketua KPIT Ichi Amahoru Apresiasi Aparat Penegak Hukum dalam Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Ketua Umum Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT), Ichi Amahoru, menyatakan keprihatinannya terhadap maraknya praktik korupsi di berbagai sektor pemerintahan. Menurutnya, korupsi menjadi ancaman serius yang menghambat pembangunan nasional, merusak kepercayaan publik, dan mengurangi kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Ichi menilai Indonesia kini berada dalam kondisi darurat korupsi. Ia mengibaratkan korupsi sebagai penyakit kanker […]

  • Dugaan limbah ban bekas yang diduga melibatkan oknum pejabat KUPP Molawe menjadi sorotan GMH Sultra-Jakarta.

    Ketua GMH Sultra-Jakarta Soroti Dugaan Praktik Penjualan Limbah dan Gratifikasi di Kawasan Berikat Morosi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Hukum Sulawesi Tenggara (GMH) Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan penjualan limbah ban bekas dan gratifikasi yang menyeret nama oknum pejabat di Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe. Abdi mengatakan, GMH Sultra-Jakarta menerima informasi dan laporan masyarakat mengenai dugaan penjualan limbah ban bekas […]

expand_less