Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » GASKAN Kawal Dugaan Pelanggaran Hak Pendidikan Anak Bhayangkari Vanessa ke LPAI

GASKAN Kawal Dugaan Pelanggaran Hak Pendidikan Anak Bhayangkari Vanessa ke LPAI

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 212
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com 12 Februari 2026 — Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) melaporkan dugaan pelanggaran hak pendidikan anak yang dialami Bhayangkari Vanessa ke Lembaga Perlindungan Anak Indonesia. GASKAN menilai anak tidak boleh menanggung dampak dari persoalan hukum orang tua.

Sekretaris Jenderal GASKAN, Andi Muhammad Rifaldy, menyatakan organisasinya mengawal kasus ini untuk memastikan pemenuhan hak dasar anak, terutama hak atas pendidikan.

Anak Kehilangan Akses Sekolah

Dalam pertemuan di Kantor Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS), Jakarta Pusat, Vanessa memaparkan kondisi anak-anaknya. Ia menyebut sekolah mengeluarkan anak perempuannya yang berusia 14 tahun karena ayah kandung tidak membayar biaya pendidikan.

Kondisi tersebut menghentikan proses belajar anak dan berdampak langsung pada keberlangsungan pendidikannya.

Masalah Administrasi Perparah Situasi

Vanessa juga menghadapi kendala administrasi kependudukan. Kantor Catatan Sipil tidak lagi mencatat Kartu Keluarga lama miliknya. Selain itu, pihak terkait mengeluarkan nama Vanessa dari dokumen tersebut.

Masalah ini menghambat pendaftaran sekolah baru. Akibatnya, anak ketiga Vanessa berhenti sekolah sejak kelas 3 Sekolah Dasar. Saat ini, anak tersebut seharusnya menempuh pendidikan di kelas 2 SMP.

LPAI Buka Akses Perlindungan Anak

Perwakilan LPAI yang diwakili oleh Kak Seto menjelaskan bahwa LPAI masih dapat memberikan perlindungan kepada anak kedua dan ketiga Vanessa.

Sementara itu, anak pertama yang telah berusia 18 tahun berada di luar kewenangan Komisi Perlindungan Anak Indonesia.

LPAI menyatakan kesiapan mendampingi anak-anak tersebut agar tetap memperoleh hak pendidikan.

Klarifikasi dan Pemeriksaan Psikologis

Tim LPAI merencanakan pemanggilan pihak terkait untuk proses klarifikasi. LPAI juga akan melakukan pemeriksaan psikologis terhadap anak-anak yang masih di bawah umur.

Langkah ini bertujuan menjaga kondisi mental anak selama proses hukum berlangsung. LPAI menegaskan bahwa pendidikan anak harus terus berjalan.

GASKAN Tempuh Jalur Hukum dan Lembaga Negara

Selain ke LPAI, GASKAN bersama tim hukum Nyoman Rae menyampaikan laporan ke Polda Metro Jaya, Komisi III DPR RI, Kementerian HAM, hingga Presiden RI.

“Kami mengawal kasus ini agar keadilan tercapai dan anak-anak tidak menjadi korban,” kata Andi Muhammad Rifaldy.

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Air Canada tabrak mobil pemadam di LaGuardia, New York. Dua kru tewas dan dua petugas terluka dalam insiden di landasan.

    Pesawat Air Canada Tabrak Kendaraan Pemadam di Bandara LaGuardia, Dua Kru Tewas

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 141
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) | Air Canada tabrak mobil pemadam kebakaran di landasan Bandara LaGuardia pada Minggu malam waktu setempat. Insiden ini menewaskan pilot dan kopilot serta melukai dua petugas yang berada di kendaraan darurat. Peristiwa ini langsung memicu respons cepat dari otoritas setempat karena melibatkan pesawat komersial milik Air Canada di salah satu bandara tersibuk di […]

  • Antonio Guterres menyampaikan konflik Timur Tengah tak terkendali di PBB

    PBB Desak Hentikan Eskalasi, Konflik Timur Tengah Dinilai Tak Terkendali

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 107
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Kabaristana.com) — Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, menegaskan konflik di Timur Tengah kini berada di luar kendali dan semakin mengkhawatirkan. Dalam pernyataannya di Dewan Keamanan PBB pada Rabu (25/3/2026), Guterres menyebut konflik tersebut telah melampaui batas yang sebelumnya sulit dibayangkan para pemimpin dunia. Selain itu, ia menilai eskalasi terus meningkat tanpa tanda mereda. “Perang […]

  • Ilustrasi penikaman Nus Kei di Maluku Tenggara dengan visual polisi, Bandara Karel Sadsuitubun, dan garis polisi di lokasi kejadian.

    Tragedi Penikaman Nus Kei: Polisi Dalami Motif dan Periksa Dua Pelaku

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Jakarta, {kabaristana.com}-Kasus penikaman Nus Kei menyita perhatian publik setelah insiden tragis di Maluku Tenggara. Polisi kini menelusuri fakta dan membongkar motif di balik serangan tersebut. Penikaman Nus Kei: Polisi Periksa Pelaku Polda Maluku memeriksa dua terduga pelaku, HR (28) dan FU (36). Petugas membawa mereka ke Kota Ambon lalu langsung memulai pemeriksaan. Kepala Bidang Humas, […]

  • Pemulihan ekonomi kreatif pascabencana melalui Program Ekraf Peduli Kemenekraf di Sumatera

    Kemenekraf Bantu Pemulihan Usaha di Daerah Terdampak Bencana

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 193
    • 0Komentar

    JAKARTA,(kabaristana.com) | Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong pemulihan usaha masyarakat terdampak bencana di Pulau Sumatera melalui program Ekraf Peduli. Program ini menargetkan kebangkitan kembali aktivitas ekonomi kreatif pascabencana. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa pemulihan tidak hanya menyasar infrastruktur. Pemerintah juga memperkuat keberlanjutan usaha dan daya juang masyarakat. “Melalui Ekraf Peduli, kami menghidupkan […]

  • Anak Bakar Rumah di Pati Usai Cekcok Keluarga

    Anak Bakar Rumah di Pati Usai Cekcok Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Porondosi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Kasus anak bakar rumah di Pati menyita perhatian masyarakat setelah konflik keluarga berujung pada kebakaran rumah orang tua di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Peristiwa ini memicu kepanikan warga sekitar dan menimbulkan kerugian materi yang tidak sedikit. (08/02/2026). Peristiwa kebakaran terjadi di salah satu desa di wilayah Pati. Sejak pagi hari, pelaku terlibat […]

  • Duka TNI AL: 26 Prajurit Gugur Akibat Longsor di Cisarua

    Duka TNI AL: 26 Prajurit Gugur Akibat Longsor di Cisarua

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana-  institusi pertahanan negara Tentara Nasional Indonesia Angkatan laut kembali berduka setelah bencana tanah longsor menewaskan 26 prajurit saat menjalani latihan di kawasan Cisarua, Jawa Barat. Curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut dan memicu pergerakan tanah yang langsung menimpa area latihan. (28/01/2026). Para prajurit TNI Angkatan Laut mengikuti latihan sebagai bagian dari program pembinaan […]

expand_less