Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » OTT LSM atau Skenario? HMI Desak Bongkar Peran Perusahaan dan Aparat

OTT LSM atau Skenario? HMI Desak Bongkar Peran Perusahaan dan Aparat

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 194
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Kabaristana.com) || Kasus OTT Konawe terkait dugaan pemerasan terhadap PT ST Nikel Resource kini menjadi sorotan publik setelah Kepolisian melalui Polresta Kendari menangkap sejumlah oknum LSM. Peristiwa ini memicu perhatian luas karena menyangkut praktik hukum dan aktivitas pertambangan.

Selain itu, berbagai kalangan mulai mempertanyakan transparansi dalam proses penanganan perkara tersebut.

HMI Minta Proses Hukum Terbuka

Sekretaris Jenderal PTKP HMI Cabang Pusat Utara, Egit Setiawan, meminta aparat penegak hukum mengusut kasus ini secara transparan dan menyeluruh. Menurutnya, penyidik tidak boleh berhenti pada satu pihak saja.

Ia juga menegaskan bahwa publik berhak mengetahui perkembangan kasus secara jelas.

“Penegak hukum harus membuka proses ini secara terang. Dengan demikian, masyarakat dapat melihat fakta secara utuh,” ujar Egit pada 6 Maret 2026.

Di sisi lain, Egit menyoroti dugaan adanya pemberian uang untuk meredam kritik terhadap aktivitas tambang. Ia menilai tindakan tersebut berpotensi melanggar hukum.

Oleh karena itu, aparat perlu menelusuri kemungkinan aliran dana secara menyeluruh.

“Jika ada upaya membungkam kritik dengan uang, maka itu bisa masuk kategori suap. Artinya, ini pelanggaran serius,” tegasnya.

Dasar Hukum Pemerasan dan Suap

Secara hukum, Pasal 368 KUHP mengatur tindakan pemerasan. Aturan ini menegaskan bahwa pelaku yang memaksa orang lain dengan ancaman dapat dipidana.

Sementara itu, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1980 mengatur tindak pidana suap. Regulasi tersebut menegaskan bahwa pemberi dan penerima dapat dikenai sanksi pidana.

Di samping itu, Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 menjamin kebebasan berpendapat. Negara wajib melindungi hak tersebut.

Karena itu, semua pihak tidak boleh membungkam kritik yang sah dalam sistem demokrasi. Kritik justru menjadi bagian penting dalam pengawasan publik terhadap aktivitas usaha.

Penegakan Hukum Harus Menyeluruh

Lebih lanjut, Egit meminta aparat bertindak objektif dan tidak tebang pilih. Ia menekankan bahwa penyidik harus memeriksa semua pihak yang berkaitan dengan kasus ini, termasuk perusahaan.

Dengan begitu, proses hukum dapat berjalan adil dan tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

“Penegakan hukum harus adil dan menyeluruh. Semua pihak harus diperiksa agar kebenaran terungkap,” tutupnya.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • petugas memantau banjir Jalan Taman Mini

    Banjir di Pinang Ranti Jakarta Timur, Lalu Lintas Tersendat Akibat Hujan Sejak Pagi

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin pagi (12/1/2026) menyebabkan Jalan Taman Mini 1, Pinang Ranti, Jakarta Timur, tergenang banjir. Kondisi ini menghambat arus lalu lintas di kawasan tersebut. Genangan air menutup sebagian badan jalan. Pengendara mobil dan sepeda motor melaju perlahan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas. Petugas berseragam oranye berjaga di […]

  • target lifting minyak tercapai pada 2026 sesuai APBN

    Setahun Prabowo, Produksi Minyak RI Sudah Lampaui Era Jokowi

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 279
    • 0Komentar

    JAKARTA,(kabaristana.com) | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa produksi (lifting) minyak nasional kini mulai membaik. Selama hampir satu dekade, capaian lifting minyak sering gagal memenuhi target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Perubahan tersebut mulai terlihat pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Bahlil menyebut tahun 2026 sebagai titik balik pencapaian sektor […]

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto menjelaskan kasus eksploitasi anak Jakpus kepada wartawan.

    Polisi Bongkar Kasus Eksploitasi Anak di Jakpus, Tiga Tersangka Terjerat TPPO

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 133
    • 3Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — Polisi mengungkap kasus eksploitasi anak Jakpus dan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan TPPO serta perampasan kemerdekaan di Bendungan Hilir, Tanah Abang. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan tim penyidik mengumpulkan bukti secara intensif. Setelah itu, polisi menetapkan AV, T (alias U), dan WA (alias Y) sebagai tersangka. Kronologi […]

  • Ampuh Sultra Minta Penghentian Aktivitas Tambang Di Pulau Wawonii Secara Kolektif.

    Ampuh Sultra Minta Penghentian Aktivitas Tambang Di Pulau Wawonii Secara Kolektif.

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Konkep, (Kabaristana.com) || Polemik tambang di Pulau Wawonii, Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, kembali mencuat. Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara mendesak pemerintah segera mencabut seluruh izin pertambangan di wilayah tersebut. IUP Masih Aktif di Pulau Wawonii Direktur Ampuh Sultra, Hendro, menyebut ada lima IUP yang masih aktif. Empat izin bergerak di sektor nikel, sementara satu […]

  • Mojtaba Khamenei pemimpin Iran yang baru menggantikan Ali Khamenei

    Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran Usai Tewasnya Ali Khamenei

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 123
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Iran menetapkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru setelah kematian Ayatollah Ali Khamenei. Keputusan tersebut muncul setelah Majelis Pakar Iran menggelar sidang untuk menentukan penerus kepemimpinan negara. Majelis Pakar memilih Mojtaba Khamenei sebagai penerus kepemimpinan Iran. Ia merupakan putra kedua Ali Khamenei dan sudah lama berada di lingkaran inti kekuasaan Iran. Selama […]

  • Scaloni tak puas Argentina saat memimpin laga melawan Mauritania

    Scaloni Kritik Performa Argentina Meski Menang Tipis atas Mauritania

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 105
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, mengkritik penampilan timnya setelah mengalahkan Mauritania 2-1 dalam laga persahabatan di Stadion Alberto Armando, Sabtu pagi WIB. Scaloni menilai timnya belum tampil maksimal meski meraih kemenangan. Ia menegaskan bahwa skuad Argentina harus segera memperbaiki performa. “Kami tidak tampil baik hari ini. Tim harus bekerja lebih keras […]

expand_less