Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Singapura Jadi Kreditur Terbesar RI, AS Nomor Dua Utang Indonesia

Singapura Jadi Kreditur Terbesar RI, AS Nomor Dua Utang Indonesia

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com Utang luar negeri Indonesia kembali meningkat pada akhir 2025. Bank Indonesia mencatat total utang luar negeri Indonesia mencapai US$431,7 miliar. Nilai tersebut naik dibandingkan posisi akhir 2024 yang sebesar US$425,11 miliar.

Dari total tersebut, utang pemerintah mendominasi dengan nilai US$214,3 miliar. Angka ini meningkat dari US$203,1 miliar pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini sejalan dengan kebutuhan pembiayaan pembangunan dan penguatan anggaran negara. Sementara itu, sektor swasta justru menurunkan utang luar negerinya menjadi US$192,8 miliar dari US$194,4 miliar pada 2024.

Bank Indonesia menilai kondisi utang luar negeri Indonesia tetap terkendali. Rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto berada di level 29,9 persen pada triwulan IV 2025. Angka ini masih berada dalam batas aman. Selain itu, struktur utang didominasi oleh pinjaman jangka panjang dengan porsi mencapai 85,7 persen, sehingga risiko tekanan likuiditas dinilai relatif rendah.

Berdasarkan sumber pembiayaan, negara pemberi pinjaman menyumbang porsi terbesar utang luar negeri Indonesia dengan nilai US$205,97 miliar. Pinjaman dari organisasi internasional tercatat sebesar US$48,19 miliar. Sementara itu, sumber pembiayaan lainnya mencapai US$177,55 miliar.

Singapura menjadi negara pemberi utang terbesar kepada Indonesia. Total pinjaman dari negara tersebut mencapai US$55,09 miliar. Amerika Serikat berada di posisi kedua dengan nilai US$27,30 miliar. China menyusul dengan US$23,73 miliar, diikuti Jepang sebesar US$20,28 miliar dan Hong Kong senilai US$19,20 miliar.

Dari sisi lembaga internasional, Bank Internasional untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (IBRD) menyalurkan pinjaman terbesar kepada Indonesia dengan nilai US$22,09 miliar. Asian Development Bank memberikan pinjaman sebesar US$12,65 miliar, sementara Dana Moneter Internasional mencatat pembiayaan sebesar US$8,82 miliar.

Bank Indonesia menegaskan pengelolaan utang luar negeri Indonesia akan terus mengedepankan prinsip kehati-hatian guna menjaga stabilitas ekonomi dan kesinambungan fiskal nasional.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pembatasan kapal Selat Hormuz kapal tanker melintas pasca gencatan senjata AS Iran di perairan Oman

    Iran Atur Ketat Lintasan Kapal di Selat Hormuz, Tarif Transit Capai Rp34 Miliar per Tanker

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 138
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Iran menerapkan pembatasan kapal Selat Hormuz dengan membatasi jumlah kapal yang melintas menjadi sekitar 12 unit per hari. Selain itu, Iran menetapkan tarif transit hingga 2 juta dolar AS atau sekitar Rp34,2 miliar untuk satu kapal tanker besar. Kebijakan ini langsung menarik perhatian pelaku industri energi, pelayaran, dan logistik internasional karena berpotensi […]

  • Ledakan Petasan Malang di rumah warga Desa Jenggolo Kepanjen

    Polres Malang Dalami Ledakan Petasan di Rumah, Satu Orang Tewas

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 27
    • 0Komentar

    MALANG, (kabaristana.com) – Polres Malang terus menyelidiki ledakan petasan yang terjadi di sebuah rumah di Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ledakan tersebut menewaskan seorang pria berinisial S (48) yang juga pemilik rumah. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (23/5) sekitar pukul 11.15 WIB dan mengejutkan warga sekitar. Mereka mendengar suara ledakan keras dari […]

  • Mapolda Sulawesi Tenggara terkait dugaan penipuan di Polda Sultra

    PERAK Ungkap Dugaan Pemerasan di Lingkungan Polda Sultra, Polisi Gadungan Diduga Bebas Berkeliaran

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 342
    • 2Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com — Dugaan penipuan dan pemerasan yang terjadi di lingkungan kepolisian kembali mengusik rasa aman warga pencari keadilan. Seorang pelapor kasus penipuan mengaku mengalami kerugian lanjutan saat berada di area Resmob Unit Jatanras Polda Sulawesi Tenggara. Peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius tentang perlindungan negara terhadap warganya. Situasi tersebut penting disorot karena kantor polisi seharusnya menjadi […]

  • Petugas dari Satgas ODC 2026 melakukan penangkapan terhadap anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua

    Penangkapan Anggota KKB di Timika: Satgas ODC 2026

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 133
    • 3Komentar

    Jakarata,(kabaristana.com)//Pada Minggu, 24 April 2026, tim Satgas ODC 2026 menangkap TJ, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), di Timika, Papua Tengah. Penangkapan ini memperlihatkan komitmen aparat untuk menegakkan hukum dan menjaga keamanan di wilayah yang sering menjadi sasaran kelompok bersenjata. Satgas ODC 2026 Berkomitmen Menegakkan Hukum di Papua Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal […]

  • Ilustrasi Penyegelan lokasi tambang nikel ilegal Malut oleh pemerintah

    Satgas PKH Denda Rp500 Miliar Tambang Nikel Ilegal di Maluku Utara, Nama Gubernur Ikut Terseret

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Maluku Utara, Kabaristana.com | Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menjatuhkan denda Rp500 miliar terhadap aktivitas tambang nikel ilegal seluas 51,3 hektare di Maluku Utara. Satgas menemukan pelanggaran pemanfaatan kawasan hutan yang tidak sesuai perizinan. Satgas PKH di bawah pimpinan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin langsung menyegel sejumlah lokasi tambang. Tim menemukan pelanggaran tata ruang […]

  • Strategi belanja militer 5 persen Amerika Serikat

    AS Dorong Sekutu Naikkan Belanja Militer hingga 5 Persen PDB

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 362
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Amerika Serikat mendorong seluruh sekutu dan mitra strategisnya menaikkan belanja militer 5 persen dari produk domestik bruto (PDB). Langkah ini, selain menegaskan perubahan kebijakan, juga menunjukkan arah baru strategi pertahanan Washington. Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon merilis kebijakan tersebut dalam Strategi Pertahanan Nasional terbaru. Dengan demikian, Washington ingin memastikan bahwa setiap […]

expand_less