Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » International » Israel Kuasai Tepi Barat, Kebijakan Baru Picu Kecaman 8 Negara Muslim

Israel Kuasai Tepi Barat, Kebijakan Baru Picu Kecaman 8 Negara Muslim

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 202
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, kabaristana.com | Israel kuasai Tepi Barat melalui kebijakan baru yang memperluas kontrol administratif dan permukiman di wilayah Palestina. Langkah ini langsung berdampak pada kehidupan warga sipil Palestina dan memicu kecaman internasional dari sejumlah negara mayoritas Muslim.

Isu ini menguat saat proses perdamaian Israel , Palestina mengalami kebuntuan. Perluasan permukiman dan pengambilalihan kewenangan lokal membuat peluang solusi dua negara semakin menyempit. Banyak pihak menilai kebijakan sepihak semacam ini berisiko memicu instabilitas kawasan.

Israel Kuasai Tepi Barat dan Reaksi Negara-Negara Muslim

Pada Senin (9/2/2026), delapan negara mayoritas Muslim menyatakan sikap bersama. Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab, Qatar, Indonesia, Pakistan, Mesir, dan Turki mengecam kebijakan Israel tersebut.

Para menteri luar negeri negara-negara itu menilai Israel melanggar hukum internasional. Pemerintah Arab Saudi menyebut kebijakan tersebut sebagai upaya sistematis untuk mengubah status hukum dan administratif Tepi Barat secara sepihak.

Kebijakan Permukiman dan Pengambilalihan Wewenang

Pemerintah Israel mengumumkan kebijakan ini sehari sebelumnya. Menteri Keuangan Bezalel Smotrich dan Menteri Pertahanan Israel Katz memaparkan langsung keputusan tersebut.

Kebijakan baru itu mengizinkan warga Yahudi Israel membeli tanah di Tepi Barat. Pemerintah Israel juga mengambil alih kewenangan perizinan pembangunan di sejumlah kota Palestina, termasuk Hebron. Otoritas Palestina sebelumnya mengelola perizinan tersebut.

Smotrich secara terbuka menyatakan tujuan kebijakan ini bersifat politis. Ia menegaskan keinginan Israel untuk memperkuat kehadiran permanen di wilayah tersebut. Pernyataan ini memperkuat kekhawatiran tentang aneksasi de facto.

Respons Palestina dan Kritik Publik

Kantor Kepresidenan Palestina di Ramallah mengecam kebijakan tersebut. Pihaknya menilai Israel sengaja mempercepat pencaplokan wilayah pendudukan.

Kelompok masyarakat sipil Palestina juga menyampaikan penolakan. Mereka memperingatkan peningkatan pengusiran warga serta ketimpangan akses terhadap tanah, perumahan, dan layanan publik.

Dampak bagi Kawasan dan Warga Sipil

Saat ini, lebih dari 500.000 warga Israel tinggal di permukiman Tepi Barat. Di wilayah yang sama, sekitar tiga juta warga Palestina hidup di bawah kontrol militer dan administratif Israel.

Kondisi serupa juga terjadi di Yerusalem Timur. Sekitar 200.000 warga Israel menetap di wilayah yang oleh komunitas internasional masih dikategorikan sebagai wilayah pendudukan Palestina.

Kebijakan terbaru ini menambah tekanan diplomatik terhadap Israel. Langkah Israel kuasai Tepi Barat kembali menguji komitmen internasional terhadap hukum internasional dan perlindungan warga sipil di wilayah konflik.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • rating Trump turun saat pidato di Gedung Putih

    Rating Trump Turun Tajam, Warga AS Kecewa Ekonomi dan Perang

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) | Tingkat persetujuan publik terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, turun tajam dalam survei terbaru Reuters/Ipsos. Angka approval rating kini berada di 36 persen, turun dari 40 persen pada pekan sebelumnya. Survei yang berlangsung selama empat hari hingga Senin (25/3/2026) menunjukkan penurunan kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Trump. Kinerja Ekonomi Picu Ketidakpuasan Banyak warga […]

  • penipuan siber lintas negara yang beroperasi di Asia Tenggara

    Jaga-jaga Diserobot AS, China Kini Gencar Tangkap Bos Scam Kamboja dan Myanmar

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 345
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) — China memperketat pemberantasan penipuan siber lintas negara. Aparat China menangkap sejumlah tokoh utama jaringan scam yang beroperasi di Kamboja dan Myanmar. Langkah ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran Beijing terhadap potensi campur tangan Amerika Serikat dalam isu kejahatan siber di Asia Tenggara. Otoritas China melaporkan operasi penindakan telah berjalan sejak tahun lalu. […]

  • Prabowo sentil eksportir sawit soal DHE luar negeri

    Prabowo Sentil Eksportir Sawit dan Batu Bara yang Simpan Devisa di Luar Negeri

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Jakarta, (Kabaristana.com) – Presiden Prabowo Subianto menyoroti eksportir sawit dan batu bara yang menyimpan devisa hasil ekspor (DHE) di luar negeri. Menurut Prabowo, dana hasil ekspor seharusnya memperkuat ekonomi nasional dan mendukung pembangunan dalam negeri. Prabowo menyampaikan pernyataan itu saat menghadiri agenda Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu. Dalam […]

  • OPINI: Kendari dalam Ancaman Banjir yang Tak Biasa

    OPINI: Kendari dalam Ancaman Banjir yang Tak Biasa

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Oleh: M. Nasrullah Yusuf (Mahasiswa Pasca PPW UHO) (Kabaristana.com) – Kita ketahui Bersama kota Kendari sudah menjadi langganan banjir disetiap tahun bahkan bukan lagi sekedar musiman. Bisa kita saksikan sendiri dalam beberapa tahun terakhir bagaimana genangan air muncul di wilayah-wilayah tertentu, seperti wua-wua, baruga, lepo lepo dan andonohu. Peristiwa banjirpun baru saja kita lewati di […]

  • Mahasiswa dan Pemuda konawe utara Kepung Mabes Polri, Tuntut pencopotan Kapolres Konawe Utara

    Mahasiswa dan Pemuda konawe utara Kepung Mabes Polri, Tuntut pencopotan Kapolres Konawe Utara

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Jakarta, kabaristana.com – Gelombang desakan pencopotan Kapolres Konawe Utara kembali mencuat. Sejumlah elemen pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Corong Aspirasi Rakyat Sultra dan Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Hukum Sultra menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri, Rabu (20/5/2026). Massa aksi menilai Kapolres Konawe Utara gagal menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum. Selain itu, […]

  • Larangan aplikasi AI nudifikasi di Parlemen Uni Eropa

    Uni Eropa Sepakati Larangan Aplikasi AI ‘Nudifikasi’ untuk Lindungi Warga

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 109
    • 0Komentar

    JAKARTA, (kabaristana.com) – Uni Eropa sepakat melarang aplikasi kecerdasan buatan atau AI yang menghasilkan konten seksual eksplisit tanpa izin. Aturan itu bertujuan menjaga privasi dan keamanan digital warga. Komisi Eropa mengumumkan kesepakatan tersebut setelah Parlemen Eropa dan Dewan Uni Eropa menyetujui aturan baru terkait teknologi AI pada Kamis (7/5). Komisi Eropa menegaskan bahwa aturan baru […]

expand_less