Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Kementerian Ramai-ramai Minta Tambahan Anggaran Buat Tahun Depan

Kementerian Ramai-ramai Minta Tambahan Anggaran Buat Tahun Depan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) – Sejumlah menteri dalam Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mengajukan tambahan anggaran untuk Tahun Anggaran 2027. Usulan itu muncul dalam rapat kerja bersama DPR RI terkait Pembicaraan Pendahuluan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2027.

Kementerian Pertahanan mencatat usulan tambahan anggaran terbesar, yakni mencapai Rp195 triliun. Selain itu, sejumlah kementerian lain juga meminta tambahan dana untuk menjalankan program prioritas nasional.

Kemenperin Perkuat Hilirisasi dan IKM

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,59 triliun dari pagu indikatif 2027 sebesar Rp2,04 triliun. Jika DPR menyetujui usulan tersebut, total anggaran Kementerian Perindustrian mencapai Rp3,6 triliun.

Kementerian Perindustrian akan memakai tambahan anggaran itu untuk restrukturisasi mesin industri, penguatan industri kecil dan menengah (IKM), hilirisasi sumber daya alam, pendidikan vokasi, serta pengembangan sistem informasi industri.

“Kami mengusulkan kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp1,59 triliun untuk memperkuat pelaksanaan program-program prioritas yang berdampak langsung bagi peningkatan produktivitas, daya saing, program hilirisasi, penguatan industri kecil menengah, pengembangan sumber daya manusia industri, serta transformasi industri nasional,” kata Agus dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI.

Kementan Fokus pada Kedaulatan Pangan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta tambahan anggaran sebesar Rp22,43 triliun dari pagu indikatif Rp23,23 triliun.

Kementerian Pertanian akan mengarahkan tambahan anggaran tersebut untuk memenuhi target Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN), terutama pada klaster kedaulatan pangan. Program itu mencakup pengembangan komoditas strategis seperti gabah, jagung, kedelai, kelapa sawit, tebu, kopi, kelapa, kakao, pala, lada, susu, telur, dan daging.

Selain memimpin Kementerian Pertanian, Amran juga mengusulkan tambahan anggaran bagi Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebesar Rp17,73 triliun. Bapanas membutuhkan tambahan dana itu untuk mendukung target pembangunan pangan nasional dan menjalankan berbagai program pemerintah di sektor pangan.

Kemenkop dan KKP Dorong Program Prioritas

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp1,34 triliun dari pagu indikatif Rp542,88 miliar.

Kementerian Koperasi berencana menggunakan dana tersebut untuk mempercepat operasionalisasi lebih dari 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta memperkuat pengembangan koperasi secara nasional.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meminta tambahan anggaran sebesar Rp30 triliun dari pagu indikatif Rp15,63 triliun.

Kementerian Kelautan dan Perikanan akan memanfaatkan tambahan anggaran itu untuk membangun Kampung Nelayan Merah Putih, merevitalisasi tambak, dan memberdayakan masyarakat pesisir.

Menurut Trenggono, tambahan anggaran tersebut juga mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Kemendag Masih Bahas Pagu Indikatif

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan pembahasan pagu indikatif tahun 2027 masih berlangsung. Karena itu, Kementerian Perdagangan belum memastikan adanya tambahan anggaran.

Menurut Budi, pemerintah dan DPR masih membahas rincian anggaran di tingkat komisi sehingga belum ada keputusan final terkait besaran anggaran 2027.

Daftar Kementerian yang Ajukan Tambahan Anggaran 2027

Berikut daftar kementerian yang mengajukan tambahan anggaran Tahun Anggaran 2027:

  1. Kementerian Perindustrian: Rp1,59 triliun;
  2. Kementerian Pertanian: Rp22,43 triliun;
  3. Kementerian Koperasi: Rp1,35 triliun;
  4. Kementerian Kelautan dan Perikanan: Rp30 triliun;
  5. Kementerian UMKM: Rp1,52 triliun;
  6. Kementerian Agama: Rp27,9 triliun;
  7. Kementerian Pertahanan: Rp195 triliun;
  8. Kementerian ATR/BPN: Rp3,23 triliun;
  9. Kementerian Sosial: Rp22,49 triliun;
  10. Kementerian Dalam Negeri: Rp6,27 triliun.
  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPR RI Danang Wicaksana Sulistya saat rapat Komisi V DPR RI membahas isu keselamatan transportasi di Jakarta.

    Tabrakan KRL dan KA di Bekasi Timur, DPR Desak KNKT Ungkap Penyebab

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 128
    • 2Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Kecelakaan kereta di Bekasi Timur yang melibatkan KRL dan kereta jarak jauh memicu perhatian serius dari DPR RI. Anggota Komisi V, Danang Wicaksana Sulistya, mendesak KNKT segera mengungkap penyebab insiden tersebut. Danang menegaskan perlunya investigasi menyeluruh untuk memastikan sumber utama kecelakaan. Ia menyoroti kemungkinan faktor teknis, kesalahan manusia, serta kelemahan sistem pengamanan […]

  • konsulat Meksiko di AS saat isu tuduhan campur politik”

    Meksiko Bantah Tuduhan Campuri Politik AS, Tegaskan Konsulat Fokus Lindungi Warga

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 100
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Isu diplomatik antara Meksiko dan Amerika Serikat kembali menjadi perhatian publik setelah muncul laporan mengenai dugaan aktivitas politik oleh perwakilan diplomatik Meksiko di wilayah AS. Pemerintah Meksiko langsung menepis tuduhan tersebut dan memastikan seluruh layanan diplomatik berjalan sesuai aturan internasional. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menyatakan bahwa kantor konsulat negaranya tidak terlibat dalam […]

  • Ledakan Petasan Malang di rumah warga Desa Jenggolo Kepanjen

    Polres Malang Dalami Ledakan Petasan di Rumah, Satu Orang Tewas

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 46
    • 0Komentar

    MALANG, (kabaristana.com) – Polres Malang terus menyelidiki ledakan petasan yang terjadi di sebuah rumah di Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ledakan tersebut menewaskan seorang pria berinisial S (48) yang juga pemilik rumah. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (23/5) sekitar pukul 11.15 WIB dan mengejutkan warga sekitar. Mereka mendengar suara ledakan keras dari […]

  • pasar digital adil UMKM Indonesia

    Pemerintah Geser Strategi: UMKM Didorong Lebih Kompetitif di Era Pasar Digital

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 173
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemerintah kini mengubah arah kebijakan untuk mendorong UMKM berkembang lebih cepat. Sebelumnya, pemerintah menekankan pentingnya kehadiran UMKM di platform digital. Kini, pemerintah berfokus pada peningkatan kualitas usaha. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa fase “go online” sudah terlampaui. Oleh karena itu, pemerintah mendorong UMKM agar lebih produktif sekaligus kompetitif. […]

  • ilustrasi kasus jual beli jabatan Bogor di lingkungan ASN

    Pemkab Bogor Selidiki Dugaan Jual Beli Jabatan, 14 ASN Sudah Diperiksa

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 144
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Kasus jual beli jabatan Bogor memasuki fase krusial. Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Inspektorat mengusut dugaan praktik ilegal di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Tim investigasi memeriksa 14 ASN dan mengumpulkan bukti awal. Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyatakan tim masuk ke tahap investigasi mendalam. Tim mengumpulkan data, memverifikasi keterangan, dan […]

  • kondisi Kali Konaweeha akibat penambangan pasir ilegal

    Ampuh Sultra Resmi Melaporkan Dugaan Penambangan Pasir Ilegal Di Kali Konaweeha, Desak Polisi Segera Bertindak.

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 117
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sultra melaporkan dugaan penambangan pasir ilegal di Kali Konaweeha, Desa Tuoy, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe. Sejak awal, Ampuh Sultra mengumpulkan informasi dari lapangan. Kemudian, mereka menyampaikan laporan tersebut kepada aparat penegak hukum secara resmi. Enam Nama Terduga Mulai Terungkap Dalam laporannya, Ampuh Sultra menyebut enam orang yang […]

expand_less