Kemenekraf Bantu Pemulihan Usaha di Daerah Terdampak Bencana
- account_circle Rahman
- calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
- visibility 234
- comment 0 komentar
- print Cetak

ket: Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menghadiri Rapat Koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA,(kabaristana.com) | Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong pemulihan usaha masyarakat terdampak bencana di Pulau Sumatera melalui program Ekraf Peduli. Program ini menargetkan kebangkitan kembali aktivitas ekonomi kreatif pascabencana.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa pemulihan tidak hanya menyasar infrastruktur. Pemerintah juga memperkuat keberlanjutan usaha dan daya juang masyarakat.
“Melalui Ekraf Peduli, kami menghidupkan kembali usaha, kreativitas, dan semangat masyarakat agar bangkit bersama,” kata Teuku Riefky Harsya, Jumat.
Pada tahap rehabilitasi, Kemenekraf mengaktifkan Ruang Kreatif Merah Putih di wilayah terdampak. Tim juga mendampingi pelaku ekonomi kreatif secara langsung.
Kementerian menggelar pelatihan konten digital, pertunjukan musik lokal, dan sinema rakyat. Selain itu, pemerintah menghadirkan permainan edukatif dan kegiatan seni berbasis komunitas. Rangkaian kegiatan ini bertujuan memulihkan produktivitas warga.
Pada tahap rekonstruksi, Kemenekraf memperkuat kapasitas produksi pelaku usaha. Pemerintah memberikan pelatihan kriya, batik, sulam, dan anyaman. Pelaku usaha juga mempelajari desain kemasan, tata boga, menjahit, dan kewirausahaan digital.
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana per 5 Januari 2026 mencatat banjir dan longsor melanda 52 kabupaten/kota. Bencana tersebut terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Pemerintah melakukan pendataan pelaku ekonomi kreatif terdampak bencana. Data ini menjadi dasar pendampingan dan pemberian bantuan pemulihan usaha.
Dalam rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pada 15 Januari 2026, Menko PMK Pratikno menegaskan komitmen pemerintah. Pemerintah membangun kembali wilayah terdampak sekaligus memperkuat mitigasi bencana daerah.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: kabaristana.com



Saat ini belum ada komentar