Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Ramadan Mencekam di Tepi Barat, Rumah dan Mobil Warga Palestina Dibakar

Ramadan Mencekam di Tepi Barat, Rumah dan Mobil Warga Palestina Dibakar

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 313
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Kabaristana.com) |Pemukim Israel bakar rumah warga Palestina kembali terjadi di wilayah Tepi Barat yang diduduki. Aksi kekerasan terbaru ini berlangsung di Desa Susya, selatan Hebron, pada Selasa malam waktu setempat, bertepatan dengan bulan suci Ramadan, ketika warga tengah menjalani ibadah dan aktivitas keagamaan.

Serangan tersebut menyasar permukiman warga sipil di kawasan Masafer Yatta. Organisasi hak asasi manusia Al-Bidar melaporkan para pemukim membakar sedikitnya lima unit rumah serta beberapa kendaraan milik warga Palestina. Kerusakan material tercatat cukup besar dan membuat sebagian keluarga kehilangan tempat tinggal sementara.

Menurut Al-Bidar, aksi pembakaran ini menimbulkan ketakutan luas di tengah masyarakat. Perempuan dan anak-anak menjadi kelompok yang paling terdampak secara psikologis. Serangan terjadi secara tiba-tiba pada malam hari, saat sebagian besar warga berada di dalam rumah.

Selain melakukan pembakaran, para pemukim juga menembakkan gas air mata ke dalam sejumlah rumah warga. Sumber lokal yang dikutip Anadolu Agency menyebutkan empat warga sipil mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup gas tersebut dan harus mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

Pemukim Israel Bakar Rumah di Tepi Barat Terus Terjadi

Fenomena pemukim Israel bakar rumah bukan peristiwa terisolasi. Saat ini, sekitar 770.000 pemukim Israel tinggal di berbagai permukiman di wilayah Tepi Barat, termasuk sekitar 250.000 orang di Yerusalem Timur. Kehadiran permukiman tersebut sering memicu konflik dengan warga Palestina setempat.

Data pemantauan menunjukkan eskalasi kekerasan terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Sepanjang Januari lalu, pemukim Israel tercatat melakukan 468 serangan di Tepi Barat. Bentuk serangan meliputi penyerangan fisik, pembakaran lahan pertanian, pencabutan pohon, pembatasan akses petani ke tanah mereka, hingga penyitaan properti.

Pengamat menilai rangkaian kekerasan ini bertujuan menekan warga Palestina agar meninggalkan wilayah tempat tinggal mereka. Situasi tersebut memperburuk kondisi kemanusiaan di Tepi Barat, terutama saat Ramadan, ketika masyarakat membutuhkan rasa aman untuk menjalankan ibadah, bekerja, dan menjalani kehidupan sehari-hari.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemukulan Jagakarsa Polisi mengamankan pelaku penganiayaan

    Polisi tangkap pelaku pemukulan pengendara jalan di Jagakarsa Jaksel

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Polisi menangkap pria berinisial FRS (37) yang diduga memukul seorang pengendara motor berinisial AA di Jalan Moch. Kahfi II, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Penangkapan dilakukan setelah video aksi tersebut viral di media sosial. Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan anggota Unit Reserse Kriminal dan Unit Intel menangkap FRS pada Minggu (5/7/2026) sekitar […]

  • tanker Pertamina Selat Hormuz dan aktivitas kapal minyak di Teluk Persia dengan peta jalur distribusi energi

    Dua Kapal Tanker Pertamina Terkendala Melintasi Selat Hormuz, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) || 1 April 2026 – Dua kapal tanker milik Pertamina belum berhasil melintasi Selat Hormuz. Kondisi ini memicu perhatian publik karena kapal dari negara lain, termasuk Malaysia, tetap bisa melintas tanpa tarif tambahan. Perizinan jadi faktor utama Otoritas maritim di kawasan Teluk menerapkan aturan ketat. Setiap kapal harus memenuhi dokumen pelayaran, asuransi, dan […]

  • penyitaan kapal tanker Rusia di Samudra Atlantik Utara

    Kejar-kejaran di Laut, AS Sita Kapal Berbendera Rusia Pembawa Minyak Venezuela

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 492
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) | Penyitaan kapal tanker Rusia kembali memicu perhatian global. Otoritas Amerika Serikat menyita sebuah kapal tanker minyak berbendera Rusia di Samudra Atlantik Utara karena dugaan pelanggaran sanksi ekonomi atas ekspor minyak Venezuela. Amerika Serikat menilai kapal tersebut secara aktif mengangkut minyak asal Venezuela dan melanggar kebijakan sanksi yang masih berlaku. Washington menegaskan langkah […]

  • Aksi warga memprotes Jalan Rusak Lohia di ruas Mantobua-Korihi, Kabupaten Muna.

    Jalan Rusak 10 Tahun di Lohia Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Blokade Akses Wisata Menuju Meleura dan Napabale

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Jakarta, (kabaristana.com) – Sejumlah warga dari dua desa di Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, menggelar aksi unjuk rasa karena pemerintah daerah belum memperbaiki ruas jalan yang rusak parah di wilayah tersebut. Dalam aksi itu, massa tidak hanya berorasi, tetapi juga memblokade arus lalu lintas sehingga kendaraan tidak dapat melintas menuju kawasan wisata. Massa yang tergabung dalam […]

  • Eksodus Kamp Al-Hol ISIS setelah pemerintah Suriah mengambil alih kendali

    Eksodus Kamp Al-Hol Lepaskan Ribuan Afiliasi ISIS dari Pengawasan Suriah

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 382
    • 0Komentar

    JAKARTA, kabaristana.com | Eksodus Kamp Al-Hol ISIS memicu kekhawatiran serius di kalangan pejabat keamanan internasional. Ribuan mantan penghuni kamp, termasuk individu yang memiliki afiliasi dengan ISIS, kini menyebar ke berbagai wilayah Suriah setelah sistem pengamanan di kamp tersebut melemah. Badan intelijen Amerika Serikat memperkirakan sekitar 15.000 hingga 20.000 orang kini berada di luar pengawasan. Lonjakan […]

  • Duga Ada Mafia Migas Bermain, GPA Sumut Desak Menteri ESDM Bersihkan ‘Sirkus’ Manajemen Pertamina Sumbagut 

    Duga Ada Mafia Migas Bermain, GPA Sumut Desak Menteri ESDM Bersihkan ‘Sirkus’ Manajemen Pertamina Sumbagut 

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Medan, (kabaristana.com) – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah Sumatera Utara (PW GPA Sumut) meminta pemerintah mengevaluasi manajemen PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Desakan itu muncul setelah antrean panjang BBM terjadi di sejumlah SPBU di Sumatera Utara. Ketua PW GPA Sumut, Nurul Yaqien Sitorus, S.H., menyampaikan permintaan tersebut usai Gubernur Sumatera […]

expand_less