Kecelakaan Jip Wisata Bromo Tewaskan Dua Orang di Pasuruan
- account_circle Retanto
- calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
- visibility 71
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : Suasana kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang menjadi jalur wisata menuju Gunung Bromo. Kecelakaan jip wisata Bromo di jalur Tosari, Pasuruan, menewaskan dua orang dan melukai tiga penumpang.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (Kabaristana.com)– Kecelakaan tunggal yang melibatkan jip wisata di jalur menuju Gunung Bromo, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat, menewaskan dua orang dan melukai tiga penumpang lainnya. Korban meninggal terdiri atas sopir jip berinisial MS, warga Kabupaten Malang, serta wisatawan berinisial YWA. Kecelakaan terjadi saat kendaraan melintasi jalur Penanjakan-Lautan Pasir yang menjadi salah satu akses utama menuju kawasan wisata Bromo.
Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menjelaskan jip bernomor polisi BG 1478 EF melaju dari arah utara ke selatan sebelum mengalami kecelakaan di tikungan letter S Desa Wonokitri.
Menurut hasil penyelidikan awal, sistem pengereman kendaraan diduga tidak bekerja optimal ketika jip melewati jalan menurun dan tikungan tajam. Kondisi tersebut membuat pengemudi kehilangan kendali hingga kendaraan menghantam tebing lalu terguling.
MS meninggal di lokasi kejadian. Sementara itu, YWA meninggal saat petugas membawanya ke fasilitas kesehatan akibat dugaan luka berat pada bagian perut.
Tiga penumpang lain yang berinisial FR, ZH, dan FNN mengalami luka-luka. Tim medis segera memberikan perawatan kepada ketiganya.
Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan sejumlah faktor yang berpotensi memicu kecelakaan. Selain dugaan gangguan pada sistem pengereman, kondisi jalan yang menurun dan memiliki tikungan tajam juga meningkatkan risiko kecelakaan.
Penyidik masih mendalami kondisi kendaraan serta aspek keselamatan perjalanan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
- Penulis: Retanto
- Editor: Wilda



Saat ini belum ada komentar