Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik Global » Menlu Tegaskan RI Tak Wajib Setor Dana di Board of Peace, Kontribusi Fokus Kemanusiaan Gaza

Menlu Tegaskan RI Tak Wajib Setor Dana di Board of Peace, Kontribusi Fokus Kemanusiaan Gaza

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 178
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Kabaristana.com — Menlu RI Peace Board menjadi perhatian publik setelah Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki kewajiban menyetor dana untuk keanggotaan Dewan Perdamaian internasional tersebut.

Dalam keterangannya, Sugiono menjelaskan bahwa tawaran kontribusi dana yang disampaikan kepada anggota Menlu RI Peace Board bersifat sukarela dan tidak menjadi syarat utama keanggotaan.

Lebih lanjut, Menlu RI Peace Board menegaskan Indonesia memilih berkontribusi melalui misi kemanusiaan dan stabilisasi sipil di Gaza, bukan melalui pendanaan atau operasi militer ofensif.

“Sejak awal kami sampaikan, ini bukan iuran keanggotaan. Indonesia sudah menjadi anggota, sehingga tidak ada kewajiban untuk membayar,” ujar Sugiono dalam keterangan resmi, Sabtu (21/2/2026).

Selain itu, Sugiono juga meluruskan informasi terkait dana rekonstruksi Gaza. Ia memastikan Indonesia belum memberikan sumbangan dana, meskipun Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyampaikan nilai kontribusi dalam pertemuan perdana Board of Peace.

Menurut Sugiono, dana yang dibahas dalam forum tersebut merupakan kontribusi tambahan di luar skema US$1 miliar. Karena itu, negara anggota bebas menentukan bentuk partisipasinya. Sejauh ini, sembilan negara telah menyatakan komitmen dengan total kontribusi mencapai US$7 miliar.

“Negara-negara tersebut memilih berkontribusi melalui pendanaan. Sementara itu, Indonesia mengambil pendekatan berbeda,” jelasnya.

Lebih lanjut, Indonesia memutuskan berkontribusi melalui pengiriman personel sebagai bagian dari International Stabilization Force (ISF). Melalui langkah ini, Indonesia ingin menjaga stabilitas sipil sekaligus memperkuat bantuan kemanusiaan di Gaza.

Sugiono menegaskan, Indonesia tidak akan menjalankan misi tempur. Pasukan yang dikirim tidak terlibat dalam pelucutan senjata maupun operasi militer ofensif.

“Indonesia fokus pada stabilisasi sipil dan dukungan kemanusiaan. Oleh karena itu, kami tidak menjalankan aksi militer,” tegasnya.

Pada akhirnya, kebijakan ini mencerminkan konsistensi politik luar negeri Indonesia yang menempatkan perdamaian dan perlindungan warga sipil sebagai prioritas utama di wilayah konflik.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pers mahasiswa dalam Seminar Nasional Jurnalistik di Universitas Bina Bangsa Serang

    Peran Pers Mahasiswa dalam Menjaga Demokrasi Kampus

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 325
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Ruang kebebasan berekspresi di kampus menghadapi tantangan serius di tengah menguatnya disinformasi dan tekanan terhadap independensi pers. Dalam situasi itu, pers mahasiswa memegang peran penting sebagai penopang awal demokrasi dan pengawal nalar kritis di lingkungan akademik. Isu tersebut mencuat dalam Seminar Nasional Jurnalistik bertema Peran Pers Mahasiswa dalam Demokrasi yang berlangsung di […]

  • Orang tua dan istri Kapten Kapal Honour Ashari Samadikun menunjukkan foto-foto korban yang disandera perompak Somalia di kediaman mereka di Kabupaten Gowa.

    Pembajakan Kapal di Perairan Somalia: Tindakan Indonesia dalam Menanggulangi

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 292
    • 5Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Perompak membajak kapal Honour 25 di perairan Somalia pada 21 April 2026. Kejadian ini menambah daftar panjang peristiwa serupa di wilayah tersebut. Pembajakan kapal di perairan Somalia terus menjadi ancaman yang mengganggu keamanan pelaut dan perdagangan internasional. Para perompak semakin berani dan meningkatkan risiko bagi semua yang berlayar di kawasan tersebut. Komunikasi Terakhir dengan […]

  • Ilustrasi penikaman Nus Kei di Maluku Tenggara dengan visual polisi, Bandara Karel Sadsuitubun, dan garis polisi di lokasi kejadian.

    Tragedi Penikaman Nus Kei: Polisi Dalami Motif dan Periksa Dua Pelaku

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Kasus penikaman Nus Kei menyita perhatian publik setelah insiden tragis di Maluku Tenggara. Polisi kini menelusuri fakta dan membongkar motif di balik serangan tersebut. Penikaman Nus Kei: Polisi Periksa Pelaku Polda Maluku memeriksa dua terduga pelaku, HR (28) dan FU (36). Petugas membawa mereka ke Kota Ambon lalu langsung memulai pemeriksaan. Kepala Bidang Humas, […]

  • bandar sabu Mataram dalam persidangan di pengadilan negeri

    Bandar Sabu Mataram Tetap Dihukum 7 Tahun, PK MA Perkuat Vonis

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — Ni Nyoman Juliandari tetap menjalani hukuman tujuh tahun penjara. Mahkamah Agung Republik Indonesia mengabulkan peninjauan kembali (PK) perkara Nomor 1369 PK/Pid.Sus/2026. Putusan ini mengakhiri upaya hukum lanjutan dari terpidana. Majelis menyatakan Mandari terbukti melanggar Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Suaminya, I […]

  • Bandung Zoo saat proses transisi pengelolaan di Kota Bandung

    Kemenhut Tegaskan Pemkot Bandung Tanggung Kebutuhan Satwa Bandung Zoo Selama Masa Transisi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 136
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Kementerian Kehutanan meminta Pemerintah Kota Bandung memenuhi kebutuhan dasar satwa di Bandung Zoo selama masa transisi pengelolaan. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kondisi satwa tetap aman dan terawat. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, Satyawan Pudiyatmoko, mengatakan kebutuhan dasar satwa mencakup pakan, obat-obatan, vitamin, dan kebutuhan teknis […]

  • Dari Dugaan hingga Klarifikasi: Mengurai Fakta Penyaluran BBM Bersubsidi di Luwu Timur

    Dari Dugaan hingga Klarifikasi: Mengurai Fakta Penyaluran BBM Bersubsidi di Luwu Timur

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 161
    • 0Komentar

    LUWU TIMUR, (Kabaristana.com) || Rabu (15/04/2026) – Isu penyaluran BBM subsidi untuk sektor pertanian di Kabupaten Luwu Timur menarik perhatian publik. Portal Batarapos.com memuat isu tersebut pada Selasa (14/4/2026). Pemberitaan itu menyinggung dugaan penyalahgunaan surat rekomendasi dinas. Selain itu, pengelola SPBU menyampaikan keluhan. Kepala Dinas Pertanian juga disebut terkejut. Namun, sehari kemudian, pihak terkait langsung […]

expand_less