Pidato Prabowo di WEF Tegaskan Arah Bangsa Indonesia
- account_circle Redaksi
- calendar_month Senin, 26 Jan 2026
- visibility 208
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada Annual Meeting World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, dengan menekankan pentingnya stabilitas, perdamaian, dan disiplin ekonomi global.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, kabaristana.com — Pidato Prabowo di WEF kembali menjadi perhatian publik. Dalam konteks global yang tidak stabil, Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menilai pidato tersebut menegaskan arah kebijakan bangsa Indonesia.
Selain itu, Azis menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto DPR RI
https://www.dpr.go.idtidak sekadar hadir di forum internasional. Sebaliknya, Presiden memanfaatkan panggung World Economic Forum (WEF) 2026 untuk menyampaikan posisi Indonesia secara terbuka dan terukur.
Di tengah konflik geopolitik dan fragmentasi ekonomi, Indonesia justru memilih jalur stabilitas, perdamaian, dan disiplin ekonomi. Oleh karena itu, Azis menilai pendekatan tersebut mencerminkan sikap rasional yang semakin dibutuhkan dunia.
Pidato Prabowo di WEF dan Stabilitas Global
Lebih lanjut, Azis menjelaskan bahwa pidato Prabowo di WEF menunjukkan pendekatan yang tidak reaktif. Dengan demikian, pemerintah berupaya menjaga pertumbuhan ekonomi tanpa mengorbankan stabilitas politik dan sosial.
Pidato Presiden menegaskan peran Indonesia dalam diplomasi global di tengah tantangan dunia artikel lain di kabaristana.com
Pada saat yang sama, Indonesia ingin memperkuat kepercayaan mitra internasional. Sebagai hasilnya, posisi Indonesia dinilai semakin kredibel di tingkat global.
Tanggapan DPR atas Kritik Publik
Sementara itu, Azis menanggapi kritik yang muncul terhadap pidato Presiden. Menurutnya, sebagian kritik lebih menyoroti figur personal dibandingkan substansi kebijakan.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa pidato Prabowo di WEF merupakan pernyataan sikap negara. Dengan kata lain, Indonesia ingin menunjukkan konsistensi kebijakan jangka panjang.
Peran Indonesia di Forum Dunia
Pada akhirnya, Annual Meeting WEF di Davos mempertemukan para pemimpin dunia, pelaku usaha, dan akademisi. Dalam forum tersebut, mereka membahas tantangan ekonomi global, perubahan iklim, dan geopolitik.
Melalui pidato Prabowo di WEF, Indonesia secara aktif menegaskan peran diplomatiknya. Oleh sebab itu, Azis berharap publik menilai pesan tersebut secara objektif dan proporsional.
Berita Politik Nasional
Artikel ini merupakan bagian dari liputan Berita Politik Nasional kabaristana.com Link-kan keHalaman kategori Politik Nasional di kabaristana.com

Saat ini belum ada komentar