Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kepala Bea Cukai Kendari Didemo, Massa Desak Pemeriksaan dan Pencopotan

Kepala Bea Cukai Kendari Didemo, Massa Desak Pemeriksaan dan Pencopotan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) — Himpunan Pemuda 21 Nusantara (HP21N) bersama Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta, Selasa (14/7/2026). Mereka mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai segera mencopot serta memeriksa Kepala Bea Cukai Kendari.

Massa aksi membawa tema “Copot dan Periksa Kepala Bea Cukai Kendari”. Mereka menyampaikan tuntutan secara langsung kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Para peserta aksi menilai pengawasan terhadap barang ilegal di Kendari belum berjalan maksimal. Karena itu, mereka meminta pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh.

HP21N Soroti Pengawasan Barang Ilegal

Ketua Umum HP21N, Arnol Ibnu Rasyid, mengatakan peredaran minuman keras ilegal dan rokok ilegal masih menjadi perhatian masyarakat.

Ia juga menyoroti dugaan jual beli limbah ilegal di kawasan berikat Morosi. Menurutnya, aparat penegak hukum harus segera menyelidiki persoalan tersebut.

“Kami mendesak Dirjen Bea dan Cukai segera mencopot dan memeriksa Kepala Bea Cukai Kendari. Kami juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan barang ilegal di Kendari dan kawasan berikat Morosi,” kata Arnol.

Arnol meminta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengambil langkah tegas. Ia menilai pimpinan Bea Cukai Kendari harus meningkatkan fungsi pengawasan secara maksimal.

IMPH Dorong Pemeriksaan Internal

Ketua IMPH, Rendi Salim, meminta Kementerian Keuangan segera memeriksa Kepala Bea Cukai Kendari. Ia berharap tim pemeriksa bekerja secara transparan dan profesional.

Menurut Rendi, tim pemeriksa harus memastikan ada atau tidak hubungan antara pejabat terkait dengan pihak yang diduga terlibat dalam peredaran barang ilegal.

Rendi mengatakan peredaran miras ilegal dan rokok ilegal berpotensi mengurangi penerimaan negara dari sektor cukai.

Ia juga menyebut dugaan jual beli limbah ilegal di kawasan berikat Morosi dapat memicu persoalan hukum. Praktik tersebut juga berpotensi merusak tata kelola industri.

Massa Minta Pemerintah Bertindak

Dalam aksi itu, massa meminta pemerintah memperketat pengawasan terhadap barang ilegal. Mereka juga meminta aparat meningkatkan pengawasan di Kendari dan kawasan berikat Morosi.

HP21N dan IMPH berharap pemerintah segera menindaklanjuti tuntutan tersebut. Mereka yakin langkah cepat akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Sampai Kabaristana.com memublikasikan berita ini, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Bea Cukai Kendari belum memberikan tanggapan resmi atas tuntutan tersebut. Redaksi akan memperbarui berita ini setelah pihak terkait menyampaikan keterangan resmi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kolaborasi unhas fhu jepang penandatanganan kerja sama

    Unhas dan FHU Jepang Perkuat Kolaborasi Riset Kesehatan dan SDM Berdaya Saing Global

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 201
    • 1Komentar

    Makassar, (Kabaristana.com) – kolaborasi Unhas FHU Jepang menjadi langkah strategis untuk memperkuat inovasi kesehatan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan Fujita Health University untuk menjawab tantangan global di sektor kesehatan. Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, menegaskan bahwa kerja sama ini memberi dampak langsung bagi pembangunan nasional. Ia menyebut […]

  • kpk tahan pejabat bea cukai kasus suap

    KPK Tahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Terkait Suap Impor Barang KW

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 224
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Budiman Bayu Prasetyo (PBPK). Dengan penahanan ini, KPK menetapkan PBPK sebagai tersangka ketujuh dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi impor barang tiruan atau KW. Sebelumnya, KPK menetapkan PBPK sebagai tersangka pada 26 Februari 2026. Penetapan tersebut muncul setelah penyidik memeriksa […]

  • Seleksi bos OJK dipercepat untuk menjaga stabilitas pasar keuangan Indonesia

    DPR Percepat Penunjukan Bos OJK, Misbakhun: Demi Kepastian Pasar Keuangan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 200
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menjelaskan alasan DPR mempercepat proses pemilihan Anggota Dewan Komisioner di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menilai langkah ini penting untuk menjaga kepastian dan stabilitas pasar keuangan. Menurut Misbakhun, DPR sengaja menggabungkan proses fit and proper test dengan pengambilan keputusan pada Rabu (11/3/2026). DPR ingin segera […]

  • dugaan pelanggaran morosi vdni di kawasan industri

    Sempat di Teror Dan Tolak Upaya Suap, PPI Ungkap Oknum Polisi Yang Terlibat Limbah di Kawasan Berikat Morosi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 237
    • 0Komentar

    KONAWE, (Kabaristana.com) – Pergerakan Pemuda Indonesia (PPI) menyoroti dugaan pelanggaran aktivitas di Kawasan Berikat Morosi. Setelah menyampaikan kritik itu, Ketua Umum PPI Sulkarnain mengaku menerima teror dari orang tidak dikenal (OTK). Sulkarnain mengatakan beberapa orang menghubunginya melalui aplikasi WhatsApp. “Mereka beberapa kali menelepon saya lewat WhatsApp. Ada juga yang mengirim pesan pribadi dengan nada mengintimidasi,” […]

  • rute Transjabodetabek Bogor ilustrasi armada bus Transjakarta menuju Terminal Bubulak

    Rute Transjabodetabek Baru Jakarta–Bubulak Digodok, Respons Tingginya Penumpang Jadi Pemicu

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 271
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemerintah Kota Bogor mendorong pembukaan rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Jakarta dengan Terminal Bubulak. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan usulan ini setelah bertemu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dedie mengaku telah berdiskusi langsung dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Ia membahas peluang membuka rute baru menuju Terminal Bubulak. Saat ini, kedua […]

  • Praktisi hukum korporasi Dhifla Wiyani saat menjadi pembicara seminar hukum di Jakarta.

    Praktisi Hukum Korporasi Soroti Pidana Perusahaan

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 95
    • 1Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — Praktisi hukum korporasi Dhifla Wiyani menegaskan badan hukum dapat menjadi subjek dalam tindak pidana korporasi. Ia menyampaikan pandangan tersebut dalam seminar hukum di Jakarta, Jumat (8/5). Menurut Dhifla, aparat penegak hukum dapat menerapkan mekanisme Deferred Prosecution Agreement (DPA) dalam perkara korporasi. Hakim akan menetapkan mekanisme itu setelah pihak terkait memenuhi syarat hukum […]

expand_less