JAKARTA, (Kabaristana.com) || Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menilai Jawa Timur berhasil menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di tengah tekanan global, terutama selama Ramadan hingga Lebaran 2026.
Rachmat menyampaikan penilaian tersebut usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Surabaya, Selasa. Ia menegaskan bahwa Jawa Timur mampu melewati periode krusial tanpa gangguan berarti pada ketersediaan pangan.
Menurut dia, pemerintah daerah berhasil mengelola distribusi bahan pokok dan menjaga stabilitas energi meski tekanan global meningkat. Kinerja ini menunjukkan kemampuan daerah dalam menghadapi dinamika ekonomi internasional.
Rachmat juga membandingkan kondisi Jawa Timur dengan sejumlah negara yang masih menghadapi gejolak energi dan bahan bakar. Ia menilai Jawa Timur mampu mengendalikan situasi tersebut secara efektif.
Selain itu, pemerintah daerah terus menjaga indikator pembangunan tetap positif. Mereka mendorong pertumbuhan ekonomi, menekan tingkat pengangguran, dan menurunkan angka kemiskinan secara konsisten.
Rachmat menambahkan, Jawa Timur hampir menghapus kemiskinan ekstrem. Pemerintah kini mengarahkan fokus pada penurunan kemiskinan secara menyeluruh.
Melalui Bappenas, pemerintah pusat memastikan perencanaan pembangunan berjalan hingga ke daerah. Rachmat menegaskan bahwa para menteri harus turun tangan membantu daerah menyelesaikan kendala agar setiap program benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah harus memastikan setiap rencana pembangunan memberikan manfaat nyata bagi rakyat hingga tingkat desa,” ujar Rachmat.
Saat ini belum ada komentar