Sungai Tangsel Tercemar, Air Berubah Putih dan Menyengat
- account_circle Brian putra
- calendar_month Senin, 9 Feb 2026
- visibility 287
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar, Ilustrasi Bahan Kimia Pestisida, yang mengaliri Sungai di Tangerang Selatan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (kabaristana.com) -Sungai Tangsel tercemar dan menggegerkan warga setelah air berubah menjadi putih pekat serta mengeluarkan bau menyengat. Kondisi ini muncul pascakebakaran gudang pestisida di kawasan Taman Tekno, Serpong. (09/02/2026).
Setelah warga menemukan perubahan drastis pada kondisi air. Warna air tampak putih pekat dan mengeluarkan bau menyengat yang terasa kuat. Sungai tersebut mengalir di dekat kawasan permukiman warga Kota Tangerang Selatan.
Warga mulai resah karena sungai sering digunakan untuk aktivitas lingkungan. Mereka khawatir pencemaran ini dapat berdampak pada kesehatan dan keselamatan keluarga.
Lebih lanjut, Komandan Peleton Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Kota Tangerang Selatan menjelaskan bahwa sungai Tangsel tercemar akibat dampak dari kebakaran gudang pestisida di kawasan Taman Tekno, Serpong. Menurutnya, sisa bahan kimia dari lokasi kebakaran masuk ke saluran drainase dan terbawa aliran air menuju sungai.
Petugas pemadam kebakaran menggunakan air dalam jumlah besar saat proses pemadaman. Aliran air tersebut diduga membawa residu pestisida ke saluran terbuka di sekitar kawasan industri. Dari saluran itu, limbah mengalir ke sungai.
Petugas gabungan bersama Dinas Lingkungan Hidup segera turun ke lapangan. Mereka melakukan pemantauan langsung dan mengambil sampel air sungai. Pemeriksaan laboratorium bertujuan mengetahui kandungan zat berbahaya dalam air.
Warga mengeluhkan bau menyengat yang muncul sepanjang hari. Sebagian warga memilih menjauh dari sungai dan melarang anak-anak bermain di sekitar lokasi. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengimbau warga agar tidak menggunakan air sungai untuk aktivitas apa pun. Pemerintah juga meminta warga tetap waspada sambil menunggu hasil uji laboratorium. Hingga saat ini, petugas terus memantau kondisi sungai untuk mencegah pencemaran meluas ke wilayah lain.
- Penulis: Brian putra
- Editor: Muh. Nur alim



Saat ini belum ada komentar