Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Anak Buah Gubernur Sultra Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Empat Hari Usai Dilantik

Anak Buah Gubernur Sultra Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Empat Hari Usai Dilantik

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kendari, (KABARISTANA.COM) — Eks Kepala Bidang Mineral dan Batubara Dinas ESDM Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Hasbullah Idris (MHI), ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola nikel PT CNI. MHI menjadi tersangka tepat empat hari setelah dilantik sebagai Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sultra.

Kejaksaan Agung (Kejagung) sebelumnya menetapkan PT CNI sebagai tersangka korporasi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola nikel di Sultra. Selain itu, Kejagung menetapkan empat orang lainnya sebagai tersangka, termasuk MHI.

“Tim penyidik menetapkan korporasi PT CNI dan empat orang saksi sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana korupsi terkait tata kelola komoditas nikel pada periode 2017 hingga 2020,” kata Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna dalam jumpa pers di Gedung Jampidsus, Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2026),

MHI ditetapkan sebagai tersangka saat menjabat Kepala Bidang Mineral dan Batubara Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tenggara periode 2017-2019. Selain MHI, terdapat BS selaku Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral pada Ditjen Minerba Kementerian ESDM periode 2017-2018.

Tersangka lainnya ialah pihak swasta berinisial NRH, yang menjabat Kepala Unit Sucofindo Kendari tahun 2012-2019.

“Dan satu orang tersangka lainnya belum hadir, belum memenuhi panggilan penyidik,” jelas Anang.

Kejagung sebelumnya mengungkap dugaan korupsi tata kelola nikel PT CNI di Sulawesi Tenggara pada 2017-2020. PT CNI diduga melakukan pengaturan dokumen hasil uji kadar nikel agar dapat diekspor.

“Pihak PT CNI bersama-sama dengan penyelenggara negara melakukan pengaturan sedemikian rupa sehingga didapatkan kadar nikel dengan nilai hasil uji kadar kurang dari 1,7 persen untuk memenuhi syarat ekspor yang seharusnya di atas 1,7,” kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Saiful Bahri Siregar dalam jumpa pers di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (31/8).

Saiful mengatakan dokumen yang digunakan PT CNI sejatinya tidak sah untuk melakukan ekspor. Imbasnya, terjadi kerugian keuangan negara sebesar Rp401 miliar.

“Bahwa terdapat kerugian keuangan negara sebagaimana Laporan Hasil Perhitungan Kerugian Negara dari BPK sebesar Rp401.653.737.469,69,” jelasnya.

PT CNI juga diketahui telah menyerahkan uang sebesar Rp401 miliar kepada Kejagung. Uang tersebut kemudian disita dan dititipkan pada rekening pemerintah lainnya (RPL) di Bank Mandiri. Namun, Kejagung menegaskan penyidikan kasus tersebut tetap dilanjutkan hingga kini adanya penetapan tersangka.

MHI Jadi Tersangka 4 Hari Usai Dilantik

MHI sebelumnya resmi dilantik sebagai Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sultra. Dia dilantik oleh Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ASR) pada Senin (21/9).

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sultra Nomor: 100/3.3.1/303 Tahun 2026 yang ditandatangani pada 18 September 2026. Pelantikan itu turut dilakukan terhadap 46 pejabat eselon 2 hingga 4 dan 25 kepala sekolah.

awak media, mengonfirmasi Plt Kepala BKD Sultra Andi Khaeruni terkait penetapan MHI sebagai tersangka tepat setelah dilantik. Namun Khaeruni belum memberikan penjelasan lebih jauh.

“Maaf, saya masih dalam perjalanan,” ujar Khaeruni kepada awak media, Senin (28/9).

(Rm)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Air Canada tabrak mobil pemadam di LaGuardia, New York. Dua kru tewas dan dua petugas terluka dalam insiden di landasan.

    Pesawat Air Canada Tabrak Kendaraan Pemadam di Bandara LaGuardia, Dua Kru Tewas

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 250
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Air Canada tabrak mobil pemadam kebakaran di landasan Bandara LaGuardia pada Minggu malam waktu setempat. Insiden ini menewaskan pilot dan kopilot serta melukai dua petugas yang berada di kendaraan darurat. Peristiwa ini langsung memicu respons cepat dari otoritas setempat karena melibatkan pesawat komersial milik Air Canada di salah satu bandara tersibuk di […]

  • pelanggaran udara indonesia oleh pesawat militer AS

    AS Disebut Langgar Wilayah Udara RI 18 Kali, Pemerintah Tegaskan Kedaulatan Prioritas

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 259
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya menjaga kedaulatan wilayah udara setelah muncul laporan pelanggaran oleh armada militer Amerika Serikat (AS) sebanyak 18 kali. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, menyampaikan bahwa pemerintah menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas utama. Selain itu, ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga wilayah perbatasan. “Kami terus menempatkan kedaulatan wilayah udara […]

  • drone Iran Shahed milik militer Iran yang digunakan dalam konflik Timur Tengah

    Militer AS Akui Tak Mampu Tembak Jatuh Semua Drone Iran, Strategi Serangan Berubah

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 314
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Militer Amerika Serikat mengakui tidak mampu menembak jatuh seluruh drone Iran jika serangan besar terjadi. Peringatan ini muncul dalam pengarahan tertutup kepada anggota parlemen di Capitol Hill. Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Dan Caine, memimpin pengarahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Iran kini memiliki ribuan drone serang sekali pakai. Sistem pertahanan udara AS […]

  • Pengendara mengisi BBM di SPBU terkait HIPMI kenaikan harga Pertamax sebagai upaya menjaga fiskal negara.

    HIPMI Nilai Penyesuaian Harga Pertamax Penting untuk Menjaga Fiskal Negara.

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – HIPMI kenaikan harga Pertamax menjadi perhatian pelaku usaha setelah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menyatakan kebijakan tersebut perlu dipahami sebagai langkah pemerintah menjaga kesehatan fiskal negara. HIPMI meminta pemerintah tetap memperhatikan kondisi dunia usaha dan daya beli masyarakat saat menetapkan harga energi. Sekretaris Jenderal HIPMI Anggawira mengatakan stabilitas fiskal memegang peran penting […]

  • air sungai bumi etam keruh akibat erosi tambang batu bara

    Air Sungai PDAM Bumi Etam Keruh, Warga Duga Dampak Erosi Tambang Batu Bara

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle usupriyadi
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Kutai Timur, (Kabaristana.com) | Air sungai Bumi Etam kini terlihat keruh dan tidak lagi layak digunakan. Warga Desa Bumi Etam, Kecamatan Kaubun, mengeluhkan perubahan kondisi air yang sebelumnya jernih. Air berubah warna menjadi kecokelatan dan membawa lumpur. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi kesehatan dan lingkungan sekitar. Dugaan Dampak Aktivitas Tambang Warga menduga aktivitas tambang batu bara […]

  • sultan hb ix uang untuk rakyat yogyakarta

    Tak Tega Rakyat Terpuruk, Raja Jawa Salurkan Dana Pribadi Setara Rp20 Miliar

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 319
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Sultan HB IX uang menjadi penyangga hidup ribuan warga Yogyakarta pada 1947. Saat perang dan agresi militer memiskinkan rakyat, Sultan Hamengkubuwana IX memilih menguras dana pribadinya demi mencegah krisis sosial yang lebih luas. Situasi itu muncul ketika Belanda melancarkan Agresi Militer untuk merebut kembali Indonesia. Aktivitas ekonomi berhenti total. Pegawai negeri kehilangan […]

expand_less