Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » KPK: Penyidikan di BRI-Telkom soal pengadaan notifikasi via SMS dan WA

KPK: Penyidikan di BRI-Telkom soal pengadaan notifikasi via SMS dan WA

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menyelidiki dugaan korupsi dalam pengadaan layanan notifikasi perbankan melalui SMS dan WhatsApp di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. KPK memperkirakan kerugian negara dalam kasus ini hampir mencapai Rp2 triliun.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik telah menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) umum untuk mengusut perkara tersebut.

“Pengadaan notifikasi melalui SMS dan WhatsApp,” kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (5/6).

KPK Tegaskan Kasus Ini Perkara Baru

Budi menegaskan KPK mengusut kasus baru yang tidak memiliki hubungan dengan perkara lama di BRI maupun Telkom.

Menurutnya, penyidik saat ini fokus mengumpulkan alat bukti dan menelusuri pihak-pihak yang berperan dalam pengadaan layanan tersebut.

Saat wartawan menanyakan apakah perkara ini merupakan pengembangan kasus sebelumnya, Budi menjawab singkat bahwa kasus tersebut merupakan perkara baru.

Kerugian Negara Hampir Rp2 Triliun

KPK memperkirakan pengadaan layanan notifikasi perbankan tersebut menyebabkan kerugian negara dalam jumlah besar. Nilainya hampir menyentuh angka Rp2 triliun.

Penyidik saat ini mendalami mekanisme pengadaan, penggunaan anggaran, serta peran setiap pihak dalam proyek tersebut.

Hingga kini, KPK belum mengumumkan nama tersangka dalam perkara tersebut.

KPK Terus Usut Kasus EDC BRI

Selain mengusut dugaan korupsi notifikasi SMS dan WhatsApp, KPK juga terus menangani kasus pengadaan mesin electronic data capture (EDC) di BRI.

KPK mengumumkan penyidikan kasus EDC pada 26 Juni 2025. Nilai proyek tersebut mencapai Rp2,1 triliun.

Pada tahap awal penyidikan, KPK mencegah 13 orang bepergian ke luar negeri selama enam bulan untuk mendukung proses penyidikan.

KPK memperkirakan proyek EDC menyebabkan kerugian negara mencapai Rp700 miliar atau sekitar 30 persen dari total nilai proyek.

KPK Tetapkan Lima Tersangka

Pada 9 Juli 2025, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus pengadaan mesin EDC.

KPK menetapkan Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, mantan Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo, Dedi Sunardi selaku SEVP Manajemen Aktiva dan Pengadaan BRI, Direktur Utama PT Pasifik Cipta Solusi Elvizar, serta Direktur Utama PT Bringin Inti Teknologi Rudy Suprayudi Kartadidjaja sebagai tersangka.

KPK terus mendalami kedua perkara tersebut. Penyidik juga menelusuri aliran dana serta peran setiap pihak dalam dugaan korupsi di sektor perbankan dan teknologi informasi.

Lembaga antirasuah itu berkomitmen mengungkap seluruh pihak yang menjalankan, membantu, atau memperoleh keuntungan dari dugaan korupsi tersebut.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana
  • Sumber: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengunjung membeli emas batangan saat kenaikan emas Antam hari ini di Jakarta

    Harga Emas Antam Melonjak, Tembus Rp2,837 Juta per Gram pada Sabtu

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 218
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Harga emas batangan PT Antam Tbk naik Rp27.000 pada Sabtu pagi. Data dari laman Logam Mulia menunjukkan harga emas kini mencapai Rp2.837.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.810.000. Kenaikan juga terjadi pada harga buyback. PT Antam menetapkan harga beli kembali di level Rp2.461.000 per gram. Pergerakan ini mengikuti dinamika pasar yang terus berubah. […]

  • ,putra daerah Sulawesi Tenggara dan identitas budaya lokal

    Membaca Dinamika Politik Sultra dari Percakapan Sehari-hari

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 389
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Sulawesi Tenggara hari ini tidak sedang baik-baik saja. Bukan karena daerah ini kekurangan sumber daya. Bukan pula karena Sultra miskin orang-orang cakap. Namun, kegelisahan itu muncul karena rasa asing yang tumbuh perlahan di tengah dinamika politiknya sendiri. Kekuasaan terus berganti dari waktu ke waktu. Akan tetapi, para pemimpin yang muncul sering kali […]

  • Inflasi Mei 2026 tetap terkendali berkat sinergi Bank Indonesia dan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan energi.

    Inflasi Mei 2026 Terkendali di 3,08 Persen, BI Optimistis Stabilitas Harga Tetap Terjaga

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta,(kabaristana.com)– Bank Indonesia (BI) memastikan inflasi nasional pada Mei 2026 tetap berada dalam rentang sasaran pemerintah. Capaian tersebut menunjukkan efektivitas kebijakan moneter dan pengendalian inflasi yang dilakukan secara konsisten. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Mei 2026 mengalami inflasi 0,28 persen secara bulanan. Sementara itu, inflasi tahunan mencapai 3,08 persen. […]

  • Adrian Moita menyoroti pengelolaan SDA Sulawesi Tenggara

    Mencegah Repetisi Pola Krisis Tata Kelola SDA di Sulawesi Tenggara

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 265
    • 0Komentar

    (KabarIstana.com), JAKARTA — Adrian Moita menyampaikan pernyataan sikap tentang pentingnya pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang berkelanjutan di Sulawesi Tenggara. Ia menyampaikan pandangan ini berdasarkan analisis data dan pengalaman pengelolaan SDA di berbagai daerah penghasil di Indonesia. Adrian menilai kekayaan SDA tidak selalu menghasilkan kesejahteraan masyarakat. Banyak kajian kebijakan publik dan ekonomi politik menunjukkan kondisi tersebut. […]

  • pembeli minyak AS 2025 termasuk Indonesia dalam perdagangan energi global

    Daftar Negara Pembeli Minyak AS 2025, Indonesia Masuk 20 Besar

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 163
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Pembeli minyak AS 2025 menunjukkan peran besar Amerika Serikat dalam pasar energi global. Sepanjang tahun ini, AS mengekspor hampir 4 miliar barel minyak ke berbagai negara. Indonesia termasuk dalam daftar tersebut dan masuk 20 besar importir. Pembeli Minyak AS 2025 Didominasi Negara Besar Data terbaru memperlihatkan pembeli minyak AS 2025 masih didominasi […]

  • Penumpang menunggu di peron Stasiun Yogyakarta akibat pembatalan KA Daop 6 yang mengganggu perjalanan kereta

    Pembatalan KA Daop 6 Picu Antrean Panjang Penumpang di Stasiun Yogyakarta

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 107
    • 3Komentar

    Jakarta,(kabaristana.com)Pembatalan KA Daop 6 terjadi hari ini dan berdampak pada perjalanan kereta di wilayah Yogyakarta. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengambil langkah cepat untuk menjaga keselamatan serta memastikan pelayanan tetap berjalan. Yogyakarta, Rabu — KAI Daop 6 Yogyakarta menghentikan sejumlah perjalanan kereta api setelah gangguan operasional memengaruhi jadwal keberangkatan. Perusahaan segera menyampaikan informasi kepada penumpang […]

expand_less