Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Hamdan Zoelva Tolak Eksekusi Serta Merta Hotel Sultan, Nilai Tidak Mendesak dan Cacat Prosedur

Hamdan Zoelva Tolak Eksekusi Serta Merta Hotel Sultan, Nilai Tidak Mendesak dan Cacat Prosedur

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • visibility 182
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Kuasa hukum PT Indobuildco, Hamdan Zoelva, menolak rencana eksekusi serta merta yang dijadwalkan pada 18 Juni. Ia menilai langkah tersebut tidak memiliki urgensi dan tidak memenuhi syarat hukum acara perdata.

Hamdan menyampaikan pandangannya saat peluncuran buku Pontjo Sutowo: Jihad Melawan Ketidakadilan dan orasi tokoh nasional di Jakarta, Sabtu (13/6).

Tidak Ada Keadaan Mendesak

Hamdan menjelaskan bahwa hakim hanya dapat menjalankan putusan serta merta dalam kondisi tertentu. Menurutnya, pengadilan harus memastikan adanya ancaman hilangnya hak apabila putusan tidak segera dijalankan.

Ia mengutip pandangan Prof. Dr. Bagir Manan, S.H., mantan Ketua Mahkamah Agung, mengenai syarat pelaksanaan putusan serta merta.

“Kalau kita mendengar penjelasan Profesor Dr. Bagir Manan, S.H., yang juga mantan Ketua Mahkamah Agung, putusan serta merta itu hanya bisa dilakukan apabila jika tidak dilaksanakan, pihak tertentu akan kehilangan haknya. Tetapi dalam perkara ini, tidak ada urgensi seperti itu,” ujar Hamdan.

Hamdan menegaskan bahwa objek sengketa tetap berada di tempatnya. Penundaan eksekusi juga tidak menghilangkan hak salah satu pihak. Karena itu, ia menilai pengadilan tidak perlu mempercepat pelaksanaan eksekusi.

Jaminan Menjadi Syarat Penting

Hamdan juga menyoroti ketentuan hukum acara perdata yang mengharuskan pemohon menyediakan jaminan sebelum eksekusi berlangsung.

Menurutnya, jaminan itu memberi perlindungan hukum apabila putusan berubah pada tahap upaya hukum berikutnya. Kehadiran jaminan juga memberi kepastian bagi pihak yang mengalami kerugian.

“Menurut hukum acaranya, putusan serta merta hanya bisa dilaksanakan apabila ada jaminan dari pihak yang memohon eksekusi. Tujuannya agar apabila nanti putusan berubah, ada pihak yang bertanggung jawab atas akibat yang ditimbulkan,” katanya.

PT Indobuildco Tetap Menolak

PT Indobuildco mendasarkan penolakannya pada dua hal. Pertama, tidak ada keadaan yang mendesak. Kedua, pemohon belum memenuhi syarat prosedural.

Hamdan menilai pelaksanaan eksekusi tanpa memperhatikan kedua aspek tersebut dapat menimbulkan ketidakadilan.

“Kalau itu dipaksa untuk dilaksanakan, maka itu merupakan bentuk ketidakadilan dan ketidakpatutan. Bukan hanya kami yang menolak, tetapi semua pihak yang peduli terhadap keadilan seharusnya juga mempertanyakan pelaksanaan eksekusi tersebut,” tegasnya.

Pernyataan Hamdan menjadi sikap resmi PT Indobuildco terkait rencana eksekusi serta merta atas objek sengketa yang dijadwalkan pada 18 Juni.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kpk tahan pejabat bea cukai kasus suap

    KPK Tahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Terkait Suap Impor Barang KW

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 272
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Budiman Bayu Prasetyo (PBPK). Dengan penahanan ini, KPK menetapkan PBPK sebagai tersangka ketujuh dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi impor barang tiruan atau KW. Sebelumnya, KPK menetapkan PBPK sebagai tersangka pada 26 Februari 2026. Penetapan tersebut muncul setelah penyidik memeriksa […]

  • Wakil Ketua Komisi III DPR memimpin rapat pendidikan Polri berbasis HAM di DPR RI

    Komisi III DPR Tekankan Pendidikan Polri Berbasis HAM untuk Wujudkan Polisi Profesional

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 282
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Komisi III DPR RI menegaskan pentingnya pendidikan kepolisian yang menghormati nilai Hak Asasi Manusia (HAM). Wakil Ketua Komisi III, Dede Indra Permana, menyatakan kurikulum Polri harus membentuk aparat profesional dan berintegritas. Dede menilai Lemdiklat Polri memegang peran kunci dalam membentuk kualitas SDM Polri. Karena itu, Polri perlu memulai transformasi menuju konsep Presisi […]

  • ilustrasi gencatan senjata Israel Lebanon selama 10 hari dengan peran PBB

    RI Harapkan Gencatan Senjata Israel–Lebanon Berujung Perdamaian Permanen

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 260
    • 1Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — Pemerintah Indonesia menyambut gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Indonesia berharap kesepakatan ini mengarah pada perdamaian permanen. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Vahd Nabyl A. Mulachela, menyatakan bahwa Indonesia terus memantau proses perundingan. Ia menekankan pentingnya hasil nyata dari dialog tersebut. Indonesia mendesak semua pihak segera mengambil langkah konkret. Tujuannya […]

  • Gambar Gedung MK

    Produk Jurnalistik tidak bisa dituntut

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com– Produk jurnalistik tidak bisa dituntut secara pidana maupun perdata selama wartawan menjalankan tugas sesuai kaidah jurnalistik. Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK) menegaskan prinsip ini untuk melindungi kemerdekaan pers. Dengan penegasan tersebut, MK memberikan kepastian hukum bagi insan media di Indonesia. Selain itu, putusan ini memperjelas posisi hukum karya jurnalistik dalam sistem demokrasi. (27/01/2026). […]

  • penahanan vanessa dipersoalkan gaskan oleh aktivis keadilan

    GASKAN Sebut Penahanan Vanessa Bhayangkari Diduga Tidak Sah, Minta Penangguhan dan Gelar Perkara Khusus

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 317
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | 28 Februari 2026  Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) menyuarakan keberatan atas penahanan Bhayangkari Vanessa yang terjadi pada 12 Februari 2026. GASKAN menilai aparat melanggar sejumlah prosedur hukum dalam proses tersebut. Saat penahanan berlangsung, Vanessa hanya didampingi M. Yamin Nasution. Namun, Yamin sebelumnya telah menyatakan mundur dari tim kuasa hukum Vanessa pada 6 Februari […]

  • Ilustrasi Penyegelan lokasi tambang nikel ilegal Malut oleh pemerintah

    Satgas PKH Denda Rp500 Miliar Tambang Nikel Ilegal di Maluku Utara, Nama Gubernur Ikut Terseret

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Maluku Utara, Kabaristana.com | Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menjatuhkan denda Rp500 miliar terhadap aktivitas tambang nikel ilegal seluas 51,3 hektare di Maluku Utara. Satgas menemukan pelanggaran pemanfaatan kawasan hutan yang tidak sesuai perizinan. Satgas PKH di bawah pimpinan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin langsung menyegel sejumlah lokasi tambang. Tim menemukan pelanggaran tata ruang […]

expand_less