Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dipanggil Prabowo ke Istana, Menhut Raja Juli Siapkan Laporan Pendanaan 57 Taman Nasional

Dipanggil Prabowo ke Istana, Menhut Raja Juli Siapkan Laporan Pendanaan 57 Taman Nasional

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • visibility 206
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk menghadiri rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis siang. Pertemuan berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB.

Raja Juli mengatakan ia belum mengetahui agenda rapat tersebut. Meski begitu, ia membawa sejumlah bahan laporan terkait sektor kehutanan.

“Saya diminta menghadap pukul 13.30 WIB. Agendanya belum saya ketahui,” kata Raja Juli kepada wartawan di kompleks Istana.

Ia menyiapkan laporan tentang pengelolaan taman nasional. Ia juga menyiapkan konsep pembentukan satuan tugas pendanaan taman nasional.

Pemerintah Cari Sumber Pendanaan Baru

Raja Juli menjelaskan pemerintah ingin memperkuat pendanaan taman nasional. Saat ini pengelolaan kawasan konservasi masih bergantung pada APBN.

Indonesia memiliki 57 taman nasional. Banyak kawasan membutuhkan dukungan anggaran yang lebih besar.

Karena itu, Kementerian Kehutanan mencari sumber pendanaan baru di luar APBN. Pemerintah ingin meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan konservasi.

“Kami ingin taman nasional Indonesia menjadi kawasan konservasi berkelas dunia,” ujar Raja Juli.

Satgas Siapkan Strategi Pembiayaan

Kementerian Kehutanan merancang Satgas Pembiayaan Taman Nasional. Tim ini akan menyusun strategi pendanaan jangka panjang.

Satgas akan menyusun kerangka investasi untuk taman nasional. Tim juga akan meninjau regulasi yang mengatur kerja sama pendanaan.

Selain itu, pemerintah ingin memperluas kemitraan dengan sektor swasta. Kerja sama tersebut diharapkan mendukung konservasi secara berkelanjutan.

Contoh Model Pendanaan Konservasi

Kementerian Kehutanan mempelajari beberapa model pendanaan konservasi. Salah satunya program perlindungan gajah melalui Peusangan Elephant Conservation Initiative di Aceh.

Pemerintah juga mengembangkan proyek karbon di Taman Nasional Way Kambas, Lampung. Proyek ini berpotensi menjadi proyek offset karbon pertama di kawasan taman nasional Indonesia.

Skema tersebut membuka peluang pendanaan dari pasar karbon sukarela. Pemerintah berharap skema itu dapat memperkuat pembiayaan konservasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • stok pangan nasional aman hadapi el nino 2026 dengan cadangan beras dan distribusi logistik terjaga

    Stok Pangan Nasional Aman Hadapi El Nino 2026

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Pemerintah menjaga stok pangan nasional menjelang potensi El Nino 2026. Langkah ini penting untuk memastikan pasokan tetap stabil dan kebutuhan masyarakat terpenuhi selama musim kemarau panjang. Ketersediaan Beras Nasional Tetap Aman Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan cadangan beras berada dalam kondisi aman.Saat meninjau gudang Bulog di Sidoarjo, Jawa Timur, ia menyampaikan bahwa stok […]

  • Global Connect Shenzhen mempertemukan inovator teknologi China dan investor global di Shenzhen

    Inovator China dan Investor Global Bertemu di Shenzhen, Perkuat Ekspansi Teknologi ke Pasar Dunia

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta,(kabaristana.com) – Global Connect Show (GCS) Shenzhen 2026 mempertemukan perusahaan teknologi China dengan investor, media internasional, dan pelaku bisnis dari berbagai negara. Forum yang berlangsung di Shenzhen, Provinsi Guangdong, Senin (1/6), itu bertujuan memperkuat akses merek-merek China ke pasar global. Pendiri sekaligus CEO Global Connect Show, Chris Pereira, mengatakan GCS berfokus membangun hubungan bisnis yang berkelanjutan. […]

  • penangkapan LSM Konawe tambang oleh aparat kepolisian

    Penangkapan LSM Konawe Tuai Kecurigaan: Diduga Ada Permainan PT ST Nickel dan Oknum Aparat

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Penangkapan sejumlah oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Konawe memicu polemik. Kasus ini langsung menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Aparat menyebut penangkapan itu sebagai bagian dari penegakan hukum. Namun, situasi berkembang cepat. Publik mulai menduga adanya skenario yang melibatkan perusahaan tambang PT ST Nickel Resources bersama oknum aparat. Aktivis Soroti […]

  • oratorium tambang nikel untuk cegah kerusakan lingkungan Indonesia

    Krisis Lingkungan, Nusantara Forest Watch Desak Pemerintah Moratorium Seluruh Perusahaan Nikel di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Fikry
    • visibility 2.176
    • 1Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Moratorium tambang nikel kembali menjadi sorotan setelah Nusantara Forest Watch (NFW) mendesak pemerintah menghentikan sementara seluruh aktivitas pertambangan nikel di Indonesia. NFW menilai ekspansi industri nikel terus memperparah kerusakan lingkungan dan memperlebar konflik sosial di daerah tambang. Direktur Eksekutif Nusantara Forest Watch, Arin Fahrul Sanjaya, menyebut lemahnya pengawasan negara sebagai penyebab utama. […]

  • PROSES HUKUM DIBAWAH TANGAN? Tim Hukum Vanessa Soroti Pelimpahan Tahap II Tanpa Administrasi & Pendampingan, Penyidik Bilang: “Terserah Kami”

    PROSES HUKUM DIBAWAH TANGAN? Tim Hukum Vanessa Soroti Pelimpahan Tahap II Tanpa Administrasi & Pendampingan, Penyidik Bilang: “Terserah Kami”

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Rivaldi
    • visibility 396
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Kamis, 9 April 2026 Proses penyerahan tersangka dan barang bukti atau Tahap II menjadi bagian penting dalam penegakan hukum. Proses ini harus menjunjung tinggi hak asasi manusia serta mengikuti ketentuan hukum acara pidana. Namun demikian, dalam kasus Vanessa, tim hukum menilai penyidik tidak menjalankan prosedur tersebut dengan benar. Hak Pendampingan Hukum Harus […]

  • Ilustrasi penyelidikan AS Singapura yang menyoroti perdagangan internasional, industri manufaktur, dan dugaan kerja paksa.

    Penyelidikan AS Singapura Jadi Sorotan Global

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Penyelidikan AS Singapura kini menarik perhatian internasional. Amerika Serikat melalui United States Trade Representative (USTR) menyelidiki praktik perdagangan Singapura, terutama di sektor manufaktur dan pengawasan kerja paksa. Langkah ini menunjukkan peningkatan perhatian AS terhadap praktik industri di Asia. Pemerintah AS juga memasukkan Singapura dalam daftar negara yang perlu evaluasi lebih lanjut. Fokus Penyelidikan Perdagangan […]

expand_less