Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Dolar AS Hampir Tembus Rp17.000, Rupiah Melemah di Awal Pekan

Dolar AS Hampir Tembus Rp17.000, Rupiah Melemah di Awal Pekan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 219
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (KabarIstana.com) | Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan pekan ini, Senin (9/3/2026). Tekanan dari penguatan dolar global mendorong rupiah bergerak mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS.

Berdasarkan data pasar Refinitiv, rupiah membuka perdagangan dengan penurunan sekitar 0,47% ke posisi Rp16.980 per dolar AS. Sebelumnya, pada perdagangan Jumat (6/3/2026), rupiah juga melemah sekitar 0,15% dan berakhir di level Rp16.900 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) menunjukkan penguatan yang cukup signifikan. Hingga pukul 09.00 WIB, indeks tersebut naik sekitar 0,68% dan mencapai level 99,655. Kenaikan ini menandakan meningkatnya permintaan global terhadap dolar AS.

Penguatan Dolar Tekan Rupiah

Saat ini, penguatan dolar AS menjadi faktor utama yang menekan rupiah. Banyak investor global mulai memindahkan dana mereka ke aset berbasis dolar karena ketidakpastian ekonomi dunia masih tinggi.

Selain itu, lonjakan harga minyak dunia turut memperkuat posisi dolar AS. Dalam beberapa hari terakhir, harga minyak bahkan telah melampaui US$100 per barel.

Kenaikan harga energi tersebut terjadi karena pasar khawatir terhadap konflik yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah. Akibatnya, pelaku pasar memperkirakan potensi gangguan terhadap pasokan energi global.

Dalam kondisi seperti ini, investor biasanya mencari aset yang lebih aman. Oleh karena itu, dolar AS kembali menjadi pilihan utama bagi banyak pelaku pasar internasional.

Sebagai dampaknya, sejumlah mata uang negara berkembang mengalami tekanan, termasuk rupiah.

Pasar Perhatikan Kebijakan The Fed

Di sisi lain, pelaku pasar juga mencermati arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Lonjakan harga energi berpotensi meningkatkan tekanan inflasi global.

Karena itu, banyak analis memperkirakan bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), mungkin menunda rencana penurunan suku bunga. Jika suku bunga tetap tinggi lebih lama, aset berbasis dolar akan semakin menarik bagi investor.

Selain memperkuat dolar AS, kondisi tersebut juga dapat memberi tekanan tambahan terhadap mata uang emerging market.

Ketegangan Timur Tengah Tambah Kekhawatiran

Sementara itu, perkembangan geopolitik di Timur Tengah turut memperbesar ketidakpastian pasar. Hingga saat ini, konflik di kawasan tersebut belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Di Iran, dinamika politik baru juga menarik perhatian pasar global. Pemerintah Iran menunjuk Mojtaba Khamenei, putra Ayatollah Ali Khamenei, sebagai calon penerus pemimpin tertinggi negara tersebut.

Langkah tersebut memunculkan berbagai spekulasi mengenai arah politik Iran ke depan. Pada saat yang sama, hubungan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel masih memanas.

Akibat ketegangan tersebut, sejumlah kapal tanker memilih lebih berhati-hati saat melintasi Selat Hormuz. Jalur ini merupakan salah satu rute utama perdagangan minyak dunia.

Jika situasi ini terus berlanjut, harga energi global berpotensi bertahan di level tinggi dalam waktu lebih lama.

Dengan berbagai sentimen global tersebut, rupiah kemungkinan masih bergerak fluktuatif dalam waktu dekat.

Untuk sementara, investor menunggu perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah serta arah kebijakan suku bunga The Fed. Kedua faktor tersebut akan sangat memengaruhi pergerakan pasar keuangan global, termasuk nilai tukar rupiah.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelantikan Pejabat Baru OJK oleh Friderica Widyasari Dewi

    Ketua DK OJK lantik pejabat Deputi Komisioner hingga Kepala OJK Daerah

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, melantik sejumlah pejabat baru di Jakarta, Selasa (2/6/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya OJK memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas pengawasan sektor jasa keuangan. Friderica mengatakan pergantian jabatan merupakan bagian penting dari pengembangan talenta dan penguatan kelembagaan. Menurutnya, setiap pejabat harus mampu […]

  • Pertamina percepat penyaluran BBM bersubsidi untuk atasi antrean

    Pertamina percepat penyaluran BBM bersubsidi untuk atasi antrean

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 163
    • 0Komentar

    PAMEKASAN, (kabaristana.com) – PT Pertamina Patra Niaga mempercepat distribusi BBM bersubsidi di Pulau Madura, Jawa Timur. Langkah ini bertujuan mengurai antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Perusahaan memprioritaskan pengiriman dari terminal BBM. Pertamina juga menambah pasokan dan mengoptimalkan armada mobil tangki. Upaya tersebut bertujuan mempercepat layanan kepada masyarakat. Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra […]

  • Swedia dan Finlandia Desak Spanyol Segera Bertindak Hadapi Arus Migran

    Swedia dan Finlandia Desak Spanyol Segera Bertindak Hadapi Arus Migran

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Helsinki, (kabaristana.com) — Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mendesak Spanyol segera mengendalikan krisis migran di Ceuta. Ia menilai Madrid harus memenuhi kewajiban menjaga perbatasan luar Uni Eropa sesuai aturan Schengen. Kristersson mengatakan situasi tersebut dapat memengaruhi keamanan dan kebijakan migrasi di Swedia. Karena itu, pemerintahnya siap mengambil langkah untuk menjaga ketertiban jika kondisi memburuk. “Jika […]

  • Bareskrim Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Keterangan Palsu Akta PT BBDM

    Bareskrim Tetapkan Dua Tersangka Kasus Dugaan Keterangan Palsu Akta PT BBDM

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 128
    • 0Komentar

    JAKARTA — Dittipter Bareskrim Polri menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan keterangan palsu pada akta autentik PT BBDM. Keduanya terjerat dugaan pelanggaran Pasal 266 juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP. Penetapan itu tercantum dalam surat Dittipter Bareskrim Polri Nomor B/691/IX/RES.5.5./2026/Tipidter. Surat tersebut terbit pada 7 September 2026. Perkara itu terjadi di wilayah Kota […]

  • perlindungan LPSK Vanessa Tuhuteru di kantor LPSK Indonesia

    GASKAN Desak DPR RI Gelar RDP dan LPSK Segera Turun Tangan di Kasus Vanessa

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 280
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Rabu, 22 April 2026, Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) mendesak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) segera memberikan perlindungan penuh kepada Vanessa Tuhuteru dan keluarganya. Desakan ini menguat setelah Bob Hasan, Ketua Badan Legislasi DPR RI, merespons positif laporan tersebut. Ia mengarahkan keluarga Vanessa untuk menempuh jalur perlindungan hukum melalui LPSK. Langkah […]

  • Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menghadapi tekanan politik

    Tekanan Politik Keir Starmer Meningkat, Tegaskan Tak Mundur

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 455
    • 0Komentar

    London, (kabaristana.com) — Tekanan politik Keir Starmer terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Meski menghadapi kritik dari internal partai dan oposisi, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan tetap bertahan dan menjalankan mandat kepemimpinannya. Pada Senin (9/2/2026), Starmer menyampaikan sikap tersebut dalam pertemuan internal Partai Buruh. Ia menyampaikan pernyataan itu setelah seorang tokoh senior partai secara terbuka […]

expand_less