Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Ekonom nilai fondasi ekonomi Indonesia tetap terjaga dengan baik

Ekonom nilai fondasi ekonomi Indonesia tetap terjaga dengan baik

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede, meminta masyarakat tidak merespons perkembangan ekonomi saat ini dengan kekhawatiran berlebihan. Menurutnya, berbagai indikator utama menunjukkan fondasi ekonomi Indonesia tetap kuat meski dunia menghadapi berbagai tantangan.

Dalam Komunita Economic Talk di Jakarta, Jumat, Josua menjelaskan bahwa ekonomi nasional saat ini sedang menyesuaikan diri dengan dinamika global. Ia menegaskan kondisi tersebut bukan tanda Indonesia menuju krisis.

“Yang perlu dipahami adalah bahwa kondisi saat ini merupakan fase penyesuaian terhadap dinamika global, bukan sinyal krisis,” ujar Josua.

Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Josua menilai sejumlah indikator ekonomi masih menunjukkan kinerja positif. Masyarakat terus melakukan konsumsi, inflasi tetap berada dalam rentang yang terkendali, sektor perbankan menjaga stabilitas, dan APBN terus mendukung aktivitas ekonomi nasional.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada pada level yang relatif tinggi. Stabilitas harga juga membantu masyarakat menjaga daya beli di tengah ketidakpastian global.

Selain itu, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Belanja pemerintah pada awal tahun juga turut mendorong aktivitas ekonomi domestik.

Dari sisi pasar keuangan, investor asing masih menempatkan dana mereka di pasar Surat Berharga Negara (SBN). Kondisi ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia tetap terjaga.

Josua menilai arus modal yang terus masuk menjadi salah satu sinyal positif bagi stabilitas ekonomi nasional. Kepercayaan tersebut muncul karena Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat.

Pelemahan Rupiah Terjadi karena Faktor Global

Josua meminta masyarakat melihat pelemahan rupiah dalam konteks global. Menurutnya, penguatan dolar Amerika Serikat dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik memberi tekanan kepada banyak mata uang dunia, termasuk rupiah.

Ia juga menolak anggapan yang menyebut Indonesia sedang menuju krisis seperti tahun 1998. Menurutnya, Indonesia kini memiliki struktur ekonomi yang jauh lebih kuat dibandingkan saat krisis Asia terjadi hampir tiga dekade lalu.

Josua mengakui sebagian masyarakat masih merasakan tekanan terhadap kondisi keuangan mereka. Namun, ia menilai kondisi tersebut lebih menggambarkan perubahan pola konsumsi daripada penurunan daya beli secara menyeluruh.

Kenaikan harga beberapa komoditas membuat masyarakat lebih selektif saat membelanjakan pendapatan mereka. Meski demikian, konsumsi domestik tetap menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pemerintah juga terus menjalankan berbagai program perlindungan sosial untuk membantu kelompok masyarakat rentan menghadapi tekanan ekonomi.

Optimisme Menjadi Modal Pertumbuhan

Josua menegaskan bahwa kepercayaan publik memegang peran penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, masyarakat, pelaku usaha, dan investor perlu mempertahankan keyakinan terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Ia mengajak masyarakat untuk tetap optimistis, produktif, dan mampu beradaptasi dengan perubahan global yang terus berlangsung.

“Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat, kapasitas kebijakan yang memadai, dan peluang yang besar untuk terus tumbuh. Karena itu, optimisme yang didasarkan pada data dan pemahaman yang baik menjadi sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan,” kata Josua.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus pencabulan anak Majalengka yang disorot GASKAN karena dugaan salah penerapan pasal pidana.

    GASKAN: Kasus Pencabulan 2 Kakak Beradik Belum Disidangkan, Diduga Keras Ada Kelalaian Hukum Fatal

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 135
    • 0Komentar

    MAJALENGKA, (kabaristana.com) – MAJALENGKA, (kabaristana.com) – Kasus dugaan pencabulan terhadap dua kakak beradik di bawah umur yang melibatkan ayah tiri berinisial YRN hingga kini belum masuk tahap persidangan. Padahal, aparat memproses perkara tersebut hampir satu tahun. Kondisi tersebut menarik perhatian Gerakan Advokasi Sosial dan Kemanusiaan (GASKAN). Organisasi itu menilai penyidik Polres Majalengka kurang tepat dalam […]

  • Aksi Puskom Kemenag terkait dugaan kekerasan seksual dan suap izin prodi IAI Rawa Aopa

    Aksi Puskom di Kemenag RI Soroti Dugaan Suap Izin Prodi, Kekerasan Seksual, dan Tata Kelola IAI Rawa Aopa

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Pusat Studi Konstitusi Indonesia (Puskom) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kementerian Agama RI pada Rabu, 13 Mei 2026. Ratusan mahasiswa, masyarakat, dan orang tua mahasiswa IAI Rawa Aopa mengikuti aksi tersebut. Massa mendesak Menteri Agama RI segera mengevaluasi Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag RI. Puskom menilai Diktis lamban menangani […]

  • tuntutan mati sabu di sidang pengadilan negeri padang

    Kejari Padang Tuntut Mati Kurir 50 Kg Sabu, Terungkap Jaringan Internasional

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Padang, (Kabaristana.com) || Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Padang menuntut hukuman mati terhadap Ari Asman alias Badai dalam sidang di Pengadilan Negeri Padang, Rabu (15/4). Terdakwa menguasai dan mengedarkan sabu-sabu dengan total berat sekitar 50 kilogram. Kepala Seksi Intelijen Kejari Padang, Eriyanto, menyatakan jaksa menyusun tuntutan berdasarkan pasal berlapis dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun […]

  • pungli ptsl sumedang

    Mahasiswa Aksi di KPK Soroti Dugaan Pungli Program PTSL di BPN Sumedang

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 268
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | 6 Maret 2026 Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. Mereka menyoroti dugaan praktik pungutan liar dalam pengurusan sertifikat tanah di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sumedang. Mahasiswa menilai dugaan pungutan tersebut terjadi dalam pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Program ini merupakan kebijakan […]

  • keamanan Selat Hormuz Donald Trump politik internasional

    Dubes AS: Desakan Trump Libatkan NATO Amankan Selat Hormuz Sudah Tepat

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 167
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Duta Besar Amerika Serikat untuk NATO, Matthew Whitaker, mendukung langkah Presiden AS Donald Trump yang meminta sekutu NATO membantu menjaga keamanan Selat Hormuz di tengah konflik dengan Iran. Whitaker menilai jalur pelayaran tersebut sangat penting bagi banyak negara, terutama bagi negara yang bergantung pada pasokan energi dari kawasan Teluk Persia. Ia mengatakan […]

  • PHK industri otomotif global di pabrik mobil Thailand akibat otomatisasi dan kendaraan listrik

    PHK Industri Otomotif Global di Thailand Masuk Fase Kritis

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 197
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}— PHK industri otomotif global kini menjadi ancaman nyata seiring percepatan transisi ke kendaraan listrik (EV) dan otomatisasi produksi. Thailand menjadi salah satu negara yang paling terdampak oleh perubahan besar ini.Transformasi besar sedang mengguncang industri otomotif global. Thailand kini menghadapi tekanan serius akibat peralihan ke kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan meningkatnya otomatisasi produksi. Kondisi […]

expand_less