Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » politik » Gubernur Papua Pegunungan Percepat Pendataan OAP, Target Rampung Agustus 2026

Gubernur Papua Pegunungan Percepat Pendataan OAP, Target Rampung Agustus 2026

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 185
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wamena, (Kabaristana.com) – Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, meminta kepala daerah di delapan kabupaten mempercepat pendataan Orang Asli Papua (OAP). Ia menargetkan proses ini selesai pada 8 Agustus 2026.

Ia menegaskan percepatan ini penting untuk memperkuat data kependudukan. Data tersebut akan memengaruhi besaran dana dari pemerintah pusat.

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia sebenarnya memberi batas waktu hingga 2027. Namun, pemerintah provinsi memilih menyelesaikannya lebih cepat.

John Tabo menjelaskan, data OAP sangat menentukan Dana Alokasi Umum (DAU) dan dana otonomi khusus (otsus). Karena itu, setiap daerah harus mendata secara akurat.

Ia menilai pendataan yang belum optimal membuat Papua Pegunungan menerima alokasi fiskal kecil. Padahal, jumlah OAP di wilayah ini diperkirakan mencapai 1,4 juta jiwa.

“Jika data lebih rendah dari jumlah sebenarnya, dana yang kita terima juga kecil,” katanya.

Ia meminta seluruh kepala daerah menuntaskan pendataan dalam empat bulan, mulai Mei hingga Agustus 2026. Pemerintah provinsi ingin data valid sebelum pidato Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, data ini akan menjadi dasar perencanaan pembangunan daerah.

Dalam tiga tahun terakhir, APBD Papua Pegunungan terus menurun. Nilainya mencapai Rp2,2 triliun pada 2024, turun menjadi Rp1,8 triliun pada 2025, dan kembali turun menjadi Rp1 triliun pada 2026.

Pemerintah berharap pendataan yang akurat dapat meningkatkan alokasi anggaran. Data yang valid juga akan mencerminkan kondisi riil penduduk OAP di Papua Pegunungan.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekanan korban kampus dalam surat klarifikasi IAI Rawa Aopa terkait dana KIP Kulia

    Puskom Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Korban Kekerasan Seksual di IAI Rawa Aopa

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 100
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com – Pusat Studi Konstitusi Indonesia (Puskom Indonesia) mengecam keras sikap IAI Rawa Aopa yang dianggap tidak berpihak kepada korban kekerasan seksual. Alih-alih memberikan perlindungan dan pendampingan, pihak kampus justru mengirim surat klarifikasi terkait dana KIP Kuliah kepada korban yang mengundurkan diri karena trauma. Polemik tersebut mencuat setelah pihak kampus mengirim surat tertanggal 18 […]

  • pendataan pendatang baru Kapuk oleh Dukcapil Jakarta Barat di Cengkareng

    142 Warga Terlayani, Dukcapil Jakbar Data Pendatang Baru Pasca-Lebaran di Kapuk

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 161
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Barat mencatat 142 layanan saat mendata pendatang baru pasca-Lebaran 2026 di RW 016, Kelurahan Kapuk, Cengkareng. Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Barat, Gentina Arifin, mengatakan pihaknya melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah pendatang yang masuk ke Jakarta Barat. Petugas membagi pendatang dalam dua kategori, yaitu […]

  • nilai tukar rupiah melemah mendekati Rp17.000 per dolar AS

    Dolar AS Hampir Tembus Rp17.000, Rupiah Melemah di Awal Pekan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 161
    • 0Komentar

    JAKARTA, (KabarIstana.com) | Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan pekan ini, Senin (9/3/2026). Tekanan dari penguatan dolar global mendorong rupiah bergerak mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS. Berdasarkan data pasar Refinitiv, rupiah membuka perdagangan dengan penurunan sekitar 0,47% ke posisi Rp16.980 per dolar AS. Sebelumnya, pada perdagangan […]

  • kasus penyiraman Andri Yunus aktivis KontraS

    Opini: Transparansi Bukan Pilihan, Melainkan Kewajiban: Mendesak Pengungkapan Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Andri Yunus

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Kabaristana.com | Kasus penyiraman terhadap aktivis KontraS, Andri Yunus, bukan sekadar tindak kriminal biasa. Peristiwa ini menunjukkan ancaman nyata terhadap kebebasan sipil dan kerja advokasi HAM di Indonesia. Serangan ini juga menimbulkan rasa takut di kalangan aktivis yang selama ini memperjuangkan keadilan. Jika negara tidak menangani kasus ini secara serius, dampaknya bisa meluas. Aktivis lain […]

  • zelenskyy mohammed bin salman bahas konflik timur tengah

    Zelenskyy Telepon Mohammed bin Salman, Bahas Eskalasi Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 212
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menelepon Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman untuk membahas peningkatan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Dalam percakapan itu, Zelenskyy mengecam serangan terhadap wilayah Arab Saudi. Ia juga menyampaikan solidaritas Ukraina kepada pemerintah dan rakyat Saudi atas ancaman yang berpotensi mengganggu stabilitas kawasan. Zelenskyy menegaskan dukungan Ukraina terhadap […]

  • puisi Wiji Thukul sebagai simbol kebebasan berekspresi

    Puisi Wiji Thukul Kembali Disorot di Tengah Isu Kebebasan Berekspresi

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 455
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — Puisi Wiji Thukul kembali menarik perhatian publik. Masyarakat membaca ulang karya-karya tersebut di tengah menguatnya diskursus kebebasan berekspresi dan ruang partisipasi sipil di Indonesia. Publik menilai puisi Wiji Thukul tetap relevan sebagai refleksi sosial. Karya-karya itu menggambarkan relasi antara kekuasaan, hukum, dan suara warga negara dalam situasi politik yang terus berubah. Puisi […]

expand_less