Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
  • visibility 756
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEL AVIV — Yocheved Lifshitz, sandera Israel yang pernah ditahan Hamas, memperingatkan kondisi para sandera di Gaza sangat kritis. Ia meminta pembebasan segera bagi semua tawanan.

Perempuan berusia 85 tahun itu sempat menarik perhatian dunia pada akhir Oktober. Saat meninggalkan Gaza, ia menyalami salah satu penculiknya dan mengucapkan kata “Shalom”, yang berarti damai.

Namun sekarang ia menekankan hal yang berbeda. Menurutnya, perdamaian hanya mungkin terjadi jika semua sandera pulang dengan selamat.

Suaminya, Oded Lifshitz, masih berada di Gaza setelah kelompok Hamas menculiknya dari kibbutz Nir Oz pada 7 Oktober.

“Waktu hampir habis. Mereka harus keluar hari ini. Jika tidak, mereka tidak akan selamat,” katanya.

Kondisi Sulit di Terowongan Gaza

Lifshitz menggambarkan situasi berat selama ia berada di Gaza lebih dari dua minggu. Para penculik menempatkan sandera di jaringan terowongan bawah tanah.

Udara di terowongan sangat terbatas. Selain itu, para sandera menerima makanan dan obat dalam jumlah kecil.

Karena kondisi itu, banyak sandera kehilangan tenaga. Lifshitz menilai situasi tersebut dapat mengancam nyawa mereka.

“Kurangnya udara, makanan, dan obat membuat orang sangat lemah. Mereka mungkin tidak mampu bertahan,” ujarnya.

Selain itu, para sandera terus mendengar suara bombardir dari atas tanah. Suara tersebut menambah tekanan mental bagi mereka.

Perjalanan Mencekam Menuju Gaza

Lifshitz juga menceritakan pengalaman saat penculik membawanya ke Gaza. Mereka mengangkutnya dengan sepeda motor melintasi perbatasan.

Ia harus berbaring menyamping di belakang kendaraan. Sepanjang perjalanan, kerumunan orang memukulnya dengan tongkat.

Setelah tiba di Gaza, para penculik menuntunnya melewati jaringan terowongan. Kemudian mereka menempatkan para sandera di sebuah ruangan besar.

Di ruangan itu, Lifshitz melihat beberapa orang yang ia kenal dari kibbutz Nir Oz.

Keluarga Khawatir Perhatian Dunia Berkurang

Putri Lifshitz, Sharone Lifschitz, ikut mendampingi wawancara tersebut. Ia mengatakan keluarga sandera merasa sangat cemas.

Menurutnya, minggu ini menjadi waktu yang sangat penting. Jika pembebasan tidak terjadi sekarang, perhatian dunia bisa berkurang.

“Jika tidak terjadi minggu ini, maka akan datang Natal dan Tahun Baru. Setelah itu perhatian dunia mungkin akan beralih,” katanya.

Sementara itu, kekhawatiran meningkat setelah gencatan senjata sementara berakhir pada 1 Desember.

Kesepakatan tersebut sebelumnya memungkinkan pembebasan lebih dari 100 sandera di Gaza. Selain itu, Israel juga membebaskan sekitar 240 tahanan Palestina.

Kekhawatiran terhadap Kondisi Suami

Lifshitz juga sangat khawatir terhadap kondisi suaminya. Oded Lifshitz kini berusia 82 tahun.

Ia mengalami luka saat serangan Hamas pada 7 Oktober. Selain itu, ia juga memiliki tekanan darah tinggi dan penyakit paru-paru.

Karena itu, Lifshitz meragukan kemampuan suaminya untuk bertahan lama di terowongan tanpa udara segar.

“Saya tidak tahu apakah dia bisa bertahan di sana,” katanya.

Dalam beberapa momen wawancara, Lifshitz hampir menyebut suaminya dalam bentuk lampau. Namun ia segera memperbaiki ucapannya.

“Dia seorang jurnalis yang brilian dan sangat dihargai,” katanya.
“Dia masih… saya tidak ingin mengatakan ‘dulu’.”

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kemacetan Jaktim usai Lebaran di Jalan Basuki Rachmat Jatinegara

    Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Jalan Basuki Rachmat Jaktim Kembali Macet Parah

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || Kemacetan Jaktim usai Lebaran kembali muncul di Jalan Basuki Rachmat, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Senin pagi (30/3/2026). Warga langsung memadati jalan saat aktivitas kerja dan sekolah kembali berjalan normal. Ratusan pengendara memenuhi ruas jalan menuju Jalan Raya Casablanca, Tebet, hingga kawasan perkantoran di Jakarta Selatan. Arus lalu lintas bergerak lambat dan tersendat […]

  • Bobby Nasution Nias berjabat tangan dengan Ketua PW IPA Sumut sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan di Kepulauan Nias.

    PW IPA Sumut Apresiasi Langkah Terobosan Gubernur Bobby Nasution Bangun Nias dan Sipiongot

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com)— Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Al Washliyah (PW IPA) Sumatera Utara mengapresiasi komitmen Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dalam mempercepat pembangunan daerah. Kebijakan berkantor langsung di Kepulauan Nias dan pengalokasian anggaran infrastruktur senilai Rp230 miliar di Sipiongot, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), dinilai sebagai bukti nyata pemerataan pembangunan. Ketua PW IPA Sumatera Utara […]

  • Penguatan Kompolnas untuk meningkatkan pengawasan dan kepercayaan publik terhadap Polri

    Penguatan Kompolnas Dinilai Perkuat Pengawasan dan Kepercayaan Publik terhadap Polri

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 109
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan menegaskan penguatan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menjadi langkah penting untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri. Otto mengatakan Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) mendorong perluasan kewenangan Kompolnas sebagai lembaga pengawas eksternal Polri. Menurut dia, Kompolnas perlu memiliki kewenangan yang lebih kuat. Kewenangan […]

  • IHSG anjlok hampir 5 persen pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia

    Purbaya Ungkap Faktor di Balik Anjloknya IHSG Hingga 5 Persen

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 364
    • 0Komentar

    jakarta, kabaristana.com | IHSG anjlok hampir 5 persen pada awal pekan dan kembali menekan pasar saham Indonesia. Koreksi tajam ini memicu kekhawatiran investor terhadap stabilitas pasar modal di tengah ketidakpastian regulasi sektor keuangan. Pada penutupan perdagangan Senin (2/2/2026), Indeks Harga Saham Gabungan melemah 4,88 persen atau turun 406,88 poin ke level 7.922,73. Tekanan jual bahkan […]

  • Ancaman Trump ke Iran saat Donald Trump berbicara kepada pers di Washington DC

    Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Iran Jika Tolak Kesepakatan AS

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 194
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Ancaman Trump ke Iran kembali menjadi sorotan setelah Donald Trump menyampaikan peringatan keras kepada Iran. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat siap mengambil langkah tegas jika Teheran menolak kesepakatan yang diajukan Washington. Melalui Truth Social, Trump menyebut proposal tersebut sebagai kesepakatan yang adil. Namun, ia juga mengingatkan bahwa penolakan dapat berujung pada serangan […]

  • impor minyak Rusia Pertamina di kilang energi Indonesia

    RI Jajaki Impor Minyak Rusia, Pertamina Siap Tindak Lanjuti Arahan Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 105
    • 1Komentar

    Jakarta , {kabaristana.com} Pemerintah Indonesia menjajaki impor minyak Rusia untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Menanggapi rencana impor minyak Rusia, Pertamina menyatakan kesiapan menindaklanjuti arahan pemerintah sesuai regulasi. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan pemerintah masih membahas impor minyak Rusia di tingkat pusat. Ia menegaskan Pertamina akan mengikuti kebijakan resmi dan menjaga prinsip kehati-hatian. […]

expand_less