Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dasco Telepon Prabowo, Presiden Setujui TKD Aceh Tak Kena Efisiensi Anggaran

Dasco Telepon Prabowo, Presiden Setujui TKD Aceh Tak Kena Efisiensi Anggaran

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 380
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) | Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, berkomunikasi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto mengenai kebijakan efisiensi anggaran tahun berjalan. Dalam pembicaraan tersebut, Presiden memutuskan bahwa Transfer ke Daerah (TKD) untuk Aceh tidak terkena efisiensi anggaran pada tahun ini.

Dasco menjelaskan bahwa pemerintah mengambil keputusan ini setelah menilai kondisi pembangunan di Aceh. Pemerintah juga mempertimbangkan kebutuhan anggaran daerah agar berbagai program tetap berjalan.

Menurut Dasco, keberlanjutan TKD memiliki peran penting bagi stabilitas fiskal daerah. Dana tersebut juga mendukung program prioritas pemerintah daerah.

“Presiden menyampaikan bahwa TKD Aceh tetap berjalan normal tanpa efisiensi tahun ini. Dengan begitu, pembangunan dan pelayanan publik di Aceh tidak terganggu,” ujar Dasco.

Keputusan ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak di Aceh. Pemerintah daerah kini memiliki kepastian anggaran untuk menjalankan program pembangunan.

Selain itu, kepastian TKD membantu pemerintah daerah menjaga pelayanan masyarakat. Program pemulihan ekonomi daerah juga dapat berjalan lebih optimal.

Pemerintah pusat berharap Aceh dapat memanfaatkan kebijakan ini secara maksimal. Daerah diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah juga mendorong penguatan tata kelola pemerintahan daerah. Langkah ini penting agar penggunaan anggaran berjalan transparan dan efektif.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK suap Bupati Kuansing di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Jakarta

    KPK: Land Cruiser seharga Rp2,05 M untuk Suhardiman dibeli bekas

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 177
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Salah satu fokus penyidikan mengarah pada mobil Toyota Land Cruiser 300 GR-S senilai Rp2,05 miliar yang diduga menjadi bagian dari praktik suap. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan mobil tersebut berstatus […]

  • Harga Minyak Dunia APBN 2026 terdampak konflik Timur Tengah

    Harga Minyak Tembus US$80, Pemerintah Hitung Dampak ke APBN 2026

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 413
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Lonjakan harga minyak dunia memaksa pemerintah mengevaluasi asumsi makro dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Kenaikan ini terjadi setelah eskalasi konflik di Timur Tengah mendorong harga melampaui target awal. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pemerintah menetapkan asumsi Indonesian Crude Price (ICP) sebesar US$70 per barel. […]

  • GMH SULTRA-JAKARTA Desak Audit Investigatif dan Pengawasan Ketat Dugaan Penyimpangan Anggaran Dinas PRKPP Sultra

    GMH SULTRA-JAKARTA Desak Audit Investigatif dan Pengawasan Ketat Dugaan Penyimpangan Anggaran Dinas PRKPP Sultra

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Ketua Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, mendesak sejumlah lembaga negara segera mengusut dugaan penyimpangan anggaran di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PRKPP) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2024–2025. Abdi menegaskan pengelolaan keuangan daerah harus berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Karena itu, GMH Sultra-Jakarta meminta […]

  • KPK sita kontainer di Pelabuhan Tanjung Emas

    KPK Sita Kontainer Suku Cadang Impor di Pelabuhan Tanjung Emas, Diduga Terkait Kasus Korupsi Bea Cukai

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 242
    • 1Komentar

    Jakarta, (kabaristana,com) – Komisi Pemberantasan Korupsi menemukan kontainer berisi suku cadang kendaraan di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. Temuan itu menjadi bagian dari pengembangan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan tim penyidik menggeledah lokasi pada 12 Mei 2026. Setelah itu, tim penyidik mengamankan […]

  • Ashima dan keluarga korban menunggu di kediaman KDM demi memperjuangkan keadilan korban pencabulan

    GASKAN Soroti Kasus Pencabulan Dua Kakak Beradik, Ibu Bawa Korban Datangi Kediaman KDM Mencari Keadilan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 224
    • 1Komentar

    Subang, (kabaristana.com) – Ashima kembali mendatangi kediaman KDM di Subang pada Minggu (31/5/2026). Kali ini, ia mengajak dua anaknya yang menjadi korban dugaan pencabulan oleh ayah tiri. Ashima berharap KDM bersedia menerima dan mendengar langsung keterangan dari kedua anak tersebut. Ia ingin memastikan perjuangan keluarganya mendapatkan keadilan tidak berhenti di tengah jalan. “Saya sudah beberapa […]

  • Banjir Masih Merendam Kampung Melayu Hingga Hari Ini

    Banjir Masih Merendam Kampung Melayu Hingga Hari Ini

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com—Banjir Kampung Melayu masih bertahan hingga hari ini dan terus mengganggu aktivitas warga di Jakarta Timur. Genangan air memaksa sebagian warga bertahan di rumah, sementara warga lain memilih mengungsi ke lokasi yang lebih aman. (24/01/2026). Genangan Air Menghambat Aktivitas Warga Air masih menggenangi permukiman padat di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu. Warga menghadapi keterbatasan […]

expand_less