Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » GMII Desak KPK Periksa Dugaan Intervensi Proyek dan Harta Tenaga Ahli DPR RI

GMII Desak KPK Periksa Dugaan Intervensi Proyek dan Harta Tenaga Ahli DPR RI

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (KABARISTANA.COM) — Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung KPK RI menyerukan penguatan pengawasan terhadap dugaan persoalan dalam pelaksanaan proyek pemerintah di Sulawesi Tenggara.

GMII juga menyoroti adanya dugaan yang berkaitan dengan transparansi harta kekayaan seorang Tenaga Ahli Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Dapil Sulawesi Tenggara, serta dugaan adanya intervensi dalam proyek Kementerian Pekerjaan Umum di Sulawesi Tenggara.

Edrian Saputra selaku koordinator aksi dapam orasinya menyampaikan, bahwa dugaan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui mekanisme pemeriksaan dan penyelidikan oleh lembaga penegak hukum maupun lembaga pengawasan yang berwenang. Adapun tudingan mengenai dugaan ketidaksesuaian harta dengan profil sumber penghasilan maupun dugaan intervensi proyek belum dapat dipandang sebagai fakta yang terbukti tanpa proses pemeriksaan dan pembuktian lebih lanjut.

“Komisi V DPR RI memang memiliki ruang lingkup kerja yang mencakup sektor infrastruktur, dan Kementerian Pekerjaan Umum merupakan salah satu mitra kerja Komisi V.” Tegas Edrian, Rabu (16/9/2026).

Dalam aksi tersebut, GMII membawa tiga tuntutan utama:

Pertama, mendesak KPK RI untuk melakukan pemeriksaan/audit sesuai kewenangan terhadap harta kekayaan Tenaga Ahli Wakil Ketua Komisi V DPR RI Dapil Sulawesi Tenggara yang disebut dalam seruan aksi diduga tidak sesuai dengan profil sumber penghasilannya.

Kedua, mendesak aparat penegak hukum untuk menyelidiki dugaan intervensi terhadap proyek Kementerian Pekerjaan Umum di Sulawesi Tenggara, termasuk dugaan adanya pihak kontraktor yang mengatasnamakan Wakil Ketua Komisi V DPR RI dengan inisial RB dalam memperoleh pekerjaan pemerintah.

Ketiga, mendesak KPK RI untuk melakukan pemeriksaan terhadap proyek-proyek strategis Kementerian Pekerjaan Umum di Sulawesi Tenggara sesuai kewenangannya, serta meminta agar pihak-pihak yang memiliki informasi terkait dugaan intervensi proyek tersebut dipanggil dan dimintai keterangan.

GMII menilai pengawasan terhadap proyek pemerintah penting dilakukan mengingat proyek dan anggaran sektor pekerjaan umum berkaitan langsung dengan pembangunan infrastruktur serta kepentingan masyarakat. Komisi V DPR RI sendiri dalam pembahasan tahun 2026 turut melakukan pengawasan terhadap program dan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum.

GMII menyatakan bahwa seruan tersebut bukan dimaksudkan untuk menghakimi pihak tertentu, melainkan mendorong lembaga yang memiliki kewenangan untuk melakukan klarifikasi, pemeriksaan, dan penyelidikan berdasarkan bukti,

Apabila setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran hukum, GMII meminta agar proses hukum dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Sebaliknya, apabila dugaan tersebut tidak terbukti, hasil pemeriksaan juga perlu disampaikan secara transparan kepada publik agar tidak menimbulkan spekulasi.

GMII berharap KPK RI, BPK RI, Kejaksaan Agung RI, serta instansi terkait dapat memberikan perhatian terhadap informasi dan tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut serta melakukan langkah sesuai kewenangan masing-masing.

(Rm)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kekerasan politik Kolombia terkait situasi politik nasional

    Kekerasan Politik di Kolombia Meningkat, Senator Nyaris Diculik Saat Presiden Laporkan Ancaman Pembunuhan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 246
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Kekerasan politik Kolombia kembali memicu perhatian luas. Kali ini, pelaku kriminal mencoba menculik seorang anggota Senat di wilayah konflik Cauca. Pada saat yang sama, Presiden Kolombia melaporkan adanya ancaman pembunuhan terhadap dirinya. Karena itu, publik kembali menyoroti lemahnya keamanan bagi pejabat negara. Upaya Penculikan di Cauca Sekelompok orang menghadang Aida Quilcue saat […]

  • Seragam Dilepas, Pengabdian Tak Berakhir: Ipda Hipni Pamit Setelah 37 Tahun Berdinas

    Seragam Dilepas, Pengabdian Tak Berakhir: Ipda Hipni Pamit Setelah 37 Tahun Berdinas

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Kayuagung, (kabaristana.com) — Bukan plakat, bukan pula bingkisan. Sepasang kambing menjadi cenderamata yang diberikan Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI) AKBP Eko Rubiyanto kepada Ipda Hipni dalam apel pelepasan purna bakti, Senin, 31 Agustus 2026. Momen tersebut berlangsung dalam suasana haru dan penuh kekeluargaan. Setelah 37 tahun mengenakan seragam Polri, Ipda Hipni resmi mengakhiri masa tugasnya […]

  • TNI tembak pesawat CIA, markas Central Intelligence Agency Amerika Serikat di Langley

    TNI Tembak Pesawat CIA: Operasi Mata-Mata AS Terbongkar di Indonesia

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Kasus TNI tembak pesawat CIA mencatat salah satu momen paling tegas dalam sejarah pertahanan Indonesia. Pada dasarnya, insiden ini menunjukkan bagaimana operasi mata-mata asing dapat berubah menjadi aksi bersenjata yang menimbulkan korban sipil. Akibatnya, kedaulatan negara dan keselamatan warga ikut terancam. Serangan udara pada akhir 1950-an itu langsung memukul wilayah konflik. Oleh […]

  • Tekanan korban kampus dalam surat klarifikasi IAI Rawa Aopa terkait dana KIP Kulia

    Puskom Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Korban Kekerasan Seksual di IAI Rawa Aopa

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 122
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com – Pusat Studi Konstitusi Indonesia (Puskom Indonesia) mengecam keras sikap IAI Rawa Aopa yang dianggap tidak berpihak kepada korban kekerasan seksual. Alih-alih memberikan perlindungan dan pendampingan, pihak kampus justru mengirim surat klarifikasi terkait dana KIP Kuliah kepada korban yang mengundurkan diri karena trauma. Polemik tersebut mencuat setelah pihak kampus mengirim surat tertanggal 18 […]

  • Taklimat Presiden Prabowo kepada rektor di Istana Kepresidenan Jakarta

    Empat Hal Penting Taklimat Presiden Prabowo kepada Rektor dan Guru Besar

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 377
    • 0Komentar

    JAKARTA,(kabaristana.com) – Prabowo Subianto menyampaikan empat poin utama saat memberikan taklimat kepada rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri serta swasta. Acara tersebut berlangsung di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis. Sebanyak 1.200 undangan menghadiri kegiatan ini. Para peserta berasal dari kalangan rektor dan guru besar perguruan tinggi di berbagai daerah. Sekretariat Kabinet menyampaikan informasi tersebut […]

  • Kejagung periksa lima saksi dugaan korupsi program MBG di BGN periode 2025–2026 untuk memperkuat bukti dan melengkapi berkas perkara.

    Kejagung Periksa 5 Saksi Dugaan Korupsi Tata Kelola Program MBG

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa lima saksi terkait dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN). Penyidik memeriksa lima saksi pada Selasa (1/9/2026). Pemeriksaan itu berkaitan dengan dugaan korupsi tata kelola program MBG periode 2025–2026. Kelima saksi berasal dari BGN dan pihak yayasan. Mereka terdiri atas empat […]

expand_less