Muktamar XXIII di Jakarta: Organ Bagian Alwashliyah Dorong Dedi Iskandar Batubara Jadi Calon Ketua Umum PB Alwashliyah
- account_circle Rahman
- calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
- visibility 83
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Baju putih Saibal Putra (Sekjend PP GP Al Washliyah) Sukri Soleh Sitorus (Sekjend PP HIMMAH
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (kabaristana.com) – Gelombang dukungan terhadap figur pemimpin baru PB Al Jam’iyatul Washliyah menjelang Muktamar XXIII di Jakarta terus menguat. Sejumlah pimpinan pusat organ bagian Alwashliyah secara terbuka mendorong Dedi Iskandar Batubara untuk maju sebagai calon Ketua Umum PB Alwashliyah periode mendatang.
Saat ini, Dedi Iskandar Batubara menjabat sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Alwashliyah Sumatera Utara sekaligus Anggota DPD RI. Banyak kader menilai Dedi mampu membawa transformasi dan energi baru bagi organisasi.
Rekam Jejak Jadi Modal Kepemimpinan
Sekretaris Jenderal PP Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA), H. Saibal Putra, menilai pengalaman Dedi menjadi modal penting. Menurutnya, kepemimpinan Dedi di Sumatera Utara telah membawa kemajuan bagi organisasi.
Selain itu, pengalaman Dedi di tingkat nasional memperkuat kapasitas dan jaringan yang dimilikinya. Karena itu, banyak kader menganggap Dedi layak memimpin PB Alwashliyah.
“Bang Dedi Iskandar Batubara adalah kader tulen yang memiliki kapasitas, integritas, dan jaringan luas. Kepemimpinan beliau di Sumatera Utara telah membawa kemajuan bagi organisasi. Sudah saatnya beliau membawa energi positif ini ke tingkat pusat melalui Muktamar XXIII di Jakarta,” ujar Saibal Putra di Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Mahasiswa Alwashliyah Beri Dukungan
Dukungan juga datang dari kalangan mahasiswa Alwashliyah. Sekretaris Jenderal PP Himpunan Mahasiswa Alwashliyah (HIMMAH), Sukri Soleh Sitorus, menyatakan kesiapan mahasiswa untuk mendukung Dedi.
Menurut Sukri, Alwashliyah membutuhkan pemimpin yang visioner dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Selain itu, pemimpin baru harus mampu merangkul generasi muda.
“Kami di jajaran Pimpinan Pusat HIMMAH sangat menyambut baik apabila Bang DIB bersedia mencalonkan diri. Alwashliyah membutuhkan pemimpin yang visioner, adaptif, dan mampu merangkul generasi muda. Semua kriteria itu ada pada diri Dr. Dedi Iskandar Batubara,” tegas Sukri.
Muktamar Jadi Momentum Regenerasi
Muktamar XXIII Alwashliyah di Jakarta diperkirakan menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi. Forum tersebut juga menjadi ajang regenerasi kepemimpinan di tubuh PB Al Jam’iyatul Washliyah.
Sementara itu, dukungan dari berbagai organ bagian menunjukkan adanya aspirasi kuat dari kader di berbagai daerah. Mereka menginginkan pemimpin yang mampu memperkuat organisasi dan memperluas peran Alwashliyah.
Dengan demikian, dorongan terhadap Dedi Iskandar Batubara mencerminkan harapan kader terhadap lahirnya kepemimpinan baru. Kader juga berharap regenerasi kepemimpinan dapat memperkuat sinergi antara generasi senior dan generasi muda.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Tim Redaksi



Saat ini belum ada komentar