Citi Pangkas Target Kripto: Bitcoin Berisiko Turun ke US$58.000
- account_circle Rahman
- calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
- visibility 100
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : Grafik menunjukkan tren penurunan harga Bitcoin di tengah tekanan pasar dan ketidakpastian regulasi AS.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (Kabaristana.com) | Citigroup menurunkan proyeksi harga Bitcoin dan Ethereum untuk 12 bulan ke depan. Bank investasi tersebut melihat perlambatan regulasi kripto di Amerika Serikat sebagai faktor utama yang menekan prospek pasar.
Mengutip laporan CNBC, pembahasan legislasi kripto di Senat AS belum menunjukkan kemajuan. Kondisi ini mengurangi peluang masuknya dana institusional dan memperlambat adopsi berbasis ETF.
Citi Turunkan Target Harga
Citi kini menetapkan target harga Bitcoin di level US$112.000, turun dari sebelumnya US$143.000. Untuk Ethereum, Citi memasang target baru di US$3.175, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya US$4.304.
Analis Citi, Alex Saunders, menilai pasar masih menunggu kepastian regulasi sebagai katalis utama.
“Regulasi akan mendorong adopsi dan arus dana, tetapi peluang pengesahan tahun ini semakin kecil,” jelasnya.
Risiko Penurunan Masih Terbuka
Citi memproyeksikan tekanan makroekonomi dapat mendorong harga kripto turun lebih dalam. Dalam skenario resesi, Bitcoin berpotensi menyentuh US$58.000, sementara Ethereum bisa turun ke US$1.198.
Sebaliknya, Citi melihat peluang kenaikan jika permintaan investor meningkat. Dalam skenario optimistis, Bitcoin dapat mencapai US$165.000, sedangkan Ethereum berpotensi naik ke US$4.488.
Saat ini, Bitcoin berada di kisaran US$74.000 dan Ethereum sekitar US$2.300.
Dinamika Politik Pengaruhi Regulasi
Perdebatan antar anggota parlemen AS memperlambat pembahasan RUU kripto, termasuk Clarity Act. Sejumlah legislator memperdebatkan aturan stablecoin dan pengawasan industri.
Hasil pemilu paruh waktu juga dapat mengubah arah kebijakan. Jika komposisi Kongres bergeser, peluang pengesahan regulasi kripto bisa semakin menurun.
Presiden Donald Trump turut memegang peran penting dalam proses ini, terutama terkait sikap terhadap regulasi dan isu konflik kepentingan.
Bitcoin Cenderung Bergerak Terbatas
Citi memperkirakan Bitcoin akan bergerak dalam rentang tertentu dalam waktu dekat. Level US$70.000 menjadi batas penting yang mencerminkan posisi sebelum pemilu AS.
Di sisi lain, Ethereum masih menghadapi tekanan dari aktivitas pengguna yang melemah. Namun, tren stablecoin dan tokenisasi dapat mendorong peningkatan penggunaan di masa depan.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda

Saat ini belum ada komentar