Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang, BPBD Minta BNPB
- account_circle Retanto
- calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
- visibility 124
- comment 0 komentar
- print Cetak

fOTO : Petugas beristirahat setelah melakukan upaya pemadaman pada kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (Kabaristana.com) – Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang terus menghanguskan area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk hingga Selasa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang meminta dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mempercepat pemadaman melalui pengerahan helikopter water bombing.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan BPBD terus berkoordinasi dengan BNPB. Tim lapangan juga mengirimkan laporan terbaru agar BNPB segera menentukan langkah penanganan.
Menurut Achmad, tumpukan sampah yang menjulang tinggi menghambat pergerakan armada pemadam. Asap pekat mengurangi jarak pandang sehingga petugas sulit mencapai pusat kobaran api.
Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Terus Berjalan
BPBD mengusulkan penggunaan helikopter water bombing. Helikopter itu dapat menyiram langsung pusat kobaran api ketika armada darat tidak bisa mencapai lokasi.
BPBD mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran dan 45 personel. Seluruh petugas terus menyemprotkan air ke titik api untuk mencegah kobaran meluas.
Petugas juga memanfaatkan sumber air yang berada di sekitar lokasi. Meskipun jalur menuju TPA cukup sempit, armada tetap mengambil air secara bergantian.
BPBD Tingkatkan Upaya Pemadaman
BPBD memantau perkembangan situasi selama 24 jam. Tim lapangan melaporkan setiap perubahan kondisi kepada BNPB sebagai bahan evaluasi.
Petugas mendinginkan area yang sudah padam. Langkah itu mencegah bara kembali menyala akibat suhu tinggi di dalam timbunan sampah.
Gas Metana Picu Kobaran Api
BPBD menduga gas metana dari timbunan sampah memicu kebakaran. Cuaca panas meningkatkan suhu di dalam tumpukan sampah sehingga api cepat menyebar ke area lain.
Hingga Selasa sore, petugas terus memadamkan api dan melakukan pendinginan. Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap BNPB segera mengirimkan bantuan agar petugas dapat mempercepat penanganan serta mengurangi dampak asap terhadap masyarakat di sekitar TPA.
- Penulis: Retanto
- Editor: Wilda



Saat ini belum ada komentar