Libur Lebaran 2026, OIKN Kerahkan 25 Pramuwisata untuk Layani Ribuan Pengunjung IKN
- account_circle Rahman
- calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
- visibility 152
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : Sejumlah pengunjung berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara meski bukan hari libur.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (kabaristana.com) | Pramuwisata IKN Lebaran 2026 menjadi ujung tombak pelayanan wisata di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara selama libur Hari Raya. Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menghadirkan puluhan pemandu wisata terlatih untuk membantu pengunjung memahami perkembangan ibu kota baru sekaligus menikmati berbagai destinasi yang tersedia.
OIKN Siapkan Pramuwisata IKN Lebaran 2026
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyiapkan 25 pramuwisata untuk melayani lonjakan pengunjung selama libur Lebaran 2026. Program pramuwisata IKN Lebaran 2026 ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan wisata sekaligus memperkuat pengalaman edukatif bagi masyarakat.
Juru Bicara OIKN, Troy Pantouw, menjelaskan bahwa para pramuwisata berasal dari kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan warga lokal binaan. Mereka mengikuti pelatihan intensif serta menjalani program pemagangan selama satu tahun.
Sebanyak 20 pramuwisata telah mengantongi sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi ini memastikan mereka mampu memberikan informasi yang akurat, komunikatif, dan profesional kepada pengunjung.
Dalam program pramuwisata IKN Lebaran 2026, para pemandu bertugas mendampingi wisatawan menjelajahi kawasan KIPP Nusantara. Mereka menjelaskan fungsi kawasan perkantoran, hunian, hingga ruang publik yang menjadi bagian dari pembangunan IKN.
Jumlah pengunjung diperkirakan mencapai ribuan orang setiap hari selama libur Lebaran. Karena itu, OIKN menempatkan pramuwisata di berbagai titik strategis agar pelayanan tetap optimal dan terarah.
Destinasi Favorit di IKN
Pengunjung dapat menikmati berbagai lokasi menarik, seperti Plaza Seremoni, Embung MBH, Glamping IKN, Bendungan Sepaku Semoi, Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Taman Kusuma Bangsa, hingga Masjid Negara.
Selain itu, kawasan Istana Negara juga menjadi daya tarik utama. Pengelola membuka area ini secara terbatas dengan pengaturan kapasitas demi menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung.
Pengunjung wajib mengenakan pakaian sopan saat memasuki kawasan Istana Negara. Petugas mewajibkan penggunaan sepatu serta melarang sandal, celana pendek, dan pakaian tanpa lengan.
Aturan ini bertujuan menjaga ketertiban sekaligus menciptakan suasana kunjungan yang lebih tertib dan nyaman bagi semua pihak.
Program pramuwisata IKN Lebaran 2026 tidak hanya membantu pengunjung menjelajahi Nusantara, tetapi juga meningkatkan pemahaman publik tentang pembangunan ibu kota baru Indonesia. Dengan dukungan pemandu profesional, pengalaman wisata menjadi lebih informatif, terarah, dan berkesan.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda



Saat ini belum ada komentar