Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » politik » Prabowo: Ekonomi kerakyatan harus kembali jadi arah pembangunan

Prabowo: Ekonomi kerakyatan harus kembali jadi arah pembangunan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (kabaristana.com) — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah mengembalikan ekonomi kerakyatan sebagai arah pembangunan nasional sesuai amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah ingin memperluas pemerataan kesejahteraan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.

Pendiri Bangsa Wariskan Sistem Ekonomi Kerakyatan

Menurut Prabowo, para pendiri bangsa telah merancang sistem ekonomi yang berlandaskan semangat kekeluargaan. Karena itu, seluruh pelaku usaha harus memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.

“Kita berjuang mengembalikan arah pembangunan ekonomi sesuai cita-cita para pendiri bangsa, yaitu ekonomi kekeluargaan dan ekonomi kerakyatan,” kata Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan pemerintah terus menjalankan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Dengan demikian, seluruh lapisan masyarakat memiliki peluang menikmati hasil pembangunan.

Prabowo Soroti Kapitalisme Neoliberal

Dalam pidatonya, Prabowo mengkritik konsep kapitalisme neoliberal yang mengandalkan teori trickle-down effect. Namun, ia menilai teori tersebut gagal menghadirkan pemerataan kesejahteraan.

Selama puluhan tahun, pengalaman menunjukkan pertumbuhan ekonomi tidak otomatis meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bahkan, Prabowo mengaku telah lama mengingatkan kelemahan pendekatan tersebut.

Di sisi lain, sejumlah negara maju mulai mengubah kebijakan ekonominya. Kini mereka lebih mengutamakan perlindungan terhadap kepentingan nasional dibanding mempertahankan prinsip neoliberal.

Pemerintah Perkuat Peran Koperasi

Oleh sebab itu, pemerintah terus memperkuat koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi nasional. Selain memperluas kesempatan usaha, koperasi juga mendorong pemerataan ekonomi hingga ke berbagai daerah.

Melalui berbagai program strategis, pemerintah meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Pada akhirnya, langkah tersebut diharapkan mampu memperbesar kesejahteraan masyarakat.

“Saya tidak akan ragu-ragu. Saya akan terus membela dan memperkuat bangsa Indonesia serta rakyat Indonesia. Saya minta kesabaran,” tegas Prabowo.

Komitmen Jalankan Amanat Rakyat

Ke depan, pemerintah akan menjalankan amanat rakyat secara konsisten. Oleh karena itu, setiap kebijakan akan mengutamakan kepentingan masyarakat. Dengan begitu, fondasi ekonomi nasional semakin kuat dan kemakmuran yang merata dapat terwujud.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • lokasi kecelakaan KA Bekasi Timur di Stasiun Bekasi Timur

    Kecelakaan KA di Bekasi Timur: Evaluasi Sistem Keselamatan Lebih Mendesak daripada Narasi Diskriminatif

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 163
    • 1Komentar

    Jakarta, Kabaristana.com – Kecelakaan kereta api melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL tujuan Cikarang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat. Insiden tersebut menewaskan 16 orang dan melukai puluhan lainnya. Sebagian besar korban merupakan perempuan. Kronologi Kejadian Kecelakaan bermula dari tabrakan antara kereta dan sebuah […]

  • Literasi bukan sekadar membaca: Kepala Badan Bahasa Hafidz Muksin dan Ketua Umum Adobsi Dr. Wati Istanti menunjukkan dokumen kerja sama untuk memperkuat literasi dan pendidikan Bahasa Indonesia di Semarang.

    Badan Bahasa Tegaskan Literasi Bukan Sekadar Membaca, tetapi Memahami dan Bertindak

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Literasi bukan sekadar membaca, tetapi juga memahami isi bacaan, berpikir kritis, dan menerapkan pemahaman dalam kehidupan sehari-hari. Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Hafidz Muksin, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Konferensi Internasional Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (Adobsi) 2026 di Kantor Balai Bahasa Jawa Tengah, Kabupaten Semarang, Rabu. Hafidz […]

  • Prabowo tegaskan terbuka terima masukan masyarakat lewat media sosial

    Prabowo tegaskan terbuka terima masukan masyarakat lewat media sosial

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, termasuk melalui media sosial seperti TikTok. Karena itu, pemerintah akan mempelajari setiap masukan dan menindaklanjutinya sesuai kebutuhan. Prabowo menyampaikan hal itu saat menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, Minggu. Selain itu, Badan Komunikasi […]

  • kekerasan politik Kolombia terkait situasi politik nasional

    Kekerasan Politik di Kolombia Meningkat, Senator Nyaris Diculik Saat Presiden Laporkan Ancaman Pembunuhan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 206
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Kekerasan politik Kolombia kembali memicu perhatian luas. Kali ini, pelaku kriminal mencoba menculik seorang anggota Senat di wilayah konflik Cauca. Pada saat yang sama, Presiden Kolombia melaporkan adanya ancaman pembunuhan terhadap dirinya. Karena itu, publik kembali menyoroti lemahnya keamanan bagi pejabat negara. Upaya Penculikan di Cauca Sekelompok orang menghadang Aida Quilcue saat […]

  • ilustrasi perang Iran Amerika menampilkan Donald Trump dengan latar konflik militer di Selat Hormuz

    Perang Iran Amerika: 4 Opsi Trump yang Buntu dan Berisiko Tinggi

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 173
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Perang antara Amerika Serikat dan Iran memasuki fase krusial tanpa tanda-tanda akan segera berakhir. Presiden Donald Trump kini menghadapi tekanan besar di dalam negeri maupun internasional, sementara setiap opsi yang tersedia justru membawa risiko baru. Lonjakan harga energi global dan terganggunya jalur strategis di Selat Hormuz memperburuk situasi. Konflik yang telah berlangsung […]

  • KPK dalami fee proyek Kemenhub dalam kasus korupsi DJKA

    KPK dalami fee proyek saat periksa eks direktur Kemenhub

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 43
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Penyidik memeriksa mantan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api sekaligus mantan Direktur Sarana Transportasi Jalan Kemenhub, Danto Restyawan, pada Kamis (25/6/2026). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik menggali keterangan Danto […]

expand_less