JAKARTA, (Kabaristana.com) | Amerika Serikat meningkatkan operasi militer terhadap Iran dengan mengerahkan pesawat pengebom strategis B-52. Militer AS melaporkan pasukannya menyerang lebih dari 1.700 target di berbagai wilayah Iran sejak operasi dimulai pada Sabtu (28/2/2026).
Penggunaan B-52 menandai tahap baru dalam operasi militer yang dijalankan bersama Israel terhadap Iran.
Operasi Epic Fury Terus Berjalan
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) memimpin operasi militer AS di kawasan Timur Tengah. Melalui laporan Operasi Epic Fury, CENTCOM memaparkan perkembangan terbaru serangan ke Iran.
CENTCOM menyatakan pesawat pengebom B-52 ikut menyerang sejumlah target strategis Iran. Pesawat ini mampu membawa amunisi dalam jumlah besar dan menghantam beberapa sasaran dalam satu misi.
Sebelumnya, militer AS memakai pesawat pengebom siluman B-2 dan pesawat pengebom B-1 pada tahap awal operasi.
Serangan Lampaui 1.700 Target
CENTCOM melaporkan pasukan AS menghantam lebih dari 1.700 target militer Iran dalam 72 jam pertama operasi. Jumlah ini meningkat dari laporan sebelumnya.
Pada laporan awal, militer AS mencatat sekitar 1.200 target dalam 48 jam pertama operasi.
Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, mengatakan CENTCOM akan menambah kekuatan pasukan untuk memperkuat operasi tersebut.
Infrastruktur Militer Iran Jadi Sasaran
Militer AS mengklaim berhasil menghancurkan sejumlah fasilitas penting Iran. Pasukan AS menghancurkan markas Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada tahap awal serangan.
Serangan juga menghantam pusat komando militer Iran dan markas gabungan IRGC. Pasukan AS kemudian menyerang fasilitas Angkatan Udara IRGC serta sistem pertahanan udara terpadu.
Selain itu, pasukan AS menghantam lokasi rudal balistik, kapal perang Iran, dan kapal selam milik angkatan laut negara tersebut. Serangan juga menyasar situs rudal anti-kapal serta jaringan komunikasi militer.
Iran Luncurkan Serangan Balasan
AS dan Israel memulai serangan terkoordinasi terhadap Iran sejak Sabtu (28/2). Operasi tersebut menargetkan berbagai fasilitas militer di sejumlah wilayah Iran.
Rentetan serangan itu menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk pemimpin tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran kemudian meluncurkan rudal dan drone ke wilayah Israel. Serangan balasan juga menargetkan beberapa pangkalan militer AS di kawasan Teluk.
Bulan Sabit Merah Iran melaporkan sedikitnya 787 orang tewas akibat rangkaian serangan tersebut.




Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me? https://rozgartime.in/sbi-po-prelims-result-2025-prelims-result-date-out-check-now/?unapproved=664&moderation-hash=120b09891f6006b94c047139c8d6c200#comment-664
1 Mei 2026 4:14 am