TFG Layanan Haji Perkuat Kesiapan Operasional Jemaah
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
- visibility 152
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengikuti simulasi layanan haji berbasis maket di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, kabaristana.com | TFG layanan haji menjadi strategi utama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk memperkuat kesiapan operasional pelayanan jemaah Indonesia di Arab Saudi. Untuk itu, PPIH mengenalkan skema ini melalui simulasi lapangan berbasis maket di Aula Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.
Simulasi Visual untuk Pemahaman Lapangan
Dalam kegiatan tersebut, petugas menyusun berbagai miniatur di lantai aula. Miniatur Ka’bah, tenda Mina, bus jemaah, serta kompleks Jamarat bertingkat tersusun menyerupai kondisi lapangan. Melalui pendekatan visual ini, petugas memperoleh gambaran awal tentang wilayah layanan haji.
Pemetaan Alur Pergerakan Jemaah
Selanjutnya, petugas mempelajari alur pergerakan jemaah dari satu titik ke titik lain. Pada saat yang sama, mereka mengamati lokasi yang berpotensi menimbulkan kepadatan. Selain itu, petugas membahas skema pelayanan di setiap fase ibadah haji secara berurutan.
TFG sebagai Pola Kerja Operasional
Dalam praktiknya, TFG layanan haji bekerja sebagai kelompok tugas dengan fungsi khusus. Setiap tim menangani bidang transportasi, akomodasi, konsumsi, atau perlindungan jemaah. Dengan pembagian peran ini, petugas dapat mengambil keputusan secara cepat dan terarah.
Penguatan Koordinasi Antarpetugas
Dalam simulasi yang sama, petugas juga melatih pola komunikasi antarunit. Mereka menyesuaikan peran sesuai skenario yang muncul. Alhasil, latihan ini membangun kebiasaan kerja kolaboratif sejak tahap persiapan.
Bagian dari Persiapan Operasional Haji
Sebagai bagian dari rangkaian persiapan, kegiatan ini melengkapi program operasional haji yang PPIH jalankan secara berkelanjutan. Selain simulasi, PPIH juga menggelar pelatihan teknis dan koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan kapasitas petugas.
Target Peningkatan Kualitas Layanan
Pada akhirnya, penerapan skema kerja ini diarahkan untuk mendukung layanan yang lebih terkoordinasi dan responsif. Dengan sistem tersebut, PPIH berharap dapat meningkatkan kenyamanan serta keselamatan jemaah Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Informasi resmi terkait penyelenggaraan dan kebijakan ibadah haji dapat diakses melalui situs Kementerian Agama Republik Indonesia.
https://kemenag.go.id

Saat ini belum ada komentar