Rubio: Trump punya semua opsi jika Iran gagal capai kesepakatan
- account_circle Rahman
- calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
- visibility 175
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WASHINGTON, (kabaristana.com) – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menegaskan Presiden Donald Trump tetap mengutamakan jalur diplomasi dalam hubungan dengan Iran. Meski demikian, Trump menyiapkan sejumlah opsi apabila Teheran menolak melanjutkan kesepakatan yang telah dibangun kedua negara.
Rubio mengatakan pemerintah Amerika Serikat masih membuka ruang negosiasi dan berharap Iran tetap melanjutkan proses dialog.
“Presiden memiliki banyak opsi. Jika Iran mengingkari janjinya atau menolak mencapai kesepakatan, kami berharap hal itu tidak terjadi. Kami akan memberikan kesempatan bagi diplomasi untuk berhasil,” kata Rubio kepada wartawan, Kamis.
Rubio menjelaskan bahwa nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Amerika Serikat dan Iran belum menjadi kesepakatan final. Dokumen tersebut hanya menjadi dasar dan kerangka bagi perundingan berikutnya.
Amerika Serikat dan Iran menandatangani nota kesepahaman itu secara jarak jauh pada 18 Juni. Kedua negara menyepakati penghentian konflik militer yang berlangsung sejak 28 Februari.
Kesepakatan tersebut juga mencakup rencana Amerika Serikat untuk menghentikan blokade laut terhadap sejumlah pelabuhan Iran. Sebagai bagian dari kesepakatan, Iran berkomitmen memulihkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz.
Iran juga menyatakan komitmennya untuk tidak mengembangkan atau memperoleh senjata nuklir. Kedua negara akan membahas program nuklir Iran dalam perundingan terpisah yang dijadwalkan berlangsung dalam 60 hari mendatang.
Teheran berharap proses negosiasi itu dapat membuka jalan bagi pencabutan sanksi ekonomi yang selama ini membebani perekonomian Iran.
Hubungan antara Washington dan Teheran masih menjadi perhatian dunia internasional karena kedua negara memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas keamanan dan ekonomi di kawasan Timur Tengah.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: Tim Redaksi



Saat ini belum ada komentar