Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » IMPH: Kejagung Jangan Tebang Pilih, Segera Periksa Dirut PT TSHI

IMPH: Kejagung Jangan Tebang Pilih, Segera Periksa Dirut PT TSHI

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 342
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, kabaristana.com Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia segera memeriksa Direktur Utama PT Toshida Indonesia (TSHI) berinisial LSO. IMPH menilai LSO memiliki keterkaitan dalam dugaan suap yang menyeret Ketua Ombudsman RI.

Kasus tersebut mencuat setelah Ombudsman RI menerbitkan surat koreksi kepada Kementerian Kehutanan terkait persoalan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) periode 2013–2025 pada Jumat (9/5/2026).

Ketua Umum IMPH, Rendy Salim, menilai surat koreksi itu memunculkan dugaan intervensi dan penyalahgunaan kewenangan. Selain itu, ia menyebut surat tersebut memberi ruang kepada PT TSHI untuk menghitung kewajiban PNBP secara mandiri.

“Penerbitan surat koreksi itu menimbulkan tanda tanya besar. Ombudsman RI diduga memberi ruang kepada perusahaan untuk menghitung sendiri beban PNBP yang wajib disetorkan,” kata Rendy kepada awak media.

Karena itu, Rendy menilai kondisi tersebut berpotensi mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan penerimaan negara.

IMPH Minta Kejagung Bertindak Tegas

IMPH meminta Kejaksaan Agung tidak berhenti pada pemeriksaan pihak tertentu saja. Bahkan, organisasi itu mendesak penyidik segera memanggil dan memeriksa LSO untuk mengungkap pihak lain yang diduga terlibat.

“Kejaksaan Agung tidak boleh tebang pilih. Penegakan hukum harus berjalan objektif dan menyentuh semua pihak,” ujar Rendy.

Selain itu, IMPH menduga LSO memiliki hubungan dengan dugaan pemberian suap kepada Hery Susanto saat masih menjabat anggota Komisioner Ombudsman RI.

Selanjutnya, IMPH meminta aparat penegak hukum menelusuri aliran dana dan komunikasi antar pihak. Dengan demikian, penyidik dapat membongkar dugaan praktik korupsi secara menyeluruh.

IMPH Tegaskan Akan Kawal Kasus

IMPH menilai kasus ini merusak integritas lembaga negara yang seharusnya berdiri independen sebagai pengawas pelayanan publik.

Di sisi lain, IMPH menegaskan dugaan suap tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap Ombudsman RI. Oleh sebab itu, organisasi tersebut meminta aparat penegak hukum bekerja secara profesional dan transparan.

Sebagai bentuk komitmen, IMPH akan terus mengawal perkembangan kasus. Bahkan, organisasi itu berencana menyampaikan laporan resmi dan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Agung RI.

Terakhir, IMPH meminta aparat memastikan tidak ada pihak yang kebal hukum di Indonesia.

  • Penulis: Brian Putra

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pinjaman Daerah Konawe Selatan didukung tokoh pemuda

    Pemanfaatan Pinjaman Daerah Rp200 Miliar Dinilai Mampu Percepat Pembangunan di Konsel

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Konawe Selatan, Kabaristana.com – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp200 miliar mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Mereka menilai langkah itu mampu mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pemkab Konawe Selatan akan menggunakan dana pinjaman tersebut untuk membangun dan meningkatkan ruas jalan serta jembatan. Proyek itu menjadi prioritas karena […]

  • MTQ Internasional Istiqlal di Masjid Istiqlal Jakarta

    Pemuda Masjid dari Tujuh Negara Ikuti MTQ Internasional di Istiqlal

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 163
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Pemuda masjid dari tujuh negara akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada 23–25 Mei 2026. Kegiatan itu melibatkan peserta dari 26 provinsi di Indonesia. Presiden Pemuda Masjid Dunia, Said Aldi Al Idrus, mengatakan agenda tersebut menjadi ajang mempererat persaudaraan umat Islam antarnegara. “Insyaallah pada 23 sampai 25 […]

  • pers mahasiswa dalam Seminar Nasional Jurnalistik di Universitas Bina Bangsa Serang

    Peran Pers Mahasiswa dalam Menjaga Demokrasi Kampus

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 325
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Ruang kebebasan berekspresi di kampus menghadapi tantangan serius di tengah menguatnya disinformasi dan tekanan terhadap independensi pers. Dalam situasi itu, pers mahasiswa memegang peran penting sebagai penopang awal demokrasi dan pengawal nalar kritis di lingkungan akademik. Isu tersebut mencuat dalam Seminar Nasional Jurnalistik bertema Peran Pers Mahasiswa dalam Demokrasi yang berlangsung di […]

  • Dana Mudik Lebaran 2026: Pemerintah Gelontorkan Rp911,16 M

    Dana Mudik Lebaran 2026: Pemerintah Gelontorkan Rp911,16 M

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) —Dana Mudik Lebaran 2026 menjadi langkah strategis pemerintah untuk mengelola arus mudik dan balik Idulfitri secara aman dan terkoordinasi. Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp911,16 miliar, guna memastikan layanan transportasi publik berjalan lancar, keselamatan perjalanan meningkat, serta biaya perjalanan tetap terjangkau bagi masyarakat. (10/02/2026). Melalui kebijakan ini, Pemerintah Indonesia menegaskan peran aktif negara dalam […]

  • Aktivitas tambang ilegal Pulau Wawonii mengancam lingkungan

    Tambang Ilegal Bukan Sekadar Soal Izin, tapi Soal Masa Depan Wawonii

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 478
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Tambang ilegal Pulau Wawonii kembali memicu kegelisahan publik setelah pemerintah menerbitkan izin baru di wilayah pulau kecil tersebut. Kebijakan ini melanggar semangat perlindungan pulau kecil dan mengancam ruang hidup warga. Sejak awal, polemik tambang ilegal Pulau Wawonii bukan sekadar soal administrasi, melainkan soal kepastian hukum dan keselamatan lingkungan. Pemerintah Harus Taat Hukum […]

  • Pendidikan kritis di sekolah Indonesia masih lemah, terlihat dari suasana ruang kelas yang menekankan kepatuhan dan kelulusan dibandingkan kemampuan berpikir kritis siswa.

    Sekolah Rajin Meluluskan, Tapi Tak Mengajarkan Berpikir

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 512
    • 3Komentar

    Sekolah Rajin Meluluskan, Tapi Tak Mengajarkan Berpikir, Artinya: sekolah menekankan kelulusan dan kepatuhan, sementara kemampuan berpikir kritis dan mandiri kurang dibangun. Jakarta, kabaristana.com | Pendidikan kritis di sekolah Indonesia belum menjadi fondasi utama pembelajaran, karena sistem pendidikan masih lebih menekankan kelulusan dan kepatuhan dibandingkan kemampuan berpikir mandiri dan reflektif. Ruang Kelas yang Menuntut Kepatuhan Di […]

expand_less