Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Tenggara-Jakarta mengkritik kinerja Kantor Bea dan Cukai Kendari karena belum maksimal mengawasi peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal di Sulawesi Tenggara.

Ketua GMH Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, mengatakan peredaran barang kena cukai ilegal yang terjadi secara terbuka bukan persoalan biasa. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan di lapangan.

GMH Soroti Pengawasan Bea dan Cukai

Abdi menjelaskan bahwa rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal telah beredar selama bertahun-tahun. Selain itu, ia menduga jaringan yang terorganisir mengendalikan distribusi barang tersebut.

“Rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal beredar bukan dalam ruang hampa. Aktivitas ini berlangsung dalam waktu yang tidak singkat dan diduga telah membentuk mata rantai distribusi yang terorganisir. Pertanyaannya, di mana peran pengawasan Bea dan Cukai Kendari selama ini?” ujar Abdi, Kamis.

Menurut Abdi, aparat pengawas harus mencegah dan menindak pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai. Oleh karena itu, GMH meminta evaluasi terhadap kinerja instansi tersebut.

Negara Berpotensi Kehilangan Penerimaan

Abdi menilai negara kehilangan potensi penerimaan cukai akibat peredaran barang ilegal. Selain itu, masyarakat menghadapi risiko karena produk tersebut tidak melalui pengawasan pemerintah.

Di sisi lain, konsumen tidak memperoleh jaminan keamanan terhadap barang yang mereka gunakan. Karena itu, GMH meminta pemerintah segera mengambil langkah tegas.

GMH Desak Evaluasi Pimpinan

GMH Sultra-Jakarta meminta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI mengevaluasi seluruh jajaran Bea dan Cukai Kendari. Selain itu, organisasi tersebut mendorong pengawasan internal yang lebih ketat.

“Kami mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI melakukan evaluasi total terhadap Kepala Bea dan Cukai Kendari. Jika aparat menemukan unsur kelalaian atau pembiaran, maka pimpinan harus mencopot pejabat yang bersangkutan,” kata Abdi.

Menurutnya, pejabat publik harus menjaga kepentingan negara dan menjalankan tugas pengawasan secara maksimal.

GMH Minta KPK Menelusuri Dugaan Penyimpangan

GMH Sultra-Jakarta juga meminta KPK menelusuri dugaan praktik yang mempermudah peredaran barang ilegal.

Abdi menilai KPK perlu memeriksa kemungkinan penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, serta dugaan aliran dana yang berkaitan dengan jaringan distribusi barang ilegal.

“Kami tidak sedang menuduh seseorang bersalah. Namun, ketika praktik ilegal berlangsung secara masif dan berulang, publik berhak mempertanyakan adanya pembiaran atau hubungan tertentu antara oknum pengawas dan pelaku usaha ilegal,” ujarnya.

Menurut Abdi, penyidik harus menjalankan proses pemeriksaan secara independen dan transparan.

Aparat Harus Mengusut Aktor Utama

Abdi menegaskan aparat penegak hukum tidak boleh hanya menindak pengecer atau distributor kecil. Sebaliknya, aparat harus mengusut pihak yang memiliki posisi strategis.

“Jangan hanya menangkap pengecer atau distributor kecil. Aparat harus berani menelusuri apakah ada aktor yang memiliki posisi strategis dan turut menikmati keuntungan dari praktik ilegal tersebut,” katanya.

Sementara itu, GMH menilai maraknya barang kena cukai ilegal menunjukkan lemahnya tata kelola pengawasan. Oleh sebab itu, pihak yang bertanggung jawab harus menjelaskan persoalan tersebut kepada publik.

GMH Siapkan Langkah Lanjutan

Dalam waktu dekat, GMH Sultra-Jakarta akan menyampaikan laporan dan aspirasi kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI serta KPK.

Kemudian, organisasi tersebut akan mendorong audit dan pemeriksaan terhadap pihak yang bertanggung jawab.

“Kami ingin memastikan institusi negara tetap berdiri di atas kepentingan hukum dan kepentingan publik. Jika pejabat terbukti lalai atau bermain mata dengan jaringan barang ilegal, maka tidak ada alasan untuk mempertahankannya,” tegas Abdi.

Pada akhirnya, GMH Sultra-Jakarta menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga pemerintah dan aparat penegak hukum mengambil langkah nyata. Menurut mereka, pemberantasan rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal tidak hanya berkaitan dengan penerimaan negara, tetapi juga menyangkut integritas penegakan hukum.

“Publik berhak mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas maraknya peredaran barang ilegal di Sulawesi Tenggara. Karena itu, negara wajib memberikan jawaban dan mengambil tindakan nyata,” tutup Abdi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GEMKOT Soroti Dugaan Intervensi dan Penyimpangan Dana BOS di Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa

    GEMKOT Soroti Dugaan Intervensi dan Penyimpangan Dana BOS di Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 196
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Gerakan Mahasiswa Komando Anti Korupsi (GEMKOT) mendesak aparat penegak hukum segera menindak dugaan korupsi, pungutan liar (pungli), dan pemotongan Dana BOS di Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa. Dugaan ini mengarah pada pejabat berinisial ALB. Dana Pendidikan dan Ancaman Kepentingan Anggaran pendidikan menjadi investasi penting bagi masa depan bangsa. Oleh karena itu, negara menaruh […]

  • ilustrasi gencatan senjata Israel Lebanon selama 10 hari dengan peran PBB

    RI Harapkan Gencatan Senjata Israel–Lebanon Berujung Perdamaian Permanen

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 260
    • 1Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) — Pemerintah Indonesia menyambut gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Indonesia berharap kesepakatan ini mengarah pada perdamaian permanen. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Vahd Nabyl A. Mulachela, menyatakan bahwa Indonesia terus memantau proses perundingan. Ia menekankan pentingnya hasil nyata dari dialog tersebut. Indonesia mendesak semua pihak segera mengambil langkah konkret. Tujuannya […]

  • Tekanan korban kampus dalam surat klarifikasi IAI Rawa Aopa terkait dana KIP Kulia

    Puskom Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Korban Kekerasan Seksual di IAI Rawa Aopa

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 165
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com – Pusat Studi Konstitusi Indonesia (Puskom Indonesia) mengecam keras sikap IAI Rawa Aopa yang dianggap tidak berpihak kepada korban kekerasan seksual. Alih-alih memberikan perlindungan dan pendampingan, pihak kampus justru mengirim surat klarifikasi terkait dana KIP Kuliah kepada korban yang mengundurkan diri karena trauma. Polemik tersebut mencuat setelah pihak kampus mengirim surat tertanggal 18 […]

  • Wamentan Sudaryono mengikuti rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI terkait cadangan beras aman dan ketahanan pangan nasional di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta.

    Cadangan Beras Nasional Tembus Rekor, Pemerintah Pastikan Pasokan Aman Hadapi Kemarau

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Jakarta,(Kabaristana.com) – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memastikan cadangan beras nasional aman hadapi kemarau dan fenomena El Nino pada 2026. Pemerintah memperkuat stok pangan melalui peningkatan produksi padi dan penyerapan gabah petani. Dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, Sudaryono mengatakan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog […]

  • Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjelaskan strategi ketahanan pangan Indonesia

    Amran: Konflik Global Sudah Diprediksi, Prabowo Siapkan Ketahanan Pangan Sejak Dilantik

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 278
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Ketahanan pangan Indonesia tetap kuat meski situasi geopolitik dunia memanas. Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi untuk menjaga stabilitas pangan nasional sejak awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Amran, pemerintah mempelajari dampak konflik internasional terhadap sektor pangan. Analisis tersebut mencakup perang Rusia–Ukraina hingga ketegangan antara Iran dan Israel […]

  • China Iran konflik dibahas dalam sidang Dewan Keamanan PBB

    China Desak AS dan Israel Hentikan Operasi Militer di Iran, Peringatkan Risiko Konflik Meluas

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 274
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | China mendesak Amerika Serikat dan Israel segera menghentikan operasi militer terhadap Iran. Beijing menilai langkah itu penting untuk mencegah konflik di kawasan Teluk berkembang menjadi krisis yang lebih luas di Timur Tengah. China Soroti Eskalasi Konflik di Timur Tengah Perwakilan tetap China untuk PBB, Fu Cong, menyampaikan kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan di […]

expand_less