JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menjelaskan alasan DPR mempercepat proses pemilihan Anggota Dewan Komisioner di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menilai langkah ini penting untuk menjaga kepastian dan stabilitas pasar keuangan.
Menurut Misbakhun, DPR sengaja menggabungkan proses fit and proper test dengan pengambilan keputusan pada Rabu (11/3/2026). DPR ingin segera memberi sinyal positif kepada pelaku pasar.
“Langkah ini penting agar pasar melihat regulator tetap kuat dan responsif menghadapi situasi ekonomi,” ujar Misbakhun di Gedung DPR RI, Jakarta.
DPR Ingin Beri Kepastian ke Pasar
Misbakhun menegaskan percepatan proses seleksi bertujuan menjaga kepercayaan pasar. Ia menilai kondisi ekonomi global menuntut respons cepat dari lembaga pengawas sektor keuangan.
Menurutnya, kepastian kepemimpinan di OJK akan membantu menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional.
DPR juga ingin memastikan regulator dapat mengambil keputusan strategis dengan cepat.
Proses Seleksi Sempat Buka Masukan Publik
Sebelumnya, panitia seleksi membuka partisipasi publik untuk menilai para calon Anggota Dewan Komisioner OJK. Masyarakat dapat mengirimkan masukan mengenai integritas, rekam jejak, dan perilaku kandidat.
Panitia membuka masukan tersebut melalui laman resmi seleksi sejak 4 Maret hingga 26 Maret 2026 pukul 23.59 WIB.
Meski begitu, DPR dan pemerintah akhirnya mempercepat tahapan seleksi.
Pemerintah Soroti Gejolak Pasar Global
Ketua Dewan Komisioner OJK sekaligus Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, juga menjelaskan alasan percepatan proses seleksi.
Ia menegaskan pemerintah tidak menetapkan calon tertentu sebelumnya.
Menurut Purbaya, gejolak global mendorong percepatan proses tersebut. Konflik geopolitik memengaruhi harga minyak dan pergerakan pasar keuangan.
“Kondisi pasar sedang bergejolak. Karena itu kita membutuhkan pimpinan definitif di OJK lebih cepat,” kata Purbaya di Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Dengan percepatan ini, pemerintah berharap pimpinan baru OJK segera bekerja. Regulator diharapkan mampu menjaga stabilitas sistem keuangan nasional dan merespons dinamika global secara cepat.


Saat ini belum ada komentar