Jaga-jaga Diserobot AS, China Kini Gencar Tangkap Bos Scam Kamboja dan Myanmar
- account_circle Rahman
- calendar_month Senin, 12 Jan 2026
- visibility 248
- comment 0 komentar
- print Cetak

ketgam: China Kini Gencar Tangkap Bos Scam Kamboja dan Myanmar
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (kabaristana.com) — China memperketat pemberantasan penipuan siber lintas negara. Aparat China menangkap sejumlah tokoh utama jaringan scam yang beroperasi di Kamboja dan Myanmar.
Langkah ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran Beijing terhadap potensi campur tangan Amerika Serikat dalam isu kejahatan siber di Asia Tenggara.
Otoritas China melaporkan operasi penindakan telah berjalan sejak tahun lalu. Aparat membongkar sejumlah pusat penipuan daring berskala besar. Dalam operasi tersebut, petugas juga membebaskan ribuan pekerja yang jaringan scam rekrut secara ilegal atau paksa bekerja.
Penegak hukum China menyebut para tersangka sebagai pengendali jaringan terorganisir. Jaringan ini menyasar korban lintas negara, termasuk warga China. Para pelaku memanfaatkan teknologi digital dan platform komunikasi modern untuk menjalankan aksinya.
Aparat melakukan penindakan melalui kerja sama dengan penegak hukum setempat. Namun, pihak berwenang belum membeberkan detail teknis operasi maupun lokasi penangkapan.
Pengamat menilai langkah tegas ini bertujuan melindungi warga China dari kejahatan siber. Selain itu, Beijing ingin memperkuat perannya dalam pemberantasan kejahatan lintas batas di kawasan.
Upaya ini menjadi penting seiring meningkatnya perhatian internasional terhadap penipuan daring berbasis Asia Tenggara. Praktik tersebut menimbulkan kerugian global bernilai besar.
Hingga kini, pemerintah Kamboja dan Myanmar belum menyampaikan pernyataan resmi terkait penangkapan tersebut.
China menegaskan akan terus memperkuat kerja sama regional dan internasional. Beijing menargetkan penurunan kejahatan siber yang semakin terorganisir dan merugikan masyarakat luas.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana
- Sumber: https://kabaristana.com

Saat ini belum ada komentar