Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Ekonom nilai fondasi ekonomi Indonesia tetap terjaga dengan baik

Ekonom nilai fondasi ekonomi Indonesia tetap terjaga dengan baik

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede, meminta masyarakat tidak merespons perkembangan ekonomi saat ini dengan kekhawatiran berlebihan. Menurutnya, berbagai indikator utama menunjukkan fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat meski dunia menghadapi berbagai tantangan.

Dalam Komunita Economic Talk di Jakarta, Jumat, Josua menjelaskan bahwa ekonomi nasional saat ini sedang menyesuaikan diri dengan dinamika global. Ia menegaskan kondisi tersebut bukan tanda Indonesia menuju krisis.

“Yang perlu dipahami adalah bahwa kondisi saat ini merupakan fase penyesuaian terhadap dinamika global, bukan sinyal krisis,” ujar Josua.

Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Josua menilai sejumlah indikator ekonomi masih menunjukkan kinerja positif. Masyarakat terus melakukan konsumsi, inflasi tetap berada dalam rentang yang terkendali, sektor perbankan menjaga stabilitas, dan APBN terus mendukung aktivitas ekonomi nasional.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada pada level yang relatif tinggi. Stabilitas harga juga membantu masyarakat menjaga daya beli di tengah ketidakpastian global.

Selain itu, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Belanja pemerintah pada awal tahun juga turut mendorong aktivitas ekonomi domestik.

Dari sisi pasar keuangan, investor asing masih menempatkan dana mereka di pasar Surat Berharga Negara (SBN). Kondisi ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia tetap terjaga.

Josua menilai arus modal yang terus masuk menjadi salah satu sinyal positif bagi stabilitas ekonomi nasional. Kepercayaan tersebut muncul karena Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat.

Pelemahan Rupiah Terjadi karena Faktor Global

Josua meminta masyarakat melihat pelemahan rupiah dalam konteks global. Menurutnya, penguatan dolar Amerika Serikat dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik memberi tekanan kepada banyak mata uang dunia, termasuk rupiah.

Ia juga menolak anggapan yang menyebut Indonesia sedang menuju krisis seperti tahun 1998. Menurutnya, Indonesia kini memiliki struktur ekonomi yang jauh lebih kuat dibandingkan saat krisis Asia terjadi hampir tiga dekade lalu.

Josua mengakui sebagian masyarakat masih merasakan tekanan terhadap kondisi keuangan mereka. Namun, ia menilai kondisi tersebut lebih menggambarkan perubahan pola konsumsi daripada penurunan daya beli secara menyeluruh.

Kenaikan harga beberapa komoditas membuat masyarakat lebih selektif saat membelanjakan pendapatan mereka. Meski demikian, konsumsi domestik tetap menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pemerintah juga terus menjalankan berbagai program perlindungan sosial untuk membantu kelompok masyarakat rentan menghadapi tekanan ekonomi.

Optimisme Menjadi Modal Pertumbuhan

Josua menegaskan bahwa kepercayaan publik memegang peran penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, masyarakat, pelaku usaha, dan investor perlu mempertahankan keyakinan terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Ia mengajak masyarakat untuk tetap optimistis, produktif, dan mampu beradaptasi dengan perubahan global yang terus berlangsung.

“Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat, kapasitas kebijakan yang memadai, dan peluang yang besar untuk terus tumbuh. Karena itu, optimisme yang didasarkan pada data dan pemahaman yang baik menjadi sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” kata Josua.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo HIMPUSEL Kemenag di depan Kantor Kementerian Agama RI

    Datangi Kemenag RI, HIMPUSEL Tolak Penghakiman Sepihak Terhadap IAI Rawa Aopa

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Himpunan Mahasiswa Pemuda Konawe Selatan Sulawesi Tenggara (HIMPUSEL) menggelar aksi demonstrasi di depan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Rabu, 13 Mei 2026. Massa menyampaikan pernyataan sikap terkait polemik Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa Konawe Selatan. Dalam aksi tersebut, massa meminta Kemenag RI tetap objektif, profesional, dan independen. Mereka juga meminta […]

  • Indonesia vs Bulgaria 2026 duel udara di depan gawang GBK

    Indonesia Tumbang 0-1 dari Bulgaria di FIFA Series 2026, Dominasi Tak Berbuah Gol

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 100
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Laga Indonesia vs Bulgaria 2026 berakhir dengan kekalahan tipis 0-1 untuk Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin malam. Indonesia tampil dominan sepanjang pertandingan, tetapi gagal mencetak gol. Bulgaria memastikan kemenangan melalui penalti Marin Petkov pada menit ke-38. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga yang berlangsung ketat. Dominasi Indonesia […]

  • narkoba Konawe Utara semakin marak di masyarakat

    Narkoba Tumbuh Subur, Ampuh Sultra Desak Kapolres Konut Dicopot

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 133
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Peredaran narkoba di Kabupaten Konawe Utara (Konut) semakin mengkhawatirkan. Jaringan pengedar sabu-sabu diduga telah menyusupi hampir seluruh kecamatan. Kondisi ini menarik perhatian Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra). Kritik terhadap Kinerja Polres Konut Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, menilai Polres Konawe Utara belum mampu mengungkap aktor utama di balik peredaran […]

  • stok pangan nasional aman hadapi el nino 2026 dengan cadangan beras dan distribusi logistik terjaga

    Stok Pangan Nasional Aman Hadapi El Nino 2026

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Pemerintah menjaga stok pangan nasional menjelang potensi El Nino 2026. Langkah ini penting untuk memastikan pasokan tetap stabil dan kebutuhan masyarakat terpenuhi selama musim kemarau panjang. Ketersediaan Beras Nasional Tetap Aman Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan cadangan beras berada dalam kondisi aman.Saat meninjau gudang Bulog di Sidoarjo, Jawa Timur, ia menyampaikan bahwa stok […]

  • Sufmi Dasco Ahmad diwawancarai wartawan di kompleks parlemen Jakarta terkait RUU PPRT

    DPR Buka Ruang Publik Lebar untuk RUU PPRT, Target Rampung Usai Ramadhan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 133
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com | Pembahasan RUU PPRT kembali menjadi perhatian publik. DPR RI membuka ruang partisipasi masyarakat secara luas untuk memastikan regulasi ini memberi perlindungan nyata bagi pekerja rumah tangga, khususnya di sektor informal. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terus menyerap masukan publik dalam proses pembahasan aturan tersebut. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan […]

  • Pemerintah membenahi tata niaga gula nasional untuk menjaga stabilitas harga, meningkatkan produksi, dan mengatasi masalah pasokan petani.

    Pemerintah Siapkan Langkah Benahi Tata Niaga Gula, Meski Produksi Masih Kurang

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Pemerintah kini mempercepat pembenahan tata niaga gula nasional. Langkah ini diambil karena pasokan dalam negeri masih belum memenuhi kebutuhan. Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan pemerintah tetap mempertahankan kebijakan batas harga. Menurutnya, kebijakan ini menjaga keseimbangan antara petani dan konsumen. Ia menjelaskan, pemerintah menetapkan harga batas bawah untuk melindungi petani. Sementara itu, pemerintah […]

expand_less