Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Pemaksaan CSR Madiun: KPK Periksa 11 Saksi Kasus Walkot Maidi

Pemaksaan CSR Madiun: KPK Periksa 11 Saksi Kasus Walkot Maidi

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 198
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus pemaksaan CSR Madiun yang melibatkan Maidi. Saat ini, penyidik memeriksa 11 saksi untuk mengungkap praktik tersebut.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa tim penyidik menelusuri cara tersangka menekan pengusaha agar menyerahkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan di Kantor KPPN Kota Madiun pada Selasa, 14 April 2026.

KPK Periksa 11 Saksi

Sejauh ini, sebanyak 11 saksi memenuhi panggilan penyidik. Mereka berasal dari karyawan perusahaan, pelaku usaha, dan masyarakat. Selanjutnya, penyidik menggali keterangan mereka untuk memetakan pola tekanan yang terjadi.

Para saksi menjelaskan komunikasi antara pihak pemerintah daerah dan pengusaha. Dengan demikian, KPK dapat memperjelas dugaan pemaksaan CSR Madiun secara lebih rinci.

Dugaan Tekanan ke Pengusaha

Pada dasarnya, KPK menduga tersangka meminta CSR dengan cara menekan pengusaha. Bahkan, penyidik menemukan indikasi bahwa tersangka mengaitkan permintaan tersebut dengan perizinan usaha.

Akibatnya, sejumlah pengusaha mengaku merasa tertekan saat mengurus izin. Oleh karena itu, mereka memberikan dana CSR agar proses berjalan lancar. Kini, KPK mendalami apakah praktik ini berlangsung secara berulang.

Tiga Tersangka dan Barang Bukti

Sementara itu, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka meliputi Maidi, Kepala Dinas PUPR Kota Madiun Thariq Megah, serta pihak swasta Rochim Rudiyanto.

Tidak hanya itu, penyidik juga menyita uang tunai sebesar Rp550 juta. Diduga, uang tersebut berasal dari praktik yang sedang mereka selidiki.

Kasus Terus Dikembangkan

Ke depan, KPK akan terus mengembangkan perkara ini. Bahkan, penyidik membuka peluang munculnya tersangka baru jika mereka menemukan bukti tambahan.

Secara keseluruhan, kasus pemaksaan CSR Madiun menjadi sorotan publik. Karena itu, KPK mengingatkan para kepala daerah agar tidak menyalahgunakan kewenangan dalam berhubungan dengan pelaku usaha.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Nur wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • rehabilitasi hutan Bengkulu seluas 180 hektare di Kabupaten Lebong

    PLN Bengkulu dan BPDAS Ketahun Sosialisasikan Rehabilitasi Hutan 180 Hektare di Lebong

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 148
    • 2Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – PT PLN Indonesia Power UBP Bengkulu Unit PLTA Tes Lebong mulai menjalankan program rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) di Kabupaten Lebong, Bengkulu. Program itu mencakup area seluas 180 hektare. PLN menggandeng Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Ketahun dalam kegiatan tersebut. Kedua pihak ingin menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi kerusakan hutan. Asisten […]

  • petugas menertibkan parkir liar Blok M di area Blok M Square Jakarta

    Jaksel Tegas Berantas Parkir Liar di Blok M, Warga Diminta Stop Beri Tip ke Jukir Ilegal

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 212
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemerintah Kota Jakarta Selatan meminta warga tidak memberi tip kepada juru parkir liar untuk menghentikan praktik pungutan liar di kawasan Blok M. Unit Pengelola (UP) Perparkiran Jakarta Selatan mengajak masyarakat berperan aktif memberantas parkir liar. Petugas menilai kebiasaan memberi uang kepada jukir ilegal justru memperkuat praktik tersebut. Warga juga bisa melapor jika […]

  • Muhammad Hasbullah Idris (MHI), ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola nikel PT CNI

    Anak Buah Gubernur Sultra Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Empat Hari Usai Dilantik

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Kendari, (KABARISTANA.COM) — Eks Kepala Bidang Mineral dan Batubara Dinas ESDM Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Hasbullah Idris (MHI), ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola nikel PT CNI. MHI menjadi tersangka tepat empat hari setelah dilantik sebagai Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sultra. Kejaksaan Agung (Kejagung) sebelumnya menetapkan […]

  • Prabowo NKRI tangguh menghadapi bencana dan tantangan nasional

    Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih, Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Berani

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 583
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia memiliki kekuatan besar untuk menghadapi berbagai tantangan nasional. Meski demikian, ia mengakui bencana alam masih menjadi ujian serius bagi bangsa. Karena itu, Prabowo meminta seluruh elemen pemerintah tetap waspada dan bekerja cepat. Ia menilai tantangan tersebut justru memperlihatkan ketangguhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pernyataan itu Prabowo […]

  • pengaturan ritel modern di desa Indonesia ilustrasi

    Ritel Modern di Desa Bakal Diatur, Pemerintah Fokus Perkuat Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 304
    • 0Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Pengaturan ritel modern di desa menjadi perhatian pemerintah seiring meluasnya ekspansi jaringan minimarket ke wilayah pedesaan. Pemerintah menilai kebijakan ini penting untuk menjaga keseimbangan ekonomi lokal serta memastikan koperasi dan usaha kecil tetap berkembang. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan pemerintah tidak berniat menghentikan ekspansi ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret. Namun, pemerintah […]

  • pembangunan 22 proyek strategis Bali untuk pemerataan ekonomi

    Bali Gaspol Bangun 22 Proyek Strategis, Fokus Atasi Macet hingga Pemerataan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Denpasar, (Kabaristana.com) || Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bersama daerah Sarbagia mempercepat pembangunan 22 proyek strategis. Program ini menargetkan perbaikan konektivitas dan pemerataan ekonomi di seluruh Bali. Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan pemerintah awalnya merancang 20 proyek. Pemerintah pusat kemudian mengambil alih empat proyek melalui skema Proyek Strategis Nasional (PSN). Pemprov Bali lalu menambah enam proyek […]

expand_less