Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Mahasiswa Konawe Nilai OTT Dugaan Pemerasan PT ST Nickel Perlu Didalami, Diduga Ada Unsur Suap dari Pihak Perusahaan

Mahasiswa Konawe Nilai OTT Dugaan Pemerasan PT ST Nickel Perlu Didalami, Diduga Ada Unsur Suap dari Pihak Perusahaan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 303
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Konawe, (Kabaristana.com) | Kasus OTT Konawe terkait dugaan pemerasan terhadap perusahaan tambang PT ST Nickel oleh oknum LSM mendapat sorotan dari kalangan mahasiswa. Mereka meminta aparat penegak hukum tidak terburu-buru menyimpulkan kasus ini sebagai pemerasan semata.

Mahasiswa asal Konawe, Irjal Ridwan, menilai aparat harus mengusut kasus OTT Konawe secara menyeluruh. Ia menekankan pentingnya membuka kemungkinan adanya unsur suap dari pihak perusahaan yang terlibat.

Menurut Irjal, praktik di sektor pertambangan sering melibatkan hubungan yang tidak sehat antara perusahaan dan pihak luar. Kondisi ini kerap memicu konflik dan menimbulkan dugaan pelanggaran hukum yang kompleks.

Ia menjelaskan, aparat harus melihat alur peristiwa secara utuh. Jangan hanya fokus pada dugaan pemerasan, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya pemberian uang dari pihak perusahaan dengan tujuan tertentu.

“Kami meminta aparat tidak terburu-buru menyimpulkan ini sebagai pemerasan. Dalam kasus OTT Konawe, bisa saja ada unsur suap dari pihak perusahaan yang juga harus diungkap,” kata Irjal.

Ia menegaskan, pemberian uang oleh perusahaan kepada LSM atau individu tidak selalu bisa langsung disebut pemerasan. Aparat perlu mengkaji motif, tujuan, serta konteks pemberian tersebut.

“Jika perusahaan memberi uang untuk tujuan tertentu, aparat harus memeriksanya secara adil. Jangan sampai hanya satu pihak yang diproses, sementara pihak pemberi tidak tersentuh,” ujarnya.

Irjal juga meminta aparat kepolisian bekerja secara profesional dan transparan dalam menangani kasus OTT Konawe. Ia mengingatkan agar penegakan hukum tidak tebang pilih dan tetap menjunjung prinsip keadilan.

Selain itu, ia menilai keterbukaan informasi sangat penting untuk mencegah kesimpangsiuran di masyarakat. Menurutnya, publik berhak mengetahui perkembangan kasus secara jelas dan akurat.

Kasus OTT Konawe ini kembali menyoroti persoalan klasik di sektor pertambangan Sulawesi Tenggara. Konflik antara perusahaan, masyarakat, dan lembaga kontrol sosial masih sering terjadi.

Irjal berharap aparat dapat mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar masalah. Ia juga mendorong semua pihak untuk menghormati proses hukum yang berjalan.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Saydul laopua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • THR pekerja swasta wajib cair penuh H-7 Lebaran

    THR Pekerja Swasta Wajib Cair Paling Lambat H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 324
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pemerintah kembali menegaskan kewajiban perusahaan swasta untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja. Pengusaha harus mencairkan THR paling lambat tujuh hari sebelum hari raya dan membayarnya secara penuh tanpa cicilan. Pemerintah mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016, Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang […]

  • kekerasan politik Kolombia terkait situasi politik nasional

    Kekerasan Politik di Kolombia Meningkat, Senator Nyaris Diculik Saat Presiden Laporkan Ancaman Pembunuhan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 288
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Kekerasan politik Kolombia kembali memicu perhatian luas. Kali ini, pelaku kriminal mencoba menculik seorang anggota Senat di wilayah konflik Cauca. Pada saat yang sama, Presiden Kolombia melaporkan adanya ancaman pembunuhan terhadap dirinya. Karena itu, publik kembali menyoroti lemahnya keamanan bagi pejabat negara. Upaya Penculikan di Cauca Sekelompok orang menghadang Aida Quilcue saat […]

  • Ahmad Muzani menghadiri LKBB MPR RI tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Manado untuk memperkuat nasionalisme generasi muda Indonesia.

    “LKBB MPR RI Perkuat Nasionalisme Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045”

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 164
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – LKBB MPR RI menjadi salah satu upaya memperkuat rasa cinta tanah air dan nasionalisme generasi muda Indonesia. Melalui kegiatan baris-berbaris dan pengibaran bendera, MPR RI membentuk karakter pelajar yang disiplin, tertib, dan memiliki semangat kebangsaan kuat. Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menguji kemampuan fisik peserta. Kegiatan itu […]

  • WNI ditahan Israel tiba di Bandara Soekarno Hatta

    Sembilan Relawan Indonesia Korban Penahanan Israel Akhirnya Tiba di Tanah Air

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) akhirnya kembali ke Indonesia setelah otoritas Israel menahan mereka saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menuju Jalur Gaza. Para relawan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu sore. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, ikut menyambut kedatangan mereka bersama keluarga dan sejumlah pejabat. Pemerintah […]

  • Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi Desak Pembatalan Eksekusi Hotel Sultan

    Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi Desak Pembatalan Eksekusi Hotel Sultan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi mendesak pembatalan rencana eksekusi Hotel Sultan yang dijadwalkan pada 18 Juni 2026. Mereka menyampaikan tuntutan tersebut dalam aksi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (15/6). Koalisi tersebut terdiri atas mahasiswa, karyawan Hotel Sultan, buruh, dan berbagai elemen masyarakat. Mereka menilai rencana eksekusi dapat mengganggu kepastian hukum. Selain […]

  • pembersihan sampah Gaza di kawasan pasar kota

    Gaza Mulai Pembersihan Sampah, Layanan Publik Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Siswandi
    • visibility 333
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Tumpukan sampah yang menguasai ruang publik di Gaza selama berbulan-bulan mengganggu kesehatan warga dan melumpuhkan aktivitas ekonomi harian. Kondisi ini memaksa pemerintah kota memulai proyek pembersihan di sejumlah titik padat aktivitas. Isu kebersihan menjadi krusial karena konflik berkepanjangan telah merusak layanan dasar. Sampah yang menumpuk di pasar dan jalan utama memperparah risiko […]

expand_less