Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik Global » Kekerasan Politik di Kolombia Meningkat, Senator Nyaris Diculik Saat Presiden Laporkan Ancaman Pembunuhan

Kekerasan Politik di Kolombia Meningkat, Senator Nyaris Diculik Saat Presiden Laporkan Ancaman Pembunuhan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com | Kekerasan politik Kolombia kembali memicu perhatian luas. Kali ini, pelaku kriminal mencoba menculik seorang anggota Senat di wilayah konflik Cauca. Pada saat yang sama, Presiden Kolombia melaporkan adanya ancaman pembunuhan terhadap dirinya. Karena itu, publik kembali menyoroti lemahnya keamanan bagi pejabat negara.

Upaya Penculikan di Cauca

Sekelompok orang menghadang Aida Quilcue saat ia melintas di Cauca. Quilcue aktif menyuarakan hak masyarakat adat dan isu hak asasi manusia di parlemen. Oleh sebab itu, kasus ini langsung menyita perhatian nasional.

Cauca termasuk wilayah paling rawan di Kolombia. Daerah ini menjadi pusat produksi koka. Selain itu, kelompok kriminal dan bersenjata ilegal masih beroperasi di sejumlah titik. Kondisi tersebut sering memicu bentrokan bersenjata.

Peran Masyarakat Adat

Para pelaku meninggalkan kendaraan Quilcue bersama dua pengawalnya di pinggir jalan. Namun demikian, warga adat setempat segera menemukan Quilcue. Mereka lalu mengevakuasi korban ke tempat aman. Dengan langkah cepat itu, warga adat mencegah kemungkinan terburuk.

Langkah Aparat Keamanan

Polisi segera mendatangi lokasi kejadian. Selanjutnya, aparat menyisir area sekitar dan mengumpulkan keterangan saksi. Tim penyidik kini memburu pelaku dan menelusuri motif penculikan secara mendalam.

Wilayah Cauca terus menghadapi tekanan keamanan. Sementara itu, sejumlah kelompok bersenjata tetap menjalankan aktivitas meski pemerintah telah membubarkan Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC). Perebutan wilayah dan jalur narkotika sering memicu serangan terhadap tokoh publik.

Dampak Politik dan Keamanan Nasional

Insiden ini memperkuat kekhawatiran tentang stabilitas politik nasional. Di satu sisi, pemerintah berupaya menjaga proses demokrasi tetap berjalan. Di sisi lain, kekerasan terhadap politisi berpotensi menurunkan kepercayaan publik. Pengamat menilai negara perlu memperkuat kehadiran aparat di wilayah rawan secara konsisten.

Ancaman terhadap Presiden

Pada waktu yang hampir bersamaan, Presiden Gustavo Petro menyampaikan laporan ancaman pembunuhan terhadap dirinya. Akibatnya, isu keamanan pejabat tinggi negara kembali mencuat ke ruang publik.

Pemerintah berjanji memperketat pengamanan pejabat negara. Selain itu, otoritas meningkatkan operasi keamanan di wilayah konflik. Pada akhirnya, organisasi masyarakat sipil mendesak negara melindungi politisi, aktivis, dan warga sipil demi menjaga stabilitas demokrasi.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia kecam hukuman mati Israel dalam konflik Palestina di Tepi Barat

    Indonesia Kecam RUU Hukuman Mati Israel untuk Warga Palestina, Serukan Aksi Dunia

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 49
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) || Pemerintah Indonesia mengecam persetujuan rancangan undang-undang (RUU) hukuman mati oleh Israel yang menyasar warga Palestina di Tepi Barat. Pemerintah menilai kebijakan itu melanggar hak asasi manusia (HAM) dan hukum humaniter internasional. Kementerian Luar Negeri menyampaikan sikap tersebut melalui pernyataan resmi di platform X pada Rabu (1/4/2026). Dalam pernyataan itu, Indonesia mendesak Israel […]

  • Petugas Satgas ODC mengamankan tersangka jaringan senjata KKB Papua di wilayah Papua

    Satgas ODC Ungkap Jaringan Pemasok Senjata ke KKB, Empat Tersangka Ditahan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 60
    • 0Komentar

    JAKARAT, (Kabaristana.com) || Kasus jaringan senjata KKB Papua kembali mencuat setelah Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap empat orang yang terlibat dalam distribusi senjata api dan amunisi ilegal. Selain itu, aparat mempercepat langkah untuk memutus rantai pasokan senjata ke Kelompok Kriminal Bersenjata di wilayah Papua. Pengungkapan Jaringan Senjata di Papua Kepala Operasi, Inspektur Jenderal Polisi Faizal […]

  • Pesawat pengebom B-52 Amerika Serikat dalam serangan AS ke Iran

    AS Kerahkan Pengebom B-52 dalam Serangan ke Iran, Lebih dari 1.700 Target Digempur

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 129
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Amerika Serikat meningkatkan operasi militer terhadap Iran dengan mengerahkan pesawat pengebom strategis B-52. Militer AS melaporkan pasukannya menyerang lebih dari 1.700 target di berbagai wilayah Iran sejak operasi dimulai pada Sabtu (28/2/2026). Penggunaan B-52 menandai tahap baru dalam operasi militer yang dijalankan bersama Israel terhadap Iran. Operasi Epic Fury Terus Berjalan Komando […]

  • Korupsi Angkatan Tentera Malaysia disorot Raja Sultan Ibrahim

    Raja Malaysia Kecewa dengan Korupsi di Tubuh Militer

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 178
    • 0Komentar

    JAKARTA, Kabaristana.com | Korupsi Angkatan Tentera Malaysia menjadi perhatian serius Raja Malaysia, Sultan Ibrahim. Ia menyampaikan kekecewaan mendalam atas terungkapnya praktik rasuah yang diduga melibatkan pejabat tinggi militer. Sultan Ibrahim menyampaikan pernyataan tersebut saat membuka Sidang Pertama Masa Jabatan Ke-15 Parlemen Malaysia di Kuala Lumpur, Senin (19/1). Ia merespons laporan penyimpangan yang mencoreng nama institusi […]

  • Iran tuntut AS kompensasi ditunjukkan melalui ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat

    Iran Desak AS Bayar Kompensasi dan Angkat Pasukan dari Teluk Persia

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 81
    • 1Komentar

    TEHERAN, (Kabaristana.com) | Iran menuntut Amerika Serikat membayar kompensasi atas kerusakan akibat serangan militer serta menarik seluruh pasukannya dari kawasan Teluk Persia sebagai syarat utama untuk menghentikan konflik yang terus meningkat. Anggota Dewan Penentu Kebijakan Iran, Mohsen Rezaei, menyampaikan tuntutan tersebut dalam wawancara dengan stasiun televisi Iran SNN pada Sabtu. Ia menegaskan Iran hanya akan […]

  • Dugaan Skandal Lingkungan PT WIN: Izin, Diam, dan Kerusakan

    Dugaan Skandal Lingkungan PT WIN: Izin, Diam, dan Kerusakan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com | Skandal lingkungan PT WIN menjadi sorotan setelah warga di sekitar wilayah operasional perusahaan melaporkan pencemaran lingkungan dan kerusakan lahan. Dugaan skandal lingkungan PT WIN ini muncul karena aktivitas perusahaan tetap berjalan meski keluhan masyarakat terus disampaikan. Hingga kini, warga belum melihat langkah tegas yang menghentikan dampak tersebut. (19/01/2026). Warga menyaksikan perubahan lingkungan […]

expand_less