Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Gelar Aksi Jilid III di Depan Dirjen Minerba, JADKOMHAS Desak Penolakan RKAB PD Aneka Usaha Kolaka

Gelar Aksi Jilid III di Depan Dirjen Minerba, JADKOMHAS Desak Penolakan RKAB PD Aneka Usaha Kolaka

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 282
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) | Jaringan Advokasi Mahasiswa Indonesia (JADKOMHAS) menggelar aksi demonstrasi jilid III di depan kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM pada Jumat, 30 Januari 2025. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menuntut Dirjen Minerba menolak RKAB PD Aneka Usaha Kolaka (PD AUK).

Koordinator aksi, Iyan Mangidi, memimpin demonstrasi tersebut. Ia menilai pemerintah belum mengambil langkah tegas terhadap dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan daerah tersebut. Karena itu, mahasiswa kembali menyampaikan tuntutan secara terbuka.

Dugaan Tambang di Hutan Lindung

Iyan Mangidi menyebut PD Aneka Usaha Kolaka menjalankan aktivitas tambang di kawasan hutan lindung seluas sekitar 122,64 hektare tanpa izin resmi. Ia menilai aktivitas tersebut melanggar UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan serta UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Menurut Iyan, aktivitas tambang di kawasan hutan lindung berpotensi merusak lingkungan. Oleh karena itu, mahasiswa meminta pemerintah segera mengambil langkah tegas.

Sorotan Pengelolaan Keuangan

Selain isu lingkungan, mahasiswa juga menyoroti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Mahasiswa menduga mitra Kerja Sama Operasional (KSO) menyerahkan pembayaran tunai kepada pihak tertentu.

Padahal mitra wajib menyetor dana tersebut sebagai PPh Pasal 23 jasa pertambangan serta jaminan reklamasi. Karena itu, mahasiswa menilai aliran dana tersebut memunculkan dugaan konflik kepentingan dan penyalahgunaan kewenangan.

Dugaan Praktik Dokumen IUP

Mahasiswa juga menyoroti dugaan praktik jual beli dokumen Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada kontraktor KSO. Iyan Mangidi menyebut nilai transaksi berkisar antara USD 5 hingga USD 6 per metrik ton.

PD AUK memegang kuota RKAB tahun 2024 sebesar 1.040.000 metrik ton. Mahasiswa menilai praktik tersebut tidak mencerminkan transparansi dalam pengelolaan BUMD.

Tuntutan Mahasiswa

Melalui aksi tersebut, JADKOMHAS menyampaikan sejumlah tuntutan. Mahasiswa meminta Dirjen Minerba menolak RKAB PD Aneka Usaha Kolaka. Selain itu, mahasiswa juga mendesak pemerintah menghentikan aktivitas pertambangan yang bermasalah.

Mahasiswa juga meminta pemerintah membuka dokumen perizinan serta kerja sama perusahaan kepada publik. Dengan langkah itu, masyarakat dapat mengawasi pengelolaan sumber daya alam secara lebih transparan.

Redaksi

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi penolakan tambang Pulau Wawonii oleh Gerakan Mahasiswa Hukum Sultra-Jakarta di Jakarta

    Gerakan Mahasiswa Hukum Sultra-Jakarta Desak Pemerintah Hentikan Tambang di Pulau Wawonii

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Gerakan Mahasiswa Hukum Sultra-Jakarta kembali menyuarakan penolakan terhadap aktivitas pertambangan di Pulau Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara. Ketua Gerakan Mahasiswa Hukum Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, meminta pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret untuk melindungi lingkungan dan masyarakat Pulau Wawonii. Abdi Aditya menilai aktivitas pertambangan di Pulau Wawonii memicu keresahan masyarakat. Ia juga […]

  • Duka TNI AL: 26 Prajurit Gugur Akibat Longsor di Cisarua

    Duka TNI AL: 26 Prajurit Gugur Akibat Longsor di Cisarua

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana-  institusi pertahanan negara Tentara Nasional Indonesia Angkatan laut kembali berduka setelah bencana tanah longsor menewaskan 26 prajurit saat menjalani latihan di kawasan Cisarua, Jawa Barat. Curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut dan memicu pergerakan tanah yang langsung menimpa area latihan. (28/01/2026). Para prajurit TNI Angkatan Laut mengikuti latihan sebagai bagian dari program pembinaan […]

  • Ilustrasi mahasiswa menunggu pencairan Beasiswa Mahasiswa Konawe yang belum direalisasikan sehingga terancam tidak bisa mengikuti ujian akhir semester.

    Bupati Konawe Dikritik, Beasiswa Mandek, Mahasiswa Terancam Tak Bisa Ujian

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Konawe yang kuliah di berbagai perguruan tinggi di Jakarta mengeluhkan belum cairnya bantuan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Konawe. Kondisi itu mengganggu kelangsungan studi mereka. Bahkan, sebagian mahasiswa terancam tidak bisa mengikuti ujian akhir semester. Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sebelumnya menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan […]

  • pungli ptsl sumedang

    Mahasiswa Aksi di KPK Soroti Dugaan Pungli Program PTSL di BPN Sumedang

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 353
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | 6 Maret 2026 Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. Mereka menyoroti dugaan praktik pungutan liar dalam pengurusan sertifikat tanah di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sumedang. Mahasiswa menilai dugaan pungutan tersebut terjadi dalam pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Program ini merupakan kebijakan […]

  • Sebut Pelayanan Buruk, Ketua GP Alwashliyah Labura Ilham Hutabarat MInta Copot Pejabat PLN Rantau Prapat

    Sebut Pelayanan Buruk, Ketua GP Alwashliyah Labura Ilham Hutabarat MInta Copot Pejabat PLN Rantau Prapat

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Al Washliyah Labuhanbatu Utara (PD GPA Labura) menyoroti kinerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Rantau Prapat. Organisasi itu menilai pelayanan kelistrikan di Kecamatan Kualuh Hilir masih jauh dari harapan masyarakat. Ketua PD GPA Labura, Ilham Hutabarat, menyampaikan kritik tersebut saat konferensi pers di sela kegiatan resmi di […]

  • anggaran makan bergizi hasil efisiensi anggaran pemerintah

    Prabowo: Anggaran MBG dari Efisiensi, Jika Tak Dihemat Berpotensi Bocor oleh Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 348
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa anggaran makan bergizi gratis berasal dari hasil efisiensi belanja negara. Ia menyampaikan hal tersebut saat meresmikan dan melakukan peletakan batu pertama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri serta meresmikan gudang ketahanan pangan di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). Prabowo merespons kritik yang menilai program Makan Bergizi Gratis […]

expand_less