Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Hugua Ungkap Tambang Sultra Sumbang Rp188 Triliun, Daerah Terima Rp207 Miliar

Hugua Ungkap Tambang Sultra Sumbang Rp188 Triliun, Daerah Terima Rp207 Miliar

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kendari, (kabaristana.com) — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyoroti ketimpangan fiskal antara kontribusi sektor pertambangan terhadap penerimaan negara dan dana transfer yang kembali ke daerah.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menyebut sektor pertambangan Sultra menghasilkan nilai produksi hingga Rp188 triliun bagi negara. Namun, dana transfer yang kembali ke daerah disebut hanya sekitar Rp207 miliar.

Hugua menyampaikan hal itu saat membuka Forum Ekonomi Regional Sulawesi Seri VII bertajuk “Mewujudkan Sumber Daya Berbasis Ekoteologi” di Kendari, Rabu (26/8/2026).

“Sulawesi Tenggara memberi kontribusi Rp188 triliun dari sektor tambang untuk negara, walaupun kembali ke daerah dalam bentuk transfer daerah cuma Rp207 miliar, bukan triliun,” kata Hugua.

Menurut Hugua, perbedaan tersebut berkaitan dengan mekanisme pengelolaan keuangan negara dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebagian besar penerimaan dari sektor sumber daya alam masuk ke dalam penerimaan pemerintah pusat melalui mekanisme yang berlaku.

Ia meminta pemerintah kabupaten dan kota di Sultra memahami kondisi fiskal tersebut saat menyusun program pembangunan.

“Begitu Bapak-Bapak Bupati mendapati hanya Rp207 miliar, siap? Itu kan bentuk pilihan kita bernegara namanya NKRI. Bumi dan air dan segala isinya dikuasai negara,” ujarnya.

Hugua juga menjelaskan bahwa pertambangan bukan sektor terbesar dalam struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sultra. Sektor tersebut menyumbang sekitar 20 persen terhadap PDRB daerah.

Sementara itu, sektor pertanian memberikan kontribusi sekitar 23 persen. Adapun sektor perdagangan menyumbang sekitar 15 hingga 18 persen.

Ekonomi Sultra Tumbuh 5,6 Persen

Hugua mengatakan ekonomi Sultra saat ini tumbuh sekitar 5,6 persen. Pertumbuhan tersebut lebih banyak ditopang sektor pertanian dan perdagangan dibandingkan pertambangan.

“Pertumbuhan ekonomi kita sekarang 5,6 persen. Dari mana? Lebih besar dipengaruhi oleh sektor pertanian dan perdagangan umum,” katanya.

Menurut dia, struktur tersebut menunjukkan pentingnya pemerintah daerah memperkuat sektor ekonomi yang memiliki keterkaitan langsung dengan masyarakat.

Pertanian, kata Hugua, memiliki peran penting karena menyerap tenaga kerja dan menggerakkan rantai pasok ekonomi di tingkat daerah. Perdagangan juga menjadi bagian penting dalam menjaga aktivitas ekonomi masyarakat.

Karena itu, ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak menjadikan pertambangan sebagai satu-satunya tumpuan pembangunan ekonomi.

Hugua Minta Tambang Dikelola Bijaksana

Hugua menekankan bahwa aktivitas pertambangan harus berjalan dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, eksploitasi sumber daya alam tanpa pengelolaan yang baik dapat menimbulkan tekanan terhadap ekosistem.

“Tetapi sebagai bagian dari NKRI, ayo kita kelola tambang dengan bijaksana. Jangan sampai ekosistemnya kita kelola semau-maunya,” tegasnya.

Ia juga meminta kepala daerah lebih rasional dalam memetakan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemerintah daerah, lanjutnya, perlu menyesuaikan program pembangunan dengan kemampuan fiskal yang tersedia.

Hugua berharap Forum Ekonomi Regional Sulawesi menghasilkan rekomendasi mengenai pola pembagian hasil sumber daya alam yang lebih mampu mendukung pembangunan daerah penghasil.

Ia menilai daerah penghasil mineral membutuhkan dukungan kebijakan dan pembangunan infrastruktur yang memadai agar aktivitas ekonomi memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat setempat.

“Prinsipnya kita tetap mendukung komitmen nasional, tetapi pengelolaan sumber daya alam Sulawesi Tenggara harus benar-benar bermuara pada kemakmuran masyarakat di daerah,” pungkas Hugua.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Syd

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • larangan gajah tunggang di lembaga konservasi Indonesia

    Larangan Gajah Tunggang Berlaku Nasional di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Larangan gajah tunggang kini berlaku secara nasional di Indonesia. Melalui kebijakan ini, pemerintah menghentikan atraksi yang mengeksploitasi gajah dan berpotensi merugikan kesejahteraan satwa dilindungi. Sebagai landasan kebijakan, Kementerian Kehutanan menerbitkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Nomor 6 Tahun 2025 tentang Penghentian Peragaan Gajah Tunggang di Lembaga Konservasi. Direktorat […]

  • Pengelolaan sampah berkelanjutan menjadi fokus pembekalan anggota DPRD PAN dalam Workshop Nasional di Jakarta.

    Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Jadi Agenda Utama PAN dalam Pembekalan Ribuan Anggota DPRD

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristna.com) – Pengelolaan sampah berkelanjutan menjadi fokus utama pelatihan nasional yang melibatkan 1.492 anggota DPRD Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dari seluruh Indonesia. Melalui kegiatan ini, PAN ingin memperkuat kemampuan legislator daerah dalam menyusun kebijakan lingkungan yang efektif dan berkelanjutan. Para peserta tidak hanya menerima materi di ruang pelatihan. Mereka juga belajar langsung dari […]

  • Prabowo Eksekusi Blok Masela untuk memperkuat ketahanan energi nasional

    Prabowo Eksekusi Blok Masela, Ichi Amahoru: Harapan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia Timur

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 373
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — Ketua Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT), Ichi Amahoru, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang merealisasikan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela. Menurutnya, keputusan tersebut menjadi tonggak penting untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan kesejahteraan di kawasan Indonesia Timur. Ichi menilai pemerintah akhirnya menjawab harapan masyarakat setelah proyek tersebut tertunda selama bertahun-tahun. Selain […]

  • Dua Polwan Polda Sultra Terpilih Jalankan Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah

    Dua Polwan Polda Sultra Terpilih Jalankan Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Kendari, (KABARISTANA.COM) — Dua Polisi Wanita (Polwan) asal Sulawesi Tenggara kembali menorehkan prestasi membanggakan. Brigpol Dwi Nurrohmah Muntalib, S.H., M.H. dan Briptu Azalya, S.H. terpilih untuk melaksanakan tugas kemanusiaan di Republik Afrika Tengah dalam sebuah misi internasional. Keberangkatan keduanya menjadi bagian dari kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi Polda Sultra, tetapi juga bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Mereka […]

  • Anggota DPR RI Danang Wicaksana Sulistya saat rapat Komisi V DPR RI membahas isu keselamatan transportasi di Jakarta.

    Tabrakan KRL dan KA di Bekasi Timur, DPR Desak KNKT Ungkap Penyebab

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 231
    • 2Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Kecelakaan kereta di Bekasi Timur yang melibatkan KRL dan kereta jarak jauh memicu perhatian serius dari DPR RI. Anggota Komisi V, Danang Wicaksana Sulistya, mendesak KNKT segera mengungkap penyebab insiden tersebut. Danang menegaskan perlunya investigasi menyeluruh untuk memastikan sumber utama kecelakaan. Ia menyoroti kemungkinan faktor teknis, kesalahan manusia, serta kelemahan sistem pengamanan […]

  • Prabowo dan PM Jepang bertemu bahas RI Jepang stabilitas global di Tokyo

    RI Jepang Stabilitas Global: Prabowo Dorong Peran Strategis di Dunia

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 228
    • 0Komentar

    TOKYO, (Kabaristana.com) || RI Jepang stabilitas global menjadi fokus dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Istana Akasaka, Selasa (31/3/2026). Prabowo menegaskan Indonesia dan Jepang harus mengambil peran nyata dalam menjaga stabilitas dunia. Ia menilai situasi geopolitik global semakin kompleks dan penuh tantangan. “Indonesia dan Jepang harus menjadi bagian penting […]

expand_less