Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Darurat Korupsi, Ketua KPIT Ichi Amahoru Apresiasi Aparat Penegak Hukum dalam Pemberantasan Korupsi

Darurat Korupsi, Ketua KPIT Ichi Amahoru Apresiasi Aparat Penegak Hukum dalam Pemberantasan Korupsi

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 565
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (kabaristana.com) — Ketua Umum Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT), Ichi Amahoru, menyatakan keprihatinannya terhadap maraknya praktik korupsi di berbagai sektor pemerintahan. Menurutnya, korupsi menjadi ancaman serius yang menghambat pembangunan nasional, merusak kepercayaan publik, dan mengurangi kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Ichi menilai Indonesia kini berada dalam kondisi darurat korupsi. Ia mengibaratkan korupsi sebagai penyakit kanker yang telah memasuki stadium empat. Karena itu, aparat penegak hukum harus mengambil langkah tegas, terukur, dan berkelanjutan untuk menindak setiap pelaku korupsi.

“Kami dari Koalisi Pemuda Indonesia Timur mengapresiasi kerja keras aparat penegak hukum, baik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung, Kepolisian Republik Indonesia, maupun institusi penegak hukum lainnya. Mereka terus menunjukkan komitmen dalam mengungkap berbagai kasus korupsi. Upaya ini harus terus diperkuat agar Indonesia memiliki pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” ujar Ichi dalam keterangannya, Senin.

KPIT Apresiasi Penegakan Hukum

Ichi menegaskan penegakan hukum yang konsisten menunjukkan kehadiran negara dalam melindungi kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta seluruh aparat penegak hukum memproses setiap perkara korupsi secara profesional, transparan, dan tanpa intervensi.

Selanjutnya, ia menekankan bahwa aparat penegak hukum harus menindak setiap pelaku korupsi tanpa memandang jabatan maupun latar belakang. Dengan demikian, masyarakat akan semakin percaya terhadap proses penegakan hukum.

Selain mengapresiasi aparat penegak hukum, KPIT juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat budaya antikorupsi. Menurut Ichi, generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga integritas bangsa.

Tidak hanya itu, ia juga mendorong masyarakat memperkuat pendidikan karakter, meningkatkan pengawasan publik, dan berani melaporkan dugaan tindak pidana korupsi. Langkah tersebut akan memperkuat sistem pencegahan korupsi di Indonesia.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Seluruh elemen bangsa harus bersatu melawan korupsi. Pemuda memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga integritas, mengawal kebijakan publik, serta memastikan anggaran negara benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.

KPIT Siap Bersinergi Berantas Korupsi

Di sisi lain, KPIT menilai pemberantasan korupsi harus menjadi agenda nasional. Seluruh lapisan masyarakat perlu mendukung upaya tersebut agar berjalan maksimal.

Organisasi itu siap bersinergi dengan pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, organisasi masyarakat sipil, serta berbagai pihak lainnya. Melalui sinergi tersebut, seluruh pihak dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Pada akhirnya, Ichi mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar tidak memberi ruang bagi praktik korupsi. Menurutnya, pemberantasan korupsi merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa.

“Oleh sebab itu, korupsi adalah musuh bersama. Sudah saatnya seluruh komponen bangsa bersatu menyatakan perang terhadap korupsi demi mewujudkan Indonesia yang maju, adil, sejahtera, dan berkeadilan. KPIT akan terus mendukung setiap langkah aparat penegak hukum dalam memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya,” tutup Ichi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maradona Piala Dunia 1994 bersama Argentina

    Akhir Cerita Maradona Bersama Argentina, Memori Abadi Piala Dunia 1994

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Legenda sepak bola dunia, Diego Maradona, menutup perjalanan emosionalnya bersama tim nasional Argentina di Piala Dunia 1994. Turnamen itu awalnya menjadi panggung kebangkitan Maradona. Namun, ajang tersebut justru menjadi akhir dramatis dalam karier internasional sang legenda. Maradona Kembali Demi Argentina Setelah membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 1986 dan mencapai final pada 1990, […]

  • Pendidikan di Luar Daerah: Fokus atau Ikut Tren

    Pendidikan di Luar Daerah: Fokus atau Ikut Tren

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Pendidikan di luar daerah kini menjadi pilihan populer di kalangan pelajar dan mahasiswa. Banyak generasi muda merantau demi menempuh studi di kota besar dengan harapan memperoleh kualitas pendidikan dan masa depan yang lebih baik. (01/02/2026). Fenomena ini berkembang seiring meningkatnya akses informasi dan mobilitas sosial. Banyak pelajar memandang kota besar sebagai pusat […]

  • Bocah terjebak proyek saat petugas gabungan melakukan proses evakuasi dari lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di Tebet, Jakarta Selatan.

    Bocah Terjebak Lubang Proyek Tebet Meninggal Setelah Dievakuasi Empat Jam

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) – Seorang bocah berusia empat tahun berinisial I meninggal dunia setelah terjebak di dalam lubang proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Tim gabungan mengevakuasi korban setelah proses penyelamatan selama sekitar empat jam. Meski sempat bernapas, korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Peristiwa Tragis di Area Proyek […]

  • Bea Cukai dan Polri menggagalkan ekspor ilegal merkuri 3,4 ton yang disembunyikan dalam kontainer keramik di Terminal Petikemas Surabaya.

    Bea Cukai dan Polri gagalkan ekspor 3,4 ton merkuri ilegal

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) — Bea Cukai bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggagalkan ekspor ilegal 3,4 ton merkuri cair senilai sekitar Rp17,5 miliar yang akan dikirim ke Burkina Faso, Afrika. Tim gabungan menemukan muatan berbahaya tersebut di dalam kontainer bermuatan keramik di Terminal Petikemas Surabaya. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I, Rusman […]

  • hak pendidikan anak dikawal GASKAN ke LPAI

    GASKAN Kawal Dugaan Pelanggaran Hak Pendidikan Anak Bhayangkari Vanessa ke LPAI

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 321
    • 2Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com 12 Februari 2026 — Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) melaporkan dugaan pelanggaran hak pendidikan anak yang dialami Bhayangkari Vanessa ke Lembaga Perlindungan Anak Indonesia. GASKAN menilai anak tidak boleh menanggung dampak dari persoalan hukum orang tua. Sekretaris Jenderal GASKAN, Andi Muhammad Rifaldy, menyatakan organisasinya mengawal kasus ini untuk memastikan pemenuhan hak dasar anak, […]

  • Green Institute desak, Kejagung RI Selidiki Tambang Pulau Senja

    Green Institute desak, Kejagung RI Selidiki Tambang Pulau Senja

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 421
    • 1Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Kasus Tambang Pulau Senja memicu aksi protes di Jakarta. Green Institute Sulawesi Tenggara mendatangi Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk menyerahkan laporan resmi, Selasa (04/01/2026). Massa aksi menyoroti aktivitas tambang batu gamping di Pulau Senja dan Tanjung Kartika, Desa Wawatu, Moramo Utara, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Mereka menilai kegiatan itu mengancam kawasan wisata […]

expand_less