Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

GMH Sultra-Jakarta Desak Copot Kepala Bea Cukai Kendari, Soroti Maraknya Rokok dan Alkohol Ilegal

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) – Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Tenggara-Jakarta melontarkan kritik keras terhadap kinerja Kantor Bea dan Cukai Kendari yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Ketua GMH Sultra-Jakarta, Abdi Aditya, menegaskan bahwa maraknya peredaran barang kena cukai ilegal yang berlangsung secara terbuka di sejumlah daerah di Sulawesi Tenggara tidak dapat dipandang sebagai persoalan biasa.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator lemahnya pengawasan aparat yang memiliki kewenangan langsung dalam pengendalian dan penindakan pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai.

“Rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal beredar bukan dalam ruang hampa. Aktivitas ini berlangsung dalam waktu yang tidak singkat dan diduga telah membentuk mata rantai distribusi yang terorganisir. Pertanyaannya, di mana peran pengawasan Bea dan Cukai Kendari selama ini?” tegas Abdi dalam keterangannya kepada media, Kamis.

Abdi menilai negara berpotensi mengalami kerugian besar akibat hilangnya penerimaan cukai dari peredaran barang ilegal tersebut. Di sisi lain, masyarakat juga menjadi pihak yang dirugikan karena tidak adanya jaminan standar keamanan terhadap produk-produk yang beredar tanpa pengawasan resmi pemerintah.

Menurut GMH Sultra-Jakarta, kondisi ini seharusnya menjadi alarm serius bagi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Republik Indonesia untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Bea dan Cukai Kendari, termasuk terhadap pimpinan instansi tersebut.

“Kami mendesak Kepala Badan atau Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI untuk segera melakukan evaluasi total terhadap Kepala Bea dan Cukai Kendari. Jika ditemukan adanya unsur kelalaian, pembiaran, atau kegagalan menjalankan fungsi pengawasan, maka yang bersangkutan harus dicopot dari jabatannya. Jabatan publik bukan tempat bagi pejabat yang gagal melindungi kepentingan negara,” ujar Abdi.

Lebih jauh, GMH Sultra-Jakarta juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk turun tangan melakukan penelusuran terhadap dugaan adanya praktik-praktik yang memungkinkan aktivitas peredaran rokok ilegal dan alkohol ilegal dapat berlangsung tanpa hambatan berarti.

Menurut Abdi, KPK perlu mengusut kemungkinan adanya penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, maupun dugaan aliran dana yang berhubungan dengan jaringan distribusi barang ilegal tersebut.

“Kami tidak sedang menuduh seseorang bersalah. Namun, ketika praktik ilegal berlangsung secara masif dan terus berulang, maka wajar publik mempertanyakan apakah terdapat pembiaran sistematis atau bahkan dugaan hubungan tertentu antara oknum pengawas dengan pelaku usaha ilegal. Untuk menjawab pertanyaan itu dibutuhkan penyelidikan yang independen dan transparan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh hanya berfokus pada pelaku di lapangan, sementara pihak-pihak yang memiliki kewenangan pengawasan justru luput dari pemeriksaan.

“Jangan hanya menangkap pengecer atau distributor kecil. Aparat harus berani menelusuri apakah ada aktor-aktor yang memiliki posisi strategis yang turut menikmati keuntungan dari praktik ilegal tersebut. Negara tidak boleh kalah oleh mafia rokok ilegal dan mafia minuman beralkohol ilegal,” lanjutnya.

GMH Sultra-Jakarta menilai keberadaan barang kena cukai ilegal yang terus beredar secara bebas merupakan bentuk kegagalan tata kelola yang harus dipertanggungjawabkan secara administratif maupun hukum apabila ditemukan unsur pelanggaran.

Karena itu, dalam waktu dekat GMH Sultra-Jakarta berencana menyampaikan laporan dan aspirasi resmi kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI serta Komisi Pemberantasan Korupsi RI guna mendorong dilakukannya audit, evaluasi, dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab.

“Kami ingin memastikan bahwa institusi negara tetap berdiri di atas kepentingan hukum dan kepentingan publik, bukan tunduk pada kepentingan para pelaku bisnis ilegal yang merugikan negara. Jika ada pejabat yang terbukti lalai atau bermain mata dengan jaringan peredaran barang ilegal, maka tidak ada alasan untuk mempertahankannya,” tegas Abdi.

GMH Sultra-Jakarta menyatakan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada langkah konkret dari pemerintah dan aparat penegak hukum. Bagi mereka, pemberantasan peredaran rokok ilegal dan minuman beralkohol ilegal bukan hanya soal penerimaan negara, tetapi juga soal integritas penegakan hukum dan keberanian negara melawan praktik-praktik yang merusak tata kelola pemerintahan.

“Publik berhak mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas maraknya peredaran barang ilegal di Sulawesi Tenggara. Dan negara wajib memberikan jawaban, bukan sekadar diam dan membiarkan persoalan ini terus berulang,” tutup Abdi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • perkembangan Islam China Dinasti Ming di masjid kuno China

    Fenomena Warga China Masuk Islam pada Era Dinasti Ming, Ini Faktor yang Mendorongnya

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 161
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Sejarah mencatat Islam pernah berkembang cukup pesat di China. Perkembangan itu terjadi pada masa pemerintahan Zhu Yuanzhang, pendiri Dinasti Ming yang berkuasa pada 1368–1398. Pada masa tersebut, Islam tidak hanya bertahan sebagai agama minoritas. Ajaran ini mulai dikenal luas dan menarik perhatian sebagian masyarakat setempat. Penelitian berjudul Islam in Imperial China (2019) […]

  • Presiden Prabowo Subianto membuka Munas XVIII HIPMI dan menegaskan pentingnya nasionalisme ekonomi Indonesia sebagai landasan pertumbuhan ekonomi nasional.

    Prabowo Tegaskan Nasionalisme sebagai Fondasi Kemajuan Ekonomi di Munas HIPMI

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Nasionalisme ekonomi Indonesia kembali menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya semangat kebangsaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Menurut Prabowo, sebuah negara tidak akan mencapai kemajuan jika mengabaikan kepentingan nasional. Ia menyampaikan pernyataan tersebut saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Rabu. Nasionalisme Ekonomi Indonesia […]

  • momen hangat prabowo keluarga saat makan bersama di penghujung ramadan

    Hangat di Penghujung Ramadan, Prabowo Rayakan Kebersamaan Keluarga Jelang Idul Fitri

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 151
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Momen hangat Prabowo keluarga terlihat jelas saat Presiden Prabowo Subianto menghabiskan waktu bersama orang terdekat di penghujung Ramadan 2026. Selain itu, kebersamaan tersebut mencerminkan suasana sederhana yang penuh makna menjelang Idul Fitri. Momen Hangat Prabowo Keluarga Jelang Idul Fitri Presiden Prabowo Subianto mengunggah momen tersebut melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat. Dalam […]

  • Personel TNI membangun jembatan Armco di wilayah pedesaan

    Jembatan Armco Tanah Datar Percepat Akses Warga

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 160
    • 1Komentar

    Jakarta, {kabaristana.c0m}Jembatan Armco Tanah Datar kini menjadi solusi utama bagi masyarakat setelah TNI menyelesaikan pembangunannya. Infrastruktur ini langsung mengatasi kendala akses yang sebelumnya muncul akibat bencana alam di sejumlah wilayah. TNI membangun dua jembatan di Nagari Tambangan, Kecamatan X Koto, serta di Nagari Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan. Warga kini melintasi jalur tersebut dengan […]

  • Mahasiswa Sulawesi Tenggara Rawamangun Aktif Berkegiatan

    Ruang Tumbuh Dan Kiprah Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Ibu Kota

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 344
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Jakarta dikenal sebagai pusat pendidikan yang menarik mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Banyak mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) juga memilih menetap di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. (10/01/2026). Rawamangun menjadi tempat berkumpul mahasiswa Sulawesi Tenggara dari 17 kabupaten dan kota. Mereka membangun komunitas untuk saling mendukung selama menempuh pendidikan di Jakarta. Komunitas […]

  • Pemkab Konsel KLHK terkait dugaan pelanggaran PT WIN

    Tak Indahkan Rekomendasi KLHK Terkait Sanksi PT. WIN, Pemda Konsel Tuai Sorotan.

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) dan Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara menyoroti sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) yang hingga kini belum menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait PT Wijaya Inti Nusantara (WIN). Gubernur LIRA Sultra, Jefry Rembasa, menilai KLHK telah menunjukkan penghargaan kepada Pemkab Konsel dengan […]

expand_less